Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.562 views

Pedomani Al-Qur'an, Mulyadi Dinobatkan Keluarga Paling Sakinah Se-Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com) – Berkat memedomani ajaran Al-Qur'an, Mulyadi, pria asal Surabaya meraih predikat Keluarga Paling Sakinah Senusantara oleh Menteri Agama RI.

Suasana di hall Bhirawa Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, riuh ketika nama Mulyadi Nitisusastro, 68, dan Tien Partini, 61, diumumkan menjadi juara pertama keluarga sakinah. Sejoli yang sudah 43 tahun menjadi suami-istri itu pun terus menebar senyum ketika berjalan menuju panggung kecil di depan ratusan hadirin.

Mereka berdua menerima piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp 4 juta. Hadiah-hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Setelah menerima hadiah, kontestan lain yang mewakili berbagai provinsi di Indonesia memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua.

Mulyadi-Tien merupakan kontestan keluarga sakinah. Mereka lolos seleksi di tingkat Kecamatan Pituruh, tembus ke Kabupaten Purworejo, hingga mewakili Provinsi Jawa Tengah. “Alhamdulillah. Padahal, awalnya saya menolak ketika hendak didaftarkan pak lurah,” ungkap Mulyadi yang ditemui setelah penganugerahan, Rabu sore (17/8/2011).

Di antara para hadirin, hadir tiga di antara empat anak Mulyadi. Yakni Elfa Rakhmawati, 38 (anak kedua); Johan Abdurrachman, 34 (anak ketiga); dan Rakhmat Arifandi, 30 (bungsu). Si sulung Firman Bachtiar, 41, sejatinya ikut namun harus segera meninggalkan acara karena bersiap pergi umrah.

Penganugerahan penghargaan kemarin menjadi puncak rangkaian acara yang diadakan Kemenag. Sejak Sabtu (13/8), mereka diasramakan di Hotel Bidakara untuk menjalani berbagai tes dan wawancara.

Ujian untuk memilih keluarga sakinah se-Indonesia itu diawali dengan tes tulis untuk masing-masing pasangan. Yakni, mulai ujian pengetahuan umum hingga peraturan perundang-undangan. “Sampai-sampai, ujian P4 (pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila, Red) juga ada,” ujar Tien lantas terkekeh.

Ahad (14/8) dan Senin (15/8) mereka menjalani tes wawancara. Masing-masing pasangan dihadapkan pada empat juri. Pada Selasa (16/8) dan Rabu (17/8), acara lebih banyak seremonial. Selasa (16/8) mereka hadir di gedung DPR/MPR untuk mendengarkan pidato kenegaraan dan pengantar nota keuangan. Kemarin (17/8) mereka sempat ikut upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Yang paling berat adalah Ahad dan Senin. Sebab, mereka harus meladeni banyak pertanyaan dewan juri. Yakni, tentang cara mengelola keluarga. Mulyadi menjawab pertanyaan itu dengan enteng. “Pedoman saya ada semua dalam Al-Qur’an,” tegas dosen pascasarjana STIE Perbanas Jakarta dan direktur Politeknik Sawunggalih Aji, Purworejo, Jawa Tengah itu.

Mulyadi mengungkapkan, dirinya memegang betul surat An-Nisa’ ayat 8 yang memerintahkan agar tidak meninggalkan keluarga dalam keadaan lemah. Karena itu, dia berupaya keras agar anak-anaknya bisa mentas. Mereka harus berpendidikan dan mandiri secara finansial. “Saya juga harus menjaga keluarga dari api neraka seperti yang disebutkan dalam Surat At Tahrim ayat 6,” jelasnya.

Karena itu, kakek delapan cucu tersebut menerapkan disiplin yang tinggi terhadap anak-anaknya. Terutama soal agama dan pendidikan. Salah satu aturan yang sangat ketat bagi anak-anaknya adalah dilarang keluar setelah salat Magrib. Mereka harus berada di rumah dan belajar sampai pukul 21.30. Meski mengantuk, belajar harus berjalan terus.

“Saya ingat, waktu mengeluh ngantuk, sama bapak disuruh cuci muka, terus lanjut belajar. Padahal, pengen tidur,” kata Elfa Rakhmawati, satu-satunya anak perempuan dalam keluarga.

Seluruh anak juga dilarang pulang lebih dari pukul 24.00. Kalau lewat jam malam, mau tidak mau, mereka harus tidur di teras atau garasi bersama nyamuk. “Pagi-pagi bapak baru bukain pintu. Tapi, dimarahi dulu, baru bisa masuk rumah. Padahal, badan sudah bentol-bentol,” ujar si bungsu Rakhmat Arifandi. “Dia ini yang termasuk sering,” timpal Johan Abdurrahman menunjuk Rakhmat lantas tergelak.

