Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.079 views

Iedul Adha di Hari Jum'at, Bagaimana Hukum Hadiri Jum'atannya?

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Iedul Adha, 10 Dzulhijjah 1438 Hijriyah jatuh hari Jum’at –bertepatan dengan 01 September 2017-. Hari itu terkumpul dua hari raya. Pertama, shalat ied. Kedua, shalat Jum’at. Apa hukum menghadiri shalat Jum’at bagi yang sudah mengikuti shalat Iedul Adha?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah merinci pendapat-pendapat ulama tentang masalah ini.

Pertama, Jum’atan tetap wajib bagi orang yang telah hadiri shalat Ied.

Kedua, kewajiban jumatan gugur atas orang yang telah menghadiri shalat Ied dari orang-orang yang tinggal di lembah dan kampung terpencil.

Ketiga, orang yang telah menghadiri shalat Ied maka kewajiban Jum’atan gugur dari dirinya. Namun, imam masjid tetap wajib menegakkan shalat Jum’at agar shalat ini dihadiri oleh siapa saja yang ingin hadir dan orang yang tidak menghadiri shalat ied.

Syaikhul Islam memilih pendapat yang ketiga. Beliau menyatakan bahwa pendapat ini bersumber dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya seperti Umar, Utsman, Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Ibnu al-Zubair, dan selain mereka.

Maksud gugur kewajiban atas dirinya dari menghadiri shalat Jum’at adalah dirinya mendapat rukhsoh untuk tidak menghadiri shalat Jum’at karena telah hadiri shalat Ied. Kewajiban hadiri jum’atan gugur dari dirinya. Dia punya pilihan; antara menghadiri shalat Jum’at atau tidak.

Jika ia tidak menghadiri shalat Jum’at maka dia wajib melaksanakan shalat Dzuhur sesuai dengan keumuman dalil atas wajibnya shalat Dzuhur bagi yang tidak shalat Jum’at.

Sedangkan bagi Imam, dianjurkan agar tetap melaksanakan Shalat Jum'at bersama jamaah yang ingin mengerjakannya, baik mereka yang telah ikut Shalat Ied maupun yang tidak. Kacuali jika tidak ada orang yang berkumpul untuk melaksanakan Shalat Jum'at bersamanya, maka dia Shalat Dzuhur.

Pendapat ini didasarkan kepada dalil-dalil berikut ini:

Pertama, dari Iyas bin Abi Ramlah asy-Syaami, dia berkata: "Aku menyaksikan Mu'awiyah bertanya kepada Zaid bin Arqam: 'Apakah kamu pernah mengalami bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dua hari raya (Shalat Ied dan Shalat Jum'at,-red) yang berkumpul dalam satu hari?' Dia menjawab: 'ya.' Mu'awiyah bertanya, 'bagaimana beliau melakukan?.' Dia menjawab:

صّلَّى الْعِيْدَ ثُمَّ رَخَّصَ فِي الْجُمُعَةِ، فَقَالَ: مَنْ شَاءَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيُصَلِّ

'Beliau shalat Ied lalu memberi rukhshah untuk jum'atnya.' Beliau bersabda: siapa yang mau shalat (Jum'at), maka hendaklah ia shalat'." (HR. Abu Dawuddan Imam Ahmad)

Imam al-Shan'ani dalam Subul al-Salam menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dalil pelaksanaan Shalat Jum'at setelah Shalat Ied adalah rukhshah (keringanan). Boleh dilaksanakan dan boleh juga ditinggalkan. Ini khusus bagi orang yang sudah melaksanakan Shalat Ied, bukan untuk orang yang tidak shalat."

Imam 'Atha berpendapat bahwa kewajiban shalat Jum'at gugur berdasarkan sabda Nabi di atas, "Siapa yang mau shalat (Jum'at), maka hendaklah ia shalat."

Kedua, dari Abu Hurairah Radliyallah 'Anhu, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

قَدِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هَذَا عَيْدَانِ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَهُ مِنَ الْجُمُعَةِ، وَإِنَّا مُجْمِعُوْنَ

Sungguh telah berkumpul pada harimu ini dua hari raya, maka siapa yang berkehendak (tidak jum’atan) maka telah mecukupinya dari (shalat) Jum’at, sedangkan kami adalah orang-orang yang shalat Jum’at.” (HR. Abu Dawud)

Maka hal itu menunjukkan atas rukhshah (keringanan) dalam berjum’at bagi orang yang telah shalat Ied pada hari itu. Dan diberitahukan tidak adanya rukhshah (keringanan) bagi Imam, karena sabdanya dalam hadits: وَإِنَّا مُجَمِّعُونَ “Sedangkan kami adalah orang-orang yang Shalat Jum’at.

