Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Zainal Muttaqin (Eks Pemred Sabili): Media Islam Bukan Milik Kelompok

Jakarta (voa-islam) - Saat dijumpai voa-islam dalam acara Halal Bi Halal dan Silaturahim dengan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) di Bekasi, praktisi media Islam, Zaenal Muttaqin, yang juga mantan Pemimpin Redaksi (Pemred) Majalah Sabili, bicara banyak soal masa depan media Islam dan nasib majalah Sabili yang telah mendekati ajalnya itu.

Bicara prospek media Islam ke depan, menurut Zaenal Muttaqin, masih sangat bagus dan berpeluang besar. Terlebih, dalam 20 tahun terakhir ini, perkembangan dakwah Islam sangat luar biasa. Hal itu ditandai dengan bermunculannya kelompok-kelompok pergerakan Islam, dimana anak muda Islam tumbuh sangat baik. Namun, secara intelektual belum didukung sepenuhnya oleh pertumbuhan media yang ada.

“Yang menjadi problem, adalah bagaimana menangkap konten yang cocok, lalu how to manaje.  Harus diakui, media Islam selama ini selalu terbentur dua hal, yakni:  gagal memberi konten yang cocok dengan kebutuhan masyarakat yang tumbuh. Kalau pun ketemu kontennya, manajemennya  tidak dikelola secara baik,” ujarnya.

Zaenal Muttaqin memberi contoh, terutama dari aspek isi. Acapkali, ketika kita memberi penghargaan pada tokoh senior atau pun seorang kiai yang punya nama besar untuk menulis di media Islam tertertu, tidak ada yang berani memeriksa atau mengedit tulisannya. Padahal, untuk memberikan yang terbaik bagi pembaca, seharusnya diperlakukan sama. Siapa pun dia, baik seorang tokoh yang punya nama besar maupun tidak, harus mengacu pada kriteria yang ada, melalui proses edit sebuah naskah tulisan.

Juga sering terjadi, tim redaksi dari level atas sampai bawah, ketika selesai menulis, tidak melalui tahap lolos seleksi. Dengan kata lain, kurang mengacu pada total quality control. Harusnya itu menjadi acuan. Karena itu yang tampil di media, baik di media cetak, elektronik, maupun website harus yang terbaik, dan hasil dari proses yang sangat panjang, yang mengedepankan mutu. Jangan monoton.

Media Islam Bukan Faksionisme

Bagaimana pun Sabili, pernah membuat sejarah sebagai media islam