Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.907 views

Peneliti CRCS-UGM Akui Laporannya Tidak Komprehensif & Kurang Data

JAKARTA (voa-islam.com) – Peneliti CRCS Zainal Abidin Baqir mengakui, “Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2010” ini bukan laporan komprehensif tentang kehidupan beragama di Indonesia dalam semua aspeknya. Ia juga mengakui keterbatasan waktu untuk membuat laporan yang komprehensif. Jika mengakui ada keterbatasan, lalu kenapa tergopoh-gopoh membuat kesimpulan yang hanya bernafsu menggiring opini publik, tidak objektif dan akurat? Sebeginikah peneliti sekaliber UGM? Ironis!

Dikatakan Zainal, seleksi atas peristiwa ditentukan oleh penilaian atas peristiwa yang terjaring, dan dibatasi oleh data yang dimiliki. Sumber datanya hanya dari kliping sekitar 30 media massa nasional dan daerah, cetak dan online. Termasuk penelusuran lapangan untuk beberapa hal, dan dokumen-dokumen (BPS, Komnas HAM, Kemenag, dsb).

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2010 yang diteliti CRCS menyajikan tiga bagian: Pertama, kehidupan beragama dalam masyarakat. Kedua, tantangan kerukunan dan kebebasan (Masalah Rumah ibadah dan tuduhan penyesatan). Ketiga, agama dalam kebijakan publik dan politik lokal.

CRCS menyimpulkan,  berkaca dari tahun sebelumnya, tahun 2010 masih diwarnai aksi-aksi kekerasan yang mengatasnamakan aspirasi keagamaan.  Potret kehidupan beragama di Indonesia tahun 2010 cukup kompleks. Agama dalam banyak dimensinya memainkan peran penting dalam banyak hal. Mulai dari  keterlibatan dalam penanganan bencana, terorisme, perumusan kebijakan public, hingga pemilihan kepala daerah. Keragaman agama dapat menjadi sumber kekayaan, tapi juga sumber ketegangan ketika ada persaingan di ruang publik.

“Ada solidaritas yang kuat, juga masih ada kecurigaan antar komunitas. Apakah tahun 2011 akan menjadi tahun yang bebas kekerasan berbasiskan identitas keagamaan?” tanya peneliti CRCS.

....Jika mengakui ada keterbatasan, lalu kenapa tergopoh-gopoh membuat kesimpulan yang hanya bernafsu menggiring opini publik, tidak objektif dan akurat?....

Keresahan dan Kekesalan CRCS

Ada empat point yang menjadi keresahan dan kekesalan CRCS selama 2010. Pertama, ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judicial review yang diajukan untuk UU No.1 tahun 1965 tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA), tepatnya pada 12 April 2012. Itulah sebabnya, CRCS mendukung rencana digodoknya RUU Kerukunan Umat Beragama yang telah diwacanakan oleh Kementerian Agama, dan akan dibahas di DPR tahun ini (2011).

Keresahan kedua CRCS, menyangkut  tuduhan penodaan agama. Peneliti Pascasarjana UGM itu menemukan 20 kasus tuduhan penodaan agama, beberapa di antaranya mengedepankan aksi kekerasan. Laporan ini mencatat pelanggaran hak-hak sipil, politik, dan ekonomi terhadap pengungsi Ahmadiyah di Mataram, serta aksi penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Manis Lor Kuningan, Jawa Barat pada akhir Juli 2010.

Kecemasan CCRCS ketiga adalah terkait  rumah ibadah. CRCS mencatat beberapa kasus diiringi kekerasan selama 2010, di antaranya, 39 rumah ibadah dipermasalahkan (sebagian besar gereja). 70 % kasus terkonsentrasi di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Sejumlah 32 kasus (82%) menyangkut masalah antarumat beragama, dan 4 kasus (10%) konflik internal umat beragama. Masih adanya kekerasan fisik sebanyak 17 kasus (43%) dalam masalah rumah ibadah tersebut.

Persoalan izin pendirian masih menjadi isu utama dalam kasus-kasus rumah ibadah. Sebanyak 24 kasus (62%) mengandung unsur tidak (belum) ada izin. CRCS juga memantau ada 4 kasus (10%) rumah ibadah  yang telah memiliki izin, namun tetap saja dipersoalkan. 

CRCS  juga menyalahkan pernyataan Menteri Agama tentang perlunya pembubaran Ahmadiyah. Para peneliti bayaran ini merekomendasikan kepada pemimpin agama,  untuk selalu mengingatkan Fatwa MUI yang menganggap Ahmadiyah sesat, tapi juga menyebut tentang tak boleh adanya kekerasan perlu lebih sering ditegaskan kembali. “Untuk kasus-kasus penodaan lain, hakim yang memutus perkara perlu berhati-hati,” kata Zainal, peneliti CRCS.

....Aneh, jika seorang intelektual sekaliber UGM mendukung kelompok-kelompok yang berbeda orientasi seksual....

CRCS rupanya dongkol dengan kasus penyerangan dan penggagalan acara-acara para pengusung kebebasan (sepilis) oleh ormas Islam tertentu, seperti: Konferensi ILGA ke-4 tingkat Asia, Surabaya (26 -28 Maret), Seminar dan Pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM, Depok (30 April), Perayaan International Day Against Homophobia (IDAHO), Yogyakarta, Mei.

Keresahan lain peneliti UGM ini adalah terkait soal pembatasan soal perempuan, orientasi seksual dan immoralitas. Sebagai contoh, CRCS Mempersoalkan peraturan Bupati Aceh Barat yang melarang perempuan di daerahnya memakai pakaian dan celana ketat, karena dianggap memancing kemaksiatan. Aneh, jika seorang intelektual sekaliber UGM mendukung kelompok-kelompok yang berbeda orientasi seksual. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Rabu, 17 Jul 2019 10:15

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Rabu, 17 Jul 2019 08:36

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Rabu, 17 Jul 2019 07:58

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Rabu, 17 Jul 2019 05:56

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Rabu, 17 Jul 2019 04:50

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Selasa, 16 Jul 2019 22:43

Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 16 Jul 2019 22:20

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Selasa, 16 Jul 2019 22:15

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Selasa, 16 Jul 2019 22:03

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Selasa, 16 Jul 2019 21:45

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Selasa, 16 Jul 2019 21:43

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Selasa, 16 Jul 2019 21:16

Presiden 8 Tahun?

Presiden 8 Tahun?

Selasa, 16 Jul 2019 20:50

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Selasa, 16 Jul 2019 20:45

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Selasa, 16 Jul 2019 20:28


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X