Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
44.477 views

Heboh!! VCD 'Gus Dur Dibaptis Pendeta' Diputar di Surabaya

SURABAYA (voa-islam.com) – Di tengah perjuangan para pengagum mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk menjadikannya sebagai Pahlawan Nasional, muncul dinamika dari para penentang Gus Dur. Isu agama menjadi pemicunya.

Di Jawa Timur, daerah basis massa Nahdiyin, VCD "Pembaptisan Gus Dur oleh Pendeta" diputar dalam sebuah kajian keagamaan di pusat kota Surabaya.

Namun kebenaran video itu dibantah oleh pengasuh Pesantren Mahasiswa An Nur, Wonocolo, Surabaya, KH Imam Ghozali Said. Hal itu dikemukakan menanggapi pengakuan aktivis masjid yang hampir mempercayai video itu karena ada alkitab di atas kepala Gus Dur.

Menurut Ghozali yang juga dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya itu, acara yang disebut dengan pembaptisan itu terjadi di sebuah stadion olah raga.

"Gus Dur saat itu dipanggil seorang pendeta untuk didoakan, tapi Gus Dur tidak melihat apa yang terjadi bila ada kegiatan yang mirip pembaptisan. Kalau Gus Dur dekat dengan kalangan non-muslim memang begitu adanya, tapi Gus Dur membantah bila ada pembaptisan itu. Kalau ada kegiatan mirip pembaptisan, maka Gus Dur tidak melihatnya," katanya.

"Kalau Gus Dur dekat dengan kalangan nonmuslim memang begitu adanya, tapi Gus Dur membantah bila ada pembaptisan itu. Kalau ada kegiatan mirip pembaptisan, maka Gus Dur tidak melihatnya," imbuhnya.

Oleh karena itu, katanya, kasus pembaptisan itu tidak selayaknya dipersoalkan lagi ketika Gus Dur sudah meninggal dunia.

Bukan dibaptis, tapi pemberkatan "dalam nama Yesus" supaya matanya bisa melihat kembali

Sebenarnya, VCD Gus Dur yang disebut-sebut sebagai VCD pembaptisan itu kurang tepat, karena memang bukan acara pembaptisan. Kasus video ’Gus Dur Dibaptis’ ini beredar sejak tujuh tahun silam.

Menjelang disahkannya RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), pada tanggal 12-16 Mei 2003 umat Kristiani mengadakan National Prayer Conference (NPC) dengan tema “Indonesiaku, Kesatuan Umat Menuju Transformasi Bangsa” di Istora Senayan, Jakarta. Salah satu pembicara dalam acara tersebut adalah Gus Dur, bekas presiden RI. Rekaman pidato Gus Dur dalam acara tersebut beredar luas ke masyarakat dan menghebohkan media.

Dalam VCD yang ada di redaksi voa-islam.com, seperti kebiasaan dan ciri khasnya, di tengah pertarungan aspirasi umat Islam dan Kristiani soal pro-kontra RUU Sisdiknas, Gus Dur dalam pidatonya mendukung aspirasi Kristen. Saat dukungan itu terlontar dari mulut Gus Dur, seluruh jemaat Kristiani serempak bertepuk tangan riuh memberikan aplaus dengan wajah-wajah penuh suka cita.

..Gus Dur dalam pidatonya mendukung aspirasi Kristen. Saat dukungan itu terlontar dari mulut Gus Dur, seluruh jemaat Kristiani serempak bertepuk tangan riuh memberikan aplaus dengan wajah-wajah sumringah...

Kurang jelas di mana posisi i'tiqad Gus Dur pada malam itu, karena dia memakai kata ganti (pronomina) “kita” untuk menyebut dirinya dan jemaat Kristen yang hadir. Sedangkan untuk umat Islam yang memperjuangkan RUU Sisdiknas (yang tidak hadir dalam acara), Gus Dur memakai kata ganti “mereka.” Dan Gus Dur menilai umat Islam sebagai orang yang "belum mengerti" dan berada di "jalan yang salah" sehingga harus didoakan supaya kembali ke jalan yang benar.

