Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.414 views

Dialog Nasional Soal Ahmadiyah: JAI Pembual, Anti Dialog

Jakarta (voa-islam) – Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang selama ini selalu menginginkan dialog, ternyata cuma isapan jempol saja. Terbukti, hari ini, Selasa (22/3), pihak Pengurus Besar JAI tidak hadir dalam Dialog Nasional dan Dengar Pendapat tentang Penanganan Permasalahan Ahmadiyah di Indonesia yang difasilitasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) di kantor Kemenag, Jakarta.

Dalam Dialog dan Dengar Pendapat yang digelar selama lima hari tersebut, mengundang berbegai elemen dari kelompok anti Ahmadiyah dan pro Ahmadiyah. Dari kelompok anti Ahmadiyah, mengundang MUI, NU, Muhammadiyah, FPI dan DDII.

Sedangkan dari kelompok pro Ahmadiyah atau kalangan Sepilis (sekuler, pluralisme dan liberalisme), mengundang Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI), Setara Institute, The Wahid Institute, Imparsial, Ma’arif Institute, CRCS UGM, Pusat Studi Qur’an (PSQ).

Menurut informasi, ketidakhadiran JAI dalam dialog tersebut, karena dalih keterlambatan surat dari pihak Kemenag. Kabar lain mengatakan, JAI merasa pertemuan itu tidak netral, karena Menteri Agamanya dianggap anti Ahmadiyah. Pihak Pengurus Besar JAI ingin agar dialog berlangsung di kantor Menko Polhukam. Bahkan JAI meminta agar GAI memboikot dialog yang digelar Kemenag.

Menanggapi dialog yang difasilitasi oleh pihak Kemenag, Munarman dari perwakilan FPI mengatakan, sikap FPI jelas tidak anti dialog. Sementara ketidakhadiran JAI, semakin jelas, justru mereka yang anti dialog.

”Sikap FPI tidak berubah, tetap mematuhi hukum yang berlaku. Sementara JAI kerap melakukan pelanggaran terhadap SKB. Untuk menangani permasalahan Ahmadiyah, bolanya ada di tangan Presiden,” kata Munarman.

Lebih jauh Munarman menjelaskan, persoalan Ahmadiyah, sesungguhnya bukan persoalan kebebasan beragama, melainkan penodaan agama, dalam hal ini Islam. ”Saya tahu betul, persoalan Ahmadiyah telah dipolitisasi. Mereka yang pro Ahmadiyah hanya ingin menjadikan proyek atas nama HAM dan Demokrasi,” ungkap Munarman.

Jadwal Dialog

Sesuai jadwal yang direncanakan Kemenag, dialog tersebut digelar dalam beberapa hari. Hari pertama (22 Maret), dialog dibuka oleh Menteri Agama RI Suryadarma Ali. Seharusnya narasumber dialog hari ini menghadirkan PB JAI, namun hanya Pengurus Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) saja yang datang. Bagi FPI, GAI dan JAI sama-sama sesat menyesatkan. Pada Session kedua menghadirkan narsumber dari Setara Institute, The Wahid Institute, Imparsial, Ma’arif Institute, CRCS UGM, Pusat Studi Qur’an (PSQ).

Esoknya, Rabu (23 Maret 2011), Kemenag menghadirkan narasumber dari  MUI, NU, Muhammadiyah, FPI, dan DDII. Session II akan mendatangkan narasumber dari kalangan akademis, antara lain: Pror. Dr. Der. Siz Gumilar R. Somantri (UI), Dr. Al Makin (UIN Yogjakarta), Prof. Dr. Jimly Ashshiddieqy (UI), KH. Hasyim Muzadi (mantan Ketua PBNU).

Pekan depan (29 Maret 2011), session I akan menghadirkan Dr. Ir. Sudarsono (UI), Prof. Dr. Sarlito Wirawan S (UI), Dr. Mudzakir UII), Dr. Bachtiar Effendi (UIN Jakarta). Session II, menghadirkan narasumber KH. Pengadilan Daulay, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnaen, Prof. Dr. M. Atho Mudzhar, dan Dr. Ghozali Said.

Yang menarik, Rabu (30 Maret 2011), Kemenag akan menghadirkan narasumber dari Bubernur/Wagub Banten, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Yogjakarta. Session II, juga akan mendatangkan bupati Bogor, Walikota Makassar, Kemenlu, dan Komnas HAM.

Menurut Sekjen Kemenag Bahrun Hayat, usai dialog ini, tidak akan menghasilkan keputusan atau rekomendasi apa-apa. Pihak Kemenag hanya akan mendengar pendapat dari berbagai pihak, baik yang pro maupun anti Ahmadiyah. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54

Prerogatif Ketum

Prerogatif Ketum

Sabtu, 02 Jul 2022 17:16

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 16:58


MUI

Must Read!
X