Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.447 views

Waspada! NII KW IX Masih Mencari Mangsa Untuk Diperas

Jakarta (voa-islam.com) - Beriman, berhijrah dan berjihad adalah tahap-tahap perekrutan di NII. Jihad di kelompok ini berarti harus siap mencari orang dan uang. Demikian doktrin cuci otak bagi para korban NII (Negara Islam Indonesia) yang sejatinya sangat tidak islami dan terus menerus mejadi musuh dalam selimut yang tak pernah tuntas.

Anehnya Pemerintah seakan tak bergeming menyelesaikannya, sudah berapa kali Indonesia berganti pemimpin, namun NII juga sekte sesat seperti JIL (Jaringan (Non) Islam Liberal), LDII, Ahmadiyah dan lainnya tak pernah tuntas diberantas. Apalagi harus menunggu kerja Densus 88, rasanya mereka hanya mengejar target pesanan AS, Australia, maupun kaki tangan Yahudi Lainnya. Tak salah sering disentil sebagai pengawal kepentingan penguasa dan ada yang berseloroh Densus 88 menjadi agen tukang bikin pengalihan isu.

Kasus terbaru adalah terungkapnya kasus Laila Febriani alias Lian, pegawai honorer Departemen Perhubungan, yang terdampar dua hari di Masjid At Ta'awun dikawasan Puncak Pas, Bogor. Ketika ditemukan, Lian sudah terdoktrin dan hilang ingatan, bahkan ia sudah merubah gaya berpakaiannya menjadi Jilbab Lebar dan bercadar yang sesungguhnya jauh dari gaya busananya sehari-hari. Dibalik kasus ini terkesan untuk memojokkan citra berbusana pakaian muslimah dengan kain jilbab yang lebar dan bercadar. Tak hanya itu, Lian menyebut banyak pria berjenggot tebal diantara mereka. Haha, lagi-lagi ada character assasination lagi yang memojokkan Islam. Baca Selengkapnya disini.

"Kalau seseorang sudah dibaiat menjadi anggota NII mereka harus berjihad untuk NII. Jihad yang dimaksud ya cari uang dan cari orang."

Umat Islam kini hanya bisa berharap pada aksi massa dan bantuan dari Tim Rehabilitasi NII Crisis Center. Ketua Tim Rehabilitasi NII Crisis Center Sukanto menandaskan "Kalau seseorang sudah dibaiat menjadi anggota NII mereka harus berjihad untuk NII. Jihad yang dimaksud ya cari uang dan cari orang." Penjelasan Sukanto bisa Anda baca disini.

NII Crisis Center adalah tempat untuk mencari informasi dan rehabilitasi oleh orang-orang yang pernah dicuci otak oleh jaringan Komandemen Wilayah (KW) 9 NII (NII memiliki 10 KW, sedangkan KW 9 beroperasi di Jabodetabek). Forum ini didirikan oleh sejumlah mantan anggota NII.

Sukanto menegaskan, setiap anggota NII diwajibkan merekrut sejumlah orang setiap bulannya. Belum lagi target uang yang harus disetor setiap anggota kepada masing-masing kepala desa. Berapa jumlahnya, bervariasi.

"Karena ketatnya target orang dan uang yang harus disetor, maka para anggota itu harus bolos kerja dan kuliahnya. Jadi ya kehidupan dia jadi berantakan dan mereka seakan tidak menyadari itu," kata pria yang pernah menjabat sebagai salah satu camat di NII ini. Sekadar diketahui, NII memiliki struktur seperti negara yang memiliki jabatan ketua RT, lurah, camat, hingga presiden.

Sukanto mengatakan, karena tekanan 'jihad' palsu  ini, banyak anggota yang sebenarnya merasa tidak kuat. Namun mereka seperti tidak memiliki keberanian untuk meninggalkan komunitas atau jaringan tersebut. Bahkan ada yang mengaku ada saudaranya yang anggota TNI agar ia bisa lepas dari teror dan kejaran anggota NII KX IX yang lain.

Seorang mahasiswa sahabat jurnalis voa-islam bahkan sempat meninggalkan kuliahnya karena dipaksa menjadi seorang pengemis di lampu merah demi mengumpulkan uang untuk disetorkan kepada NII kW IX ini, namun Allah menyelamatkannya dan mampu melepaskan diri dari jerat sesat NII KX IX ini. Menurut penturuan beliau, uang yang terkumpul dicurigai mengarah kepada pesantren Az Zaitun di Indramayu yang memang terkenal kontroversial dan dekat dengan mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono.