“Merekalah yang harus kita didik kembali. Mereka bukan musuh kita. Mereka telah melakukan apa yang telah diperbuat karena mereka tidak tahu. Karena itu, kita yang mengetahui hal ini harus mengerti benar bagaimana mendidik kembali saudara-saudara kita… Saya harapkan anda semua memanjatkan doa kepada Tuhan, agar saudara-saudara kita yang belum mengerti itu kembali ke jalan yang benar,” kata Gus Dur.

Usai memberikan pidato, moderator minta izin kepada Gus Dur untuk mendoakannya (tentunya doa kristiani dalam nama Yesus). Gus Dur menjawab dengan anggukan kepala tanda bahwa dia setuju. Lalu, dengan penuh semangat, MC mengatakan bahwa lebih dari sepuluh ribu pendeta, hamba Tuhan dan umat Kristiani akan berdoa memberkati Gus Dur sebagai “Bapak Bangsa.”

..Usai memberikan pidato, moderator minta izin kepada Gus Dur untuk mendoakannya --tentunya doa kristiani dalam nama Yesus. Gus Dur menjawab dengan anggukan kepala tanda bahwa dia setuju...

Pendeta Sudi Darma kemudian memulai memimpin doa dengan mengangkat tangannya ke atas kepala Gus Dur seolah memberikan berkat dan kekuatan kepada Gus Dur. Seluruh Jemaat pun mengiringi doa dengan berdiri sambil mengangkat tangan kanan dan mengarahkan telapak kanan ke arah Gus Dur, seolah-olah sedang memberikan suatu mukjizat kepada Gus Dur.

Pendeta Sudidarma pun memberkati Gus Dur dalam nama Yesus:

“Halleluyah. Allah Bapak yang bertahta di dalam kerajaan sorga. Pada malam ini kami bawa, Tuhan, Gus Dur ke dalam tanganmu. Kami mohon berkatmu atasnya, ya, Tuhan… Berkati Gus Dur, Tuhan, dalam segala kegiatannya hari-hari ini. Berkati kesehatannya… Tuhan, bukan lagi matahari yang menjadi penerang baginya. Tapi Engkau sendiri yang menjadi penerang abadi baginya, Tuhan… Kami minta belas kasihmu atas hamba-Mu ini. Berkat-Mu turun atasnya, Tuhan. Terima kasih Tuhan. Berkatmu atas Gus Dur. Terima kasih Bapak. Kami berdoa kepada Allah yang menjadikan langit dan bumi, Allah yang kami puji dan kami sembah di dalam nama Kristus Yesus. Halleluyah. Amen!!

Sampai di sini, dalam VCD tersebut Gus Dur tak terlihat protes, keberatan maupun tidak setuju dengan ritual Doa dalam Nama Yesus. Gus Dur nampak khidmat mengikuti ritual berikutnya.

Pemberkatan dan penyembuhan mata Gus Dur dalam nama Yesus kemudian dilanjutkan oleh Rev. Cindy Jacob, pendeta wanita asal Amerika. Cindy pun berdoa dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan oleh seorang pendeta.

Sebelum berdoa, Cindy berceramah singkat: “Kita tahu bahwa Yesus adalah penyembuh yang terbesar yang pernah hidup di atas muka bumi ini. Jadi, sesuai dengan apa yang kita percayai dalam Alkitab, kita akan menumpangkan tangan kita kepada Gus Dur. Kita akan minta Tuhan Yesus lakukan mukjizatnya sekali lagi malam ini. Kita akan minta Tuhan melindungi hidupnya.”

Kemudian Cindy berdoa: “Bapak di dalam nama Yesus. Kami minta Engkau menyembuhkan mata Gus Dur. Kami minta mulai hari ini matanya mulai tersembuhkan. Buka matanya, Tuhan. Bapak kami berdoa di dalam nama Yesus. Mulai hari ini, Tuhan. Engkau mulai membuka matanya dan lakukan mukjizat-Mu di dalam nama Yesus. Amen.” Usai berdoa, Cindy menumpangkan tangannya ke atas pundak Gus Dur yang diiringi penutup oleh MC: “Tepuk tangan buat Bapak di surga.” Seluruh jemaat bertepuk tangan seolah menanti mukjizat penyembuhan atas kedua mata Gus Dur yang sudah buta.

Ternyata, usai acara, Gus Dur tetap tidak terbuka matanya. Bukan mukjizat penyembuhan dalam nama Yesus yang datang kepadanya, melainkan dua orang berbadan besar datang menuntun Gus Dur sambil memberikan tongkat kepadanya.

