Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.680 views

Inilah Divisi-divisi 'Celengan Babi' di Mabes Polri versi IDSPS

Jakarta (voa-islam.com) - Menanggapi gugatan Mabes Polri terkait  cover majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli "Rekening Gendut Perwira Polisi" yang dianggap penghinaan, manajemen majalah Tempo angkat bicara.

Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Wahyu Muryadi meminta semua pihak menginterpretasi cover majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli "Rekening Gendut Perwira Polisi" dengan tenang dan pikiran jernih.

"Kami sama sekali tidak punya motif melecehkan institusi Kepolisian RI. Jika ada yang menyamakan polisi dengan babi itu keliru besar," kata Wahyu, Rabu (30/6) menanggapi rencana gugatan yang akan dilayangkan Mabes Polri kepada Majalah Tempo.

..."Kami sama sekali tidak punya motif melecehkan institusi Kepolisian RI. Jika ada yang menyamakan polisi dengan babi itu keliru besar," kata Wahyu...

Menurut Wahyu, Tempo memiliki empat alasan memilih celengan babi untuk menyimbolkan beberapa rekening Perwira Tinggi Kepolisian tersebut. Pertama, dari asal bahasa celengan diambil dari celeng yang artinya babi hutan.

Kedua, sejak zaman Majapahit terakota celengan juga selalu dalam bentuk babi. Ketiga, piggy bank (celengan) di luar negeri juga berbentuk babi. "Desain grafis Majalah yang masih muda-muda mengikuti perkembangan tren saat ini. Di film Toys Story yang sedang tren, artisnya si babi," katanya menjelaskan alasan keempatnya.

Kata Wahyu meski banyak ancaman, Tempo tak pernah khawatir dalam pemberitaan selanjutnya. "Kami yakin dan menghormati Polisi sebagai aparat penegak hukum," katanya.

Pos-pos Rawan Penyimpangan di Tubuh Kepolisian

Sementara itu, Institute for Defense, Securities, and Peace Studies (IDSPS) kemarin melansir berbagai jenis penyimpangan yang mungkin terjadi di enam divisi Polri yang bisa dimanfaatkan "Celengan Babi" Mabes Polri.

Perinciannya, ada enam divisi dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Di enam divisi itu ada celah-celah yang memungkinkan polisi nakal bermain-main dengan wewenang dan kekuasaan mereka.

1. Divisi Reserse Kriminal
Penyimpangan bisa terjadi pada prosedur penangguhan penahanan, rekayasa penanganan/penindakan kasus illegal logging, kolusi dengan penggelar praktek perjudian, penyimpangan prosedur pinjam barang bukti, penyimpangan kasus penyidikan pidana, prostitusi, narkoba, dan kasus lain yang berujung pungli.

2. Divisi Intelijen Keamanan
Jenis penyimpangan yang mungkin terjadi di divisi ini adalah penerbitan surat izin keramaian, pungli Surat Keterangan Kelakuan Catatan Kepolisian (SKCK), intimidasi dan kolusi terhadap TKI, kolusi dengan perjudian, dan penyalahgunaan wewenang dalam tindak pidana umum.

3. Divisi Samapta
Penyimpangan yang bisa terjadi adalah pelaksanaan patroli polisi, penanganan illegal logging, diskriminasi tahanan, pungli angkutan truk, penyimpangan dalam ekspor dan impor kayu.

4. Divisi Lalu Lintas
Penyimpangan yang mungkin terjadi adalah pelaksanaan patroli polisi, menguangkan jaminan barang bukti, tidak ada tindak lanjut proses kecelakaan, penyimpangan prosedur dengan pungutan liar dalam pengurusan SIM dan STNK.

5. Biro Personel
Jenis penyimpangan yang bisa terjadi adalah penempatan personel pada tingkat polres, pilih kasih dalam pengusulan pendidikan, penyelewengan pada proses seleksi masuk Bintara dan Perwira, pengeluaran tambahan yang dikutip dari murid (Sekolah Calon Perwira) Secapa, penyimpangan penangguhan penahanan, dan diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RS Soekanto.

6. Biro Logistik
Jenis penyimpangan yang bisa muncul adalah distribusi bahan bakar minyak, proses sewa-menyewa tanah milik Polri, penyimpangan sistem distribusi anggaran, proses penggunaan dan penghunian rumah dinas.

Dewan Pers: Sebuah Kemunduran

Sementara itu, Anggota Dewan Pers Uni Z Lubis menyayangkan sikap polri yang akan mengugat Tempo terkait artikel rekening gendut petinggi polri. Menurut dia, langkah tersebut merupakan kemunduran bagi polisi.

“Selama ini, Dewan Pers selalu mengapresiasi polisi karena mereka selalu berusaha menyelesaikan sengketa pers melalui Dewan Pers” kata Uni di Sela mengikuti kunjungan SBY di Istambul, Turki, Rabu (29/6).

Kasus terakhir polisi ke Dewan Pers adalah TV one soal makelar palsu. “ Jadi kalau sekarang mereka mengugat Tempo, itu kemunduran” Uni menegaskan.

Sikap memilih ke Dewan Pers dalam sengkata pers, kata Uni, juga dianjurkan oleh SBY. Sejauh ini, kata Uni, meski Dewan Pers belum lakukan penelitian cover dan konten Tempo, hal yang biasa dilakukan saat mediasi, dewan menilai Tempo melansir topik itu untuk memenuhi keingintauan publik atas perilaku pejabat publiknya. “ Kami belum meliat itikad buruk Tempo, Kecuali kalao nanti diketemukan dalam penelitian” kata Uni.

Polri Siapkan Gugatan Pidana dan Perdata

Markas Besar Kepolisian telah menyiapkan materi gugatan untuk Majalah Tempo. Gugatan itu terkait pemberitaan Majalah Tempo tentang rekening perwira tinggi kepolisian dalam edisi "Rekening Gendut Perwira Polisi."

"Sudah kami siapkan materi gugatannya," kata Wakil Juru Bicara Markas Besar Kepolisian Brigadir Jenderal Zainuri Lubis, Rabu (30/6).

Markas Besar Kepolisian masih mempertimbangkan apakah akan menggugat perdata atau pidana Majalah Tempo. Untuk gugatan perdata, alasannya pemberitaan itu dinilai menjelekan institusi kepolisian. Karenanya, Polri meminta Majalah Tempo untuk minta maaf dan mengembalikan nama baik institusi. “Polri kan tidak pernah melakukan kejahatan tapi kalau orangnya mungkin,” ujarnya.

Sedangkan gugatan pidana, Majalah Tempo dianggap menghina institusi Polri dengan menampilkan gambar perwira yang menggiring celengan babi pada sampulnya. “Itu penghinaan, anggota Polri dan keluarga kecewa. Termasuk saya, tidak pernah menggiring celengan babi.”

Untuk menyiapkan materi gugatan itu, saat ini kepolisian sedang mempelajari gambar pada sampul majalah Tempo. “Rasanya etikanya kurang.” Namun mengenai materi pemberitaan, polisi tidak mempermasalahkannya. “Kalau materi itu silakan saja, dari mana datanya.” (Ibnudzar/tempo)

Baca juga:

Gara-gara Celengan Babi, Polri Akan Gugat Majalah Tempo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X