"Mereka itu setiap hari harus lapor kepada atasannya, kalau sampai sehari saja tidak, mereka akan dicari. Ke mana pun, sampai ketemu," katanya.

MUI sendiri telah merilis sikapnya terkait NII, selengkapnya baca disini. Penyimpangan terjadi ketika masa pimpinan Abu Toto alias alias Abu Toto Syekh Panjigumilang (yang juga Syekh Ma’had Al-Zaitun, Desa Gantar, Indramayu, Jawa Barat). Gerakan ini mencari mangsa dengan jalan setiap jamaah diwajibkan mencari satu orang tiap harinya untuk dibawa tilawah. Lalu diarahkan agar hijrah dan berbaiat sebagai anggota NII. Karena dengan baiat maka seseorang terhapus dari dosa masa lalu, tersucikan diri, dan menjadi ahli surga. Untuk itu peserta ini harus mengeluarkan shadaqah hijrah yang besarnya tergantung dosa yang dilakukan. Anggota NII di Jakarta saja, saat ini diperkirakan 120.000 orang yang aktif.

Foto Abu TOTO

Ia mengubah beberapa ketetapan-ketetapan Komandemen yang termuat dalam kitab PDB (Pedoman Dharma Bakti) seperti menggantikan makna fai’ dan ghanimah yang tadinya bermakna harta rampasan dari musuh ketika terjadi peperangan (fisik), tetapi oleh Abu Toto diartikan sama saja, baik perang fisik maupun tidak. Artinya, harta orang selain NII boleh dirampas dan dianggap halal. Pemahaman ini tidak dicetuskan dalam bentuk ketetapan syura (musyawarah KW IX) dan juga tidak secara tertulis, namun didoktrinkan kepada jamaahnya. Sehingga jamaahnya banyak yang mencuri, merampok, dan menipu, namun menganggapnya sebagai ibadah, karena sudah diinstruksikan oleh ‘negara’.

Kesesatan NII KW IX juga terjadi dalam hal shalat, dalam Kitab Undang-undang Dasar NII diwajibkan shalat fardhu 5 waktu, namun perkembangannya, dengan pemahaman teori kondisi perang, maka shalat bisa dirapel. Artinya, dari mulai shalat zuhur sampai dengan shalat subuh dilakukan dalam satu waktu, masing-masing hanya satu rakaat. Ini doktrin Abu Toto dari tahun 2000-an.
Mengenai puasa, mereka mengamalkan hadits tentang mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka dengan cara, sudah terbit matahari pun masih boleh sahur, sedang jam 5 sore sudah boleh berbuka. Alasannya dalil hadits tersebut.

Kesesatan NII KW IX juga terjadi dalam hal shalat, dalam Kitab Undang-undang Dasar NII diwajibkan shalat fardhu 5 waktu, maka shalat bisa dirapel. Aneh

Bagi ada saudara atau kerabat anda yang masih terjerat mangsa dan teror NII KW IX ini segera laporkan kepada MUI, Depag atau aparat Kepolisian agar segera mendapat pertolongan dari jerat "Jihad Palsu" ala NII KW IX. Waspadalah. [desvant]

MUI Menerima Konsultasi & Advokasi :

(d5vn2/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Uyghur Vs Hantu Corona China

Uyghur Vs Hantu Corona China

Sabtu, 25 Jan 2020 21:20

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Sabtu, 25 Jan 2020 19:46

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Sabtu, 25 Jan 2020 18:13

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Sabtu, 25 Jan 2020 18:00

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

Sabtu, 25 Jan 2020 17:59

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

Sabtu, 25 Jan 2020 17:41

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 25 Jan 2020 17:04

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Sabtu, 25 Jan 2020 16:55

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Sabtu, 25 Jan 2020 16:49

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Sabtu, 25 Jan 2020 08:25

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

Sabtu, 25 Jan 2020 07:01

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Sabtu, 25 Jan 2020 06:49

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Sabtu, 25 Jan 2020 05:48

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Sabtu, 25 Jan 2020 00:26


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X