..Kita tahu bahwa Yesus adalah penyembuh yang terbesar. Jadi, sesuai dengan apa yang kita percayai dalam Alkitab, kita akan menumpangkan tangan kita kepada Gus Dur. Kita akan minta Tuhan Yesus lakukan mukjizatnya...

Bukan yang pertama dan satu-satunya

VCD rekaman Gus di gereja itu bukan yang pertama dan satu-satunya. Sebelumnya, ketika masih menjabat sebagai Presiden RI, Gus Dur tampil satu mimbar bersama Rev. Morris Cerullo, pendeta Yahudi-Amerika, dalam acara Kebaktian Kebangunan  Rohani (KKR) di Stadion Utama Senayan (28-29/6/1999).

Gus Dur tidak sendiri hadir dalam acara ini, tapi didampingi istrinya, Sinta Nuriya yang hadir dengan penampilan khas, berkerudung di atas kursi rodanya.

Dalam pidatonya, Gus Dur mengajak audiens untuk meneladani ajaran kasih sayang dan kesabaran Yesus Kristus. Usai berpidato, Gus Dur yang mengalami cacat mata dan istrinya yang mengalami cacat kelumpuhan, didoakan oleh Pendeta Morris Cerullo dan semua jemaat yang hadir. Ia berdoa dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan oleh seorang pendeta Indonesia:

”Tuhan, berkati Presiden Gus Dur. Tuhan, berkati Ibu Negara, Ibu Nuriya. Semua yang percaya katakan Amen. Dan berikan tepuk tangan yang mulia bagi kemuliaan Tuhan. Orang-orang buta melihat, orang-orang tuli mendengar, orang-orang lumpuh berjalan.”

Usai doa kristiani yang dipimpin oleh pendeta luar negeri dan diaminkan oleh ribuan jemaat itu, Gus Dur meninggalkan acara dengan dituntun oleh sang ajudan, diikuti istrinya yang duduk di kursi roda, didorong oleh ajudan.

..Dalam acara Natal Nasional yang disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional itu, Gus Dur menyatakan bahwa semua penafsiran Al-Qur’an menyatakan bahwa Sang Juru Selamat adlah Isa Almasih (Yesus Kristus)...

Enam bulan berikutnya, tepatnya tanggal 27 Desember 1999, Gus Dur kembali mengeluarkan pernyataan kontroversi. Dalam acara Natal Nasional yang disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional itu, Gus Dur menyatakan bahwa semua penafsiran Al-Qur’an menyatakan bahwa Sang Juru Selamat adalah Isa Almasih (Yesus Kristus). Sayangnya, pernyataan ini tak bisa ditanggapi secara ilmiah karena Gus Dur tidak menyebutkan satu ayat pun yang dimaksudnya, dan tidak menyebut kitab tafsir mana yang dibacanya.

Sebagai seorang kiyai besar, kesediaan Gus Dur untuk mengikuti ritual kristiani untuk pemberkatan dan penyembuhan mata dalam nama Yesus, memang tidak bisa dibenarkan dalam kacamata aqidah. Demikian pula, pernyataan Gus Dur bahwa satu-satunya Sang Juru Selamat adalah Isa Almasih (Yesus Kristus), sama sekali tidak bisa dibenarkan, karena tak ada ayat yang mendukungnya.

Fakta-fakta tersebut hendaknya digarisbawahi oleh para pengagum Gus Dur. Apakah layak orang yang amalannya seperti itu dikultuskan? [taz/dari berbagai sumber]

Baca berita terkait:

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Kezuhudan Para Ulama Besar yang Patut Diteladani

Kezuhudan Para Ulama Besar yang Patut Diteladani

Senin, 25 Jul 2016 13:02

Tetap Shalih Selepas Ramadhan, Jadikan Ramadhan 12 Bulan!

Tetap Shalih Selepas Ramadhan, Jadikan Ramadhan 12 Bulan!