Ketiga, dari Al-Nu’man bin Basyir Radhiyallahu ‘Anhuma, "Bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam membaca dalam Shalat Jum’at dan Ied dengan surat Sabbihis(Surat Al-A’la) dan Al-Ghasyiyah. Barangkali dua hari raya itu berkumpul dalam satu hari maka beliau membaca dua surat itu (Al-A’la dan Al-Ghasyiyah) dalam kedua Shalat (Ied dan Jum’at)."(HR. Muslim)

Keempat, dalam Majma' az-Zawaid wa Mamba' al-Fawaid, Bab fi al-Jum'ah Wa al-Ied Yakunaani fi Yaum (Bab: Jum'at dan Ied dalam satu hari),  Juz 2, hal. 230, Imam al-Haitsami  menyebutkan riwayat dari Ibnu Umar Radliyallah 'Anhuma, ia berkata: "Pada zaman Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah terjadi dua hari raya, Iedul Fitri dan Jum'at, dalam satu hari. Setelah selesai shalat Ied bersama para jama'ah, beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam menghadap ke mereka dan bersabda: 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ قَدْ أَصَبْتُمْ خَيْراً وَأَجْراً وَإِنَّا مُجَمِّعُوْنَ فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يُجَمِّعَ مَعَنَا فَلْيُجَمِّعْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى أَهْلِهِ فَلْيَرْجِعْ

"Wahai sekalian manusia, kalian telah mendapatkan kebaikan dan pahala. Sesungguhnya kami melaksanakan shalat Jum'at. Maka barang siapa yang ingin shalat jum'at bersama kami hendaknya dia melaksanakan dan barang siapa yang ingin kembali kekeluarganya hendaknya dia pulang." (HR. Thabrani dalam al-Kabiir dari riwayat Ismail bin Ibrahim at-Turki, dari Ziyad bin Rasyid Abi Muhammad as-Sammaak).

Kelima, Lajnah Daimah juga memberi fatwa yang serupa, "Jika Ied jatuh pada hari Jum'at, maka gugurlah kewajiban menghadiri shalat Jum'at bagi orang yang sudah melaksanakan shalat Ied, kecuali Imam. Kewajiban Jum'at tidak gugur darinya. Kecuali tidak ada orang yang berkumpul untuk melaksanakan shalat Jum'at bersamanya." (Fatawa al-Lajnah ad-DaimahlilBuhuts al-'Ilmiyah, Bab: Hukm al-Jum'ahwaShalah al-Jum'ahYaum al-'Ied, Juz 10, hal. 164) Baca Link Fatwa: BilaHari Raya BertepatanDenganHariJumat?

Keenam, Syaikh bin Bazz Rahimahullah berkata, “Apabila Ied di hari Jum’at, bagi orang yang sudah menghadiri shalat Ied boleh shalat Jum’at atau shalat Dzuhur. Berdasarkan hadits dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam masalah ini. Telah ada keterangan shahih dari beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang telah memberikan rukhsoh dalam shalat Jum’at bagi orang yang sudah menghadiri shalat Ied. Beliau bersabda,  

اجتمع في يومكم هذا عيدان، فمن شهد العيد فلا جمعة عليه

“Telah berkumpul 2 hari raya di hari kalian ini. siapa yang sudah hadiri shalat Ied maka tidak ada kewajiban Jum’atan atasnya.”

Tetapi janganlah ia meninggalkan shalat Dzuhur. Yang paling utama ia shalat Jum’at bersama manusia. Jika ia tidak shalat Jum’at, maka ia shalat Dzuhur.

Sedangkan imam hendaknya tetap shalat Jum’at bersama dengan orang yang menghadiri Jum’atan apabila jumlah mereka tiga orang lebih; di antara mereka adalah imam itu. Jika  saja yang menghadiri shalat Jum’at maka keduanya shalat Dzuhur.” Selesai penjelasan dari Syaikh bin Bazz.

Kesimpulan

Tidak semua ulama sepakat bahwa siapa yang sudah menghadiri shalat Ied maka gugur kewajiban shalat Jum’at atasnya. Karena itu, bagi siapa yang berpegang dengan pendapat  kewajiban menghadiri Jum’at telah gugur dari orang yang telah menghadiri shalat Ied –menurut kami lebih kuat- haruslah menunjukkan sikap menghormati kepada yang lain. Perbedaan ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Apalagi dengan memamerkan pendapatnya dengan sengaja menunjukkan dirinya tidak Jum’atan. Terlebih pendapat Syaikh bin Bazz, kalau tetap ikut jum’atan maka itu lebih utama.

Ini juga berlaku bagi yang lebih memilih untuk shalat Jum’at. Harus dimaklumi, ada saudara mereka yang berpegang dengan pendapat tidak wajibnya menghadiri shalat Jum’at bagi yang sudah shalat Ied. Lebih-lebih mereka disibukkan dengan urusan hewan kurban dan pembagian daging. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Sabtu, 21 Jul 2018 21:30

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Sabtu, 21 Jul 2018 21:20

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Sabtu, 21 Jul 2018 21:10

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Sabtu, 21 Jul 2018 21:00

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Sabtu, 21 Jul 2018 11:37

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Sabtu, 21 Jul 2018 07:16

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Sabtu, 21 Jul 2018 06:37

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Jum'at, 20 Jul 2018 23:15

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Jum'at, 20 Jul 2018 22:54

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Jum'at, 20 Jul 2018 22:53

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Jum'at, 20 Jul 2018 21:53

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

Jum'at, 20 Jul 2018 21:50

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Jum'at, 20 Jul 2018 21:40

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 20 Jul 2018 21:25

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Jum'at, 20 Jul 2018 21:07

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Jum'at, 20 Jul 2018 20:53

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Jum'at, 20 Jul 2018 19:53

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Jum'at, 20 Jul 2018 15:24

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Jum'at, 20 Jul 2018 13:59

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

Jum'at, 20 Jul 2018 13:24


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X