Dalam mendidik anak-anaknya, Mulyadi juga mendorong agar mereka menjadi pemimpin. Setiap salat, anak-anak lelaki bergiliran menjadi imam salat. Kendati makmumnya adalah kakak, ibu, bahkan sang ayah, mau tidak mau mereka harus bisa.

“Dulu, Johan ini waktu jadi imam, surat yang dibaca kalau tidak qulhu (surat Al-Ikhlas, Red), ya inna a”toina (surat Al Kautsar, Red),” kata Mulyadi lantas tergelak. Johan pun meringis. “Tapi, nggak apa-apa. Namanya belajar. Kita biarkan dulu mereka,” imbuh Mulyadi.

Keluarga Mulyadi juga terbiasa merayakan ulang tahun. Namun, perayaan itu hanya dilakukan khusus di internal keluarga. Tien bertugas membuat nasi kuning dan Mulyadi memimpin doa bersama. Kebiasaan tersebut terus berlangsung dan bisa membuat keluarga kompak.

Mulyadi yang asal Surabaya itu mengungkapkan, sebagai kepala keluarga, dirinya harus menjadi teladan sekaligus idola. Dia harus memberikan contoh sekaligus dekat dengan anak-anaknya. “Saya harus jadi hero bagi mereka,” tegasnya.

Setiap memarahi anak-anaknya, Mulyadi berusaha tidak melakukannya di depan orang lain. Saat tamu sudah pulang, baru dia mengingatkan anak-anaknya agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Begitu juga ketika ada masalah dengan Tien. “Jangan sampai saya sama istri cekcok di depan anak-anak. Harus dijaga betul,” ujarnya.

Saat ini, Mulyadi sudah tenang. Pendidikan yang disiplin bagi anak-anaknya mulai membuahkan hasil. Semua putra-putrinya minimal berpendidikan sarjana strata satu. Beberapa di antaranya strata dua. Seluruh anaknya sudah pergi haji pada usia yang cukup muda. Bahkan, Elfa berhaji saat baru berusia 20 tahun. Elfa berhaji bersama paman dan tantenya karena Mulyadi tidak bisa menemani.

Seluruh anak Mulyadi-Tien kini tinggal di Jakarta. Si sulung Firman mendirikan perusahaan penyedia alat peraga pendidikan diikuti Johan yang mengurusi bagian keuangan. Si bungsu berwirausaha, sedangkan Elfa mengurusi perusahaan radio milik keluarga.

Mulyadi dan Tien memang keluarga yang sangat kreatif. Kendati hanya lulusan SMA, Tien bahkan mendirikan Politeknik Sawunggalih dan memimpin sebuah yayasan. Dia juga mendirikan perusahaan penyiaran PT Radio Fortuna di Purworejo. Radio yang awalnya hanya untuk komunitas itu kini menjadi radio komersial dan mengudara via gelombang FM. “Kadang-kadang, saya menjadi penyiarnya,” ungkap Mulyadi lantas tersenyum.

Saat ini, anak-anak Mulyadi sudah berkeluarga sendiri-sendiri. Masing-masing memiliki dua anak. Mulyadi mendorong mereka agar mendidik anak-anaknya sendiri, tidak dilimpahkan kepada dirinya. Sebab, mereka sudah memiliki kehidupan dan tanggung jawab sendiri. “Tapi, tidak berarti kita tak dekat dengan cucu. Dekat iya, tapi mereka tetap harus bertanggung jawab,” jelasnya.

Kendati orang tua lebih sering di Purworejo, mereka tidak pernah sulit berkomunikasi. Sebab, hampir seluruh anggota keluarga memiliki BlackBerry. Bahkan, hingga cucu pun dibekali gadget asal Kanada itu untuk berkomunikasi. Mereka juga membikin grup di BlackBerry khusus anggota keluarga. Namanya the Mulyadi. Di situ, kakek, nenek, maupun cucu boleh curhat. Ingin mengadu saat dimarahi orang tua juga bisa.

Para cucu yang ceriwis biasanya menggunakan grup itu untuk berbincang akrab dengan kakek dan nenek. Pernah, saat salah seorang cucu hendak disuntik, dia meminta kakek dan nenek mendoakan. “Mungkin karena takut disuntik, dia bilang minta doanya embah dan embah putri,” ungkap Tien. [taz/jpn]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Senin, 30 Jan 2023 05:30

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Ahad, 29 Jan 2023 22:09

Nama-Nama Bulan Rajab

Nama-Nama Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 21:07

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Ahad, 29 Jan 2023 20:34

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Ahad, 29 Jan 2023 20:30

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 20:10

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Ahad, 29 Jan 2023 13:34

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41


MUI

Must Read!
X