Senin, 25 Jul 2016 12:48

Maling Diampuni Lewat Tax Amnesty, Buruh Gugat ke MK

Maling Diampuni Lewat Tax Amnesty, Buruh Gugat ke MK

Senin, 25 Jul 2016 12:41

Syaikh Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin Culik Sandera Barat untuk Pertukaran Tahanan

Syaikh Ayman Al-Zawahiri Serukan Mujahidin Culik Sandera Barat untuk Pertukaran Tahanan

Senin, 25 Jul 2016 10:45

Karena Doktrin Kill or to be Killed, Kapolri Tolak TNI Dilibatkan Penuh dalam Penanganan Terorisme

Karena Doktrin Kill or to be Killed, Kapolri Tolak TNI Dilibatkan Penuh dalam Penanganan Terorisme

Senin, 25 Jul 2016 10:11

Di Solo, Hotel Berkonsep Syariah Berkembang Pesat

Di Solo, Hotel Berkonsep Syariah Berkembang Pesat

Senin, 25 Jul 2016 09:37

Islamic State (IS) Relokasi Markas Mereka di Mosul untuk Hindari Serangan Udara

Islamic State (IS) Relokasi Markas Mereka di Mosul untuk Hindari Serangan Udara

Senin, 25 Jul 2016 08:49

Nilai Tidak Ada Manfaatnya, MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram Bermain Pokemon Go

Nilai Tidak Ada Manfaatnya, MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram Bermain Pokemon Go

Senin, 25 Jul 2016 07:00

American Airlines Usir Penumpang Naik Pesawat Hanya Karena Seorang Muslim

American Airlines Usir Penumpang Naik Pesawat Hanya Karena Seorang Muslim

Ahad, 24 Jul 2016 23:16

Lawan Narkoba dan Terorisme dengan Dakwah

Lawan Narkoba dan Terorisme dengan Dakwah

Ahad, 24 Jul 2016 22:59

Dewan Da'wah Sumbar Gelar Musyawarah Wilayah Harapkan Pengurus Punya Kriteria 3 U

Dewan Da'wah Sumbar Gelar Musyawarah Wilayah Harapkan Pengurus Punya Kriteria 3 U

Ahad, 24 Jul 2016 22:25

Hari Pertama Sekolah Jangan Sekedar Seremonial

Hari Pertama Sekolah Jangan Sekedar Seremonial

Ahad, 24 Jul 2016 22:05

Punk Muslim Karanganyar Melawan Punk Sesat

Punk Muslim Karanganyar Melawan Punk Sesat

Ahad, 24 Jul 2016 21:20

Faylaq Al-Sham Hancurkan Helikopter Militer Rezim Assad di Bandara Militer Nairab Aleppo

Faylaq Al-Sham Hancurkan Helikopter Militer Rezim Assad di Bandara Militer Nairab Aleppo

Ahad, 24 Jul 2016 19:45

Pengadilan Belanda Minta RI Minta Maaf ke PKI, PBB: PKI dan Pendukungnya Menyesatkan

Pengadilan Belanda Minta RI Minta Maaf ke PKI, PBB: PKI dan Pendukungnya Menyesatkan

Ahad, 24 Jul 2016 19:11

Pertumbuhan Ekonomi yang Dijalankan Pemerintah hanya Membantu Konglomerat

Pertumbuhan Ekonomi yang Dijalankan Pemerintah hanya Membantu Konglomerat

Ahad, 24 Jul 2016 17:11

Ada Dugaan Intervensi dalam Pengesahan PP No. 78 Terkait Pengupahan

Ada Dugaan Intervensi dalam Pengesahan PP No. 78 Terkait Pengupahan

Ahad, 24 Jul 2016 15:11

Mujahidin Serukan Warga Libya Perangi Tentara Prancis dan Pasukan Asing Lain

Mujahidin Serukan Warga Libya Perangi Tentara Prancis dan Pasukan Asing Lain

Ahad, 24 Jul 2016 15:00

Ada Dugaan Pengesahan UU Tax Amnesti Berselubung Suap, KPK Diminta Mengusutnya

Ada Dugaan Pengesahan UU Tax Amnesti Berselubung Suap, KPK Diminta Mengusutnya

Ahad, 24 Jul 2016 13:11

Dubes Afghanistan untuk PBB Sebut 6100 Mujahidin Asing Aktif di Afghanistan

Dubes Afghanistan untuk PBB Sebut 6100 Mujahidin Asing Aktif di Afghanistan

Ahad, 24 Jul 2016 13:00


Must Read!
X