Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.686 views

Peneliti CRCS-UGM Akui Laporannya Tidak Komprehensif & Kurang Data

JAKARTA (voa-islam.com) – Peneliti CRCS Zainal Abidin Baqir mengakui, “Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2010” ini bukan laporan komprehensif tentang kehidupan beragama di Indonesia dalam semua aspeknya. Ia juga mengakui keterbatasan waktu untuk membuat laporan yang komprehensif. Jika mengakui ada keterbatasan, lalu kenapa tergopoh-gopoh membuat kesimpulan yang hanya bernafsu menggiring opini publik, tidak objektif dan akurat? Sebeginikah peneliti sekaliber UGM? Ironis!

Dikatakan Zainal, seleksi atas peristiwa ditentukan oleh penilaian atas peristiwa yang terjaring, dan dibatasi oleh data yang dimiliki. Sumber datanya hanya dari kliping sekitar 30 media massa nasional dan daerah, cetak dan online. Termasuk penelusuran lapangan untuk beberapa hal, dan dokumen-dokumen (BPS, Komnas HAM, Kemenag, dsb).

Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2010 yang diteliti CRCS menyajikan tiga bagian: Pertama, kehidupan beragama dalam masyarakat. Kedua, tantangan kerukunan dan kebebasan (Masalah Rumah ibadah dan tuduhan penyesatan). Ketiga, agama dalam kebijakan publik dan politik lokal.

CRCS menyimpulkan,  berkaca dari tahun sebelumnya, tahun 2010 masih diwarnai aksi-aksi kekerasan yang mengatasnamakan aspirasi keagamaan.  Potret kehidupan beragama di Indonesia tahun 2010 cukup kompleks. Agama dalam banyak dimensinya memainkan peran penting dalam banyak hal. Mulai dari  keterlibatan dalam penanganan bencana, terorisme, perumusan kebijakan public, hingga pemilihan kepala daerah. Keragaman agama dapat menjadi sumber kekayaan, tapi juga sumber ketegangan ketika ada persaingan di ruang publik.

“Ada solidaritas yang kuat, juga masih ada kecurigaan antar komunitas. Apakah tahun 2011 akan menjadi tahun yang bebas kekerasan berbasiskan identitas keagamaan?” tanya peneliti CRCS.

....Jika mengakui ada keterbatasan, lalu kenapa tergopoh-gopoh membuat kesimpulan yang hanya bernafsu menggiring opini publik, tidak objektif dan akurat?....

Keresahan dan Kekesalan CRCS

Ada empat point yang menjadi keresahan dan kekesalan CRCS selama 2010. Pertama, ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judicial review yang diajukan untuk UU No.1 tahun 1965 tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA), tepatnya pada 12 April 2012. Itulah sebabnya, CRCS mendukung rencana digodoknya RUU Kerukunan Umat Beragama yang telah diwacanakan oleh Kementerian Agama, dan akan dibahas di DPR tahun ini (2011).

Keresahan kedua CRCS, menyangkut  tuduhan penodaan agama. Peneliti Pascasarjana UGM itu menemukan 20 kasus tuduhan penodaan agama, beberapa di antaranya mengedepankan aksi kekerasan. Laporan ini mencatat pelanggaran hak-hak sipil, politik, dan ekonomi terhadap pengungsi Ahmadiyah di Mataram, serta aksi penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Manis Lor Kuningan, Jawa Barat pada akhir Juli 2010.

Kecemasan CCRCS ketiga adalah terkait  rumah ibadah. CRCS mencatat beberapa kasus diiringi kekerasan selama 2010, di antaranya, 39 rumah ibadah dipermasalahkan (sebagian besar gereja). 70 % kasus terkonsentrasi di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Sejumlah 32 kasus (82%) menyangkut masalah antarumat beragama, dan 4 kasus (10%) konflik internal umat beragama. Masih adanya kekerasan fisik sebanyak 17 kasus (43%) dalam masalah rumah ibadah tersebut.

Persoalan izin pendirian masih menjadi isu utama dalam kasus-kasus rumah ibadah. Sebanyak 24 kasus (62%) mengandung unsur tidak (belum) ada izin. CRCS juga memantau ada 4 kasus (10%) rumah ibadah  yang telah memiliki izin, namun tetap saja dipersoalkan. 

CRCS  juga menyalahkan pernyataan Menteri Agama tentang perlunya pembubaran Ahmadiyah. Para peneliti bayaran ini merekomendasikan kepada pemimpin agama,  untuk selalu mengingatkan Fatwa MUI yang menganggap Ahmadiyah sesat, tapi juga menyebut tentang tak boleh adanya kekerasan perlu lebih sering ditegaskan kembali. “Untuk kasus-kasus penodaan lain, hakim yang memutus perkara perlu berhati-hati,” kata Zainal, peneliti CRCS.

....Aneh, jika seorang intelektual sekaliber UGM mendukung kelompok-kelompok yang berbeda orientasi seksual....

CRCS rupanya dongkol dengan kasus penyerangan dan penggagalan acara-acara para pengusung kebebasan (sepilis) oleh ormas Islam tertentu, seperti: Konferensi ILGA ke-4 tingkat Asia, Surabaya (26 -28 Maret), Seminar dan Pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM, Depok (30 April), Perayaan International Day Against Homophobia (IDAHO), Yogyakarta, Mei.

Keresahan lain peneliti UGM ini adalah terkait soal pembatasan soal perempuan, orientasi seksual dan immoralitas. Sebagai contoh, CRCS Mempersoalkan peraturan Bupati Aceh Barat yang melarang perempuan di daerahnya memakai pakaian dan celana ketat, karena dianggap memancing kemaksiatan. Aneh, jika seorang intelektual sekaliber UGM mendukung kelompok-kelompok yang berbeda orientasi seksual. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pejabat Hamas: Hubungan Dunia Maya Israel-Arab Akan Jadi Bencana Bagi Timur Tengah

Pejabat Hamas: Hubungan Dunia Maya Israel-Arab Akan Jadi Bencana Bagi Timur Tengah

Kamis, 02 Feb 2023 16:14

MUI: Politik Praktis Enggak Jelek, Kita Tak Bisa Hindari

MUI: Politik Praktis Enggak Jelek, Kita Tak Bisa Hindari

Kamis, 02 Feb 2023 14:35

Ukraina Tenggelamkan Lima Kapal Rusia Yang Membawa Tim Pengintai Dan Sabotase

Ukraina Tenggelamkan Lima Kapal Rusia Yang Membawa Tim Pengintai Dan Sabotase

Kamis, 02 Feb 2023 12:37

Israel Lakukan 700 Serangan Terhadap Warga Palestina Pada Bulan Januari

Israel Lakukan 700 Serangan Terhadap Warga Palestina Pada Bulan Januari

Kamis, 02 Feb 2023 11:45

Dokumen Inggris Ungkap Bush Perintahkan CIA Untuk 'Mengganti' Arafat Selama Intifada Ked

Dokumen Inggris Ungkap Bush Perintahkan CIA Untuk 'Mengganti' Arafat Selama Intifada Ked

Kamis, 02 Feb 2023 10:42

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Rabu, 01 Feb 2023 16:03

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Rabu, 01 Feb 2023 13:36

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Rabu, 01 Feb 2023 10:25

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43


MUI

Must Read!
X