Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.875 views

Hukum Kultum di Sela-sela Shalat Tarawih

Segala puji bagi Allah shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad juga kepada para keluarganya sahabat dan para pengikutnya yang baik hingga hari kiamat. Amma ba'du:

Pembaca yang dirahmati Allah Ta'alaa

Fenomena yang kita lihat di bulan suci Ramadhan di mana kebanyakan manusia bersemangat dalam menjalankan ibadah Tarawih sehingga hal ini dimanfaatkan para imam masjid atau ustadz untuk menyampaikan tausiah di sela-sela shalat Tarawih. Sebagian ulama ada yang melarangnya, sebagian lagi ada yang membolehkannya walaupun secara rutin sehingga waktu untuk shalat Tarawih sendiri tidak sebanding dengan waktu tausiah, belum lagi keyakinan sebagian orang bahwa hal ini wajib. Maka bagaimana hal itu ditinjau dari hukum syar'ie'?

Beberapa fatwa sejumlah ulama dalam hal itu:

Syeikh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:di tempat kami di Kuwait ada tausiah setelah empat rakaat dalam shalat tarawih, apakah ini diperbolehkan? dan jika boleh bagaimana seharusnya tausiah ini?

Beliau menjawab:

Saya berpendapat sebaiknya tidak dilakukan. Pertama: karena itu bukan termasuk tuntunan para salafus shalih.

Kedua: karena sebagian orang mungkin hanya ingin datang untuk tahajud (tarawih) lalu pulang kerumahnya, maka hal ini akan menjadi rintangan dan membosankan bagi mereka, dan paksaan untuk mendengarkan tausiah ini, karena tausiah jika tidak diterima hati maka mudharatnya lebih banyak daripada manfaatnya, oleh karena itu Nabi shallallahu ’alaihi wasallam selalu memilih waktu yang tepat untuk memberi nasihat kepada para sahabat karena beliau tidak ingin memberatkan mereka maupun mengulang-ulang tausiah, maka saya berpendapat bahwa lebih utama ditinggalkan, dan jika imam ingin menyampaikan tausiah kepada jamaah shalat maka hendaknya menjadikannya di akhir waktu, yaitu apabila shalat telah selesai.

Syeikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hal itu dalam (Pertemuan Terbuka:118).

Dalam kesempatan lain beliau ditanya : apa hukum tausiah antara shalat tarawih atau di tengahnya dan dilakukan secara terus-menerus?

Maka Syeikh Utsaimin menjawab: ”Adapun tausiah maka jangan, karena hal ini bukan termasuk tuntunan para salafus shalih, akan tetapi boleh memberi tausiah jika diperlukan atau kalau mau setelah selesai shalat Tarawih, tapi kalau hal ini dimaksudkan untuk ta’abbud (sebagai bentuk ritual wajib) maka hukumnya bid’ah, dan tanda menjadikannya sebagai ta’abbud adalah dengan merutinkannya setiap malam, kemudian kami katakan: kenapa ya akhi kamu memberi tausiah kepada manusia? Barangkali sebagian orang memiliki kesibukan lain dan hanya ingin menyelesaikan shalat Tarawih lalu pulang ke rumah supaya dapat mengikuti sunah Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam: (Barangsiapa shalat bersama hingga selesai maka ditulis untuknya seperti qiyamul lail sepanjang malam).

Jadi apabila kamu ingin menyampaikan tausiah dan ada setengah jamaah shalat yang menginginkan bahkan tiga perempat jama’ah maka jangan kamu halangi seperempatnya lagi untuk pulang disebabkan keinginan tiga perempatnya, bukankah  Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: (apabila salah seorang dari kalian menjadi imam shalat maka hendaklah dia meringankan karena dibelakangnya ada yang lemah, sakit dan punya keperluan), yakni: jangan kamu samakan orang dengan dirimu atau orang yang suka mendengar ceramah dan tausiah, ukurlah manusia dengan apa yang membuat mereka nyaman, shalatlah Tarawih dengan mereka dan apabila kamu telah selesai dan berpaling dari shalatmu dan orang-orang telah berpaling maka sampaikan apa yang kamu inginkan. Kita memohon kepada Allah supaya memberikan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan amal shalih...”

Syeikh Al-Albani rahimahullah pernah ditanya:

Apakah imam masjid dalam shalat Tarawih boleh menyampaikan tausiah diantara rakaat shalat?

Beliau menjawab: boleh dan tidak boleh, apabila peringatan, perintah dan larangan disebabkan adanya perkara penting yang tiba-tiba maka ini perkara wajib, adapun apabila itu dijadikan sebagai aturan kebiasaan...maka ini menyelisihi sunah.(Silsilah Huda wan Nur: 656).

Syeikh Al-Albani rahimahullah berkata:  

”Qiyam Ramadhan disyariatkan semata untuk meningkatkan taqarrub kita kepada Allah Ta’ala dengan shalat Tarawih, oleh karena itu maka kami tidak berpendapat untuk mencampuradukkan antara shalat tarawih dengan hal yang berkaitan dengan ilmu dan taklim dan semacamnya, seharusnya hanya diisi dengan shalat Tarawih yang merupakan ibadah murni, adapun ilmu maka ada waktunya, tidak dibatasi dengan waktu, hanya perlu diperhatikan maslahat orang yang belajar, ini aslinya dan saya inginkan dari sini bahwa siapa yang membuat kebiasaan mengajarkan manusia diantara setiap raka’at seperti dalam shalat Tarawih dan itu dijadikan kebiasaan, maka itu termasuk perkara baru yang menyelisihi sunah”. Disarikan dari kaset Silsilah Huda wan Nur nomer: 693 menit ke28 oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah.

Syeikh Jibrin rahimahullah pernah ditanya:

Apa hikmahnya Qiyam Ramadhan disebut dengan Tarawih? Dan apa pendapat anda bahwa yang lebih utama memanfaatkan waktu istirahat dalam shalat Tarawih dengan menyampaikan kalimat atau tausiah ?

Beliau menjawab: disebutkan dalam kitab Al-Manahilul Al-Hassan (dari Al-A’raj) berkata: kami tidak mendapati manusia melainkan mereka mengutuk orang-orang kafir di Ramadhan, dia berkata: dahulu imam membaca surat Al-Baqarah dalam empat rakaat, dan apabila dia bangkit kerakaat dua belas manusia melihatnya telah meringankan, (dari Abdullah bin Abu Bakar) berkata: aku mendengar ayahku berkata: ”dahulu kami dalam ramadhan keluar dari Qiyamul Lail lalu bergegas menyiapkan makanan, karena kuatir ketinggalan sahur”... dimana manusia dizaman sekarang meringankan shalat, yaitu mengerjakannya dalam satu jam atau kurang, maka tidak perlu lagi untuk duduk istirahat, karena mereka tidak merasakan capek atau berat, akan tetapi yang lebih utama jika sebagian imam memisahkan antara rakaat Tarawih dengan duduk istirahat, atau berhenti sebentar untuk istirahat, maka yang lebih utama duduk ini diisi dengan nasihat atau peringatan, atau membaca kitab yang bermanfaat, atau tafsir ayat yang dibaca oleh imam, atau tausiah, atau mengingatkan salah satu hukum syar’ie, sehingga mereka tidak keluar atau bosan. Wallahu A’lam.

Syeikh Al-Munajjid hafidhahullah pernah ditanya dalah situs Al-Islam Sual wal Jawab:
Soal no: 38025 mengenai penyampaian ceramah setelah empat rakaat dari shalat Tarawih yaitu apa hukum syar’ie ceramah yang disampaikan setelah empat rakaat dalam shalat Tarawih?

Beliau menjawab:  Alhamdulillah, pelajaran yang disampaikan sebagian imam atau ustadz diantara rakaat shalat Tarawih tidak mengapa Insya Allah, yang lebih baik tidak dirutinkan, kuatir manusia meyakini bahwa itu sebagian dari shalat Tarawih, dan kuatir mereka menyakini kewajibannya sehingga barangkali mereka mengingkari orang yang meninggalkannya. Imam atau ustadz boleh saja menyampaikan tausiah kepada manusia sesuai yang mudah dari hukum syar’ie  terutama masalah yang mereka perlukan dalam bulan ini dengan catatan untuk meninggalkannya sekali-kali sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Kesimpulan:

Sebagaimana kita lihat sebagian ulama membolehkan tausiah seperti ini dan sebagian melarangnya meski tidak secara mutlak, maka sebagai jalan tengahnya sebaiknya tausiah tersebut tidak dilakukan secara rutin supaya orang tidak menyangka sebagai bagian dari Qiyam Ramadhan atau supaya tidak membosankan karena sebagian ustadz jika sudah menyampaikan kalimat atau tausiahnya tidak menyampaikan poin yang penting tetapi ngalor ngidul sehingga memakan banyak waktu, dengan demikian orang yang hanya ingin shalat bersama imam hingga selesai supaya mendapat fadhilah shalat sepanjang malam jadi dirugikan.

Yang lebih utama lagi menjadikannya setelah shalat Isya’ sebelum tarawih sehingga bagi yang hanya ingin ikut shalat bisa keluar dan pulang terlebih dulu, atau menjadikannya setelah shalat Tarawih sempurna walaupun kebanyakan orang sudah keluar, tidak mengapa karena memang hal ini tidak wajib, bagi yang memang ingin mendapatkan ilmu dia tentu akan tetap duduk mendengarkan.

Namun untuk melarangnya secara keseluruhani dengan alasan termasuk perkara bid’ah maka barangkali ini kurang bijaksana karena perbedaan pendapat ulama diatas, apalagi momen seperti Ramadhan ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan tausiah karena kebanyakan manusia bersungguh dalam beribadah di masjid.

Mudah-mudahan amalan kita di bulan Ramadhan ini sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.


Wallahu A’lam bishowab.

(ar/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 23:39

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Kamis, 09 Apr 2020 22:50

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Kamis, 09 Apr 2020 22:24

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Kamis, 09 Apr 2020 22:02

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Kamis, 09 Apr 2020 21:45

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Kamis, 09 Apr 2020 21:42

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

Kamis, 09 Apr 2020 21:25

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 21:06

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Kamis, 09 Apr 2020 20:45

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Kamis, 09 Apr 2020 20:33

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 20:25

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Kamis, 09 Apr 2020 19:33

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Kamis, 09 Apr 2020 19:19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Kamis, 09 Apr 2020 18:02

Political Dancing

Political Dancing

Kamis, 09 Apr 2020 16:47

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Kamis, 09 Apr 2020 13:50

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kamis, 09 Apr 2020 13:47

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Kamis, 09 Apr 2020 09:15

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Kamis, 09 Apr 2020 05:07

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 01:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 08/04/2020 17:03

Jaring Pengaman Sosial Setengah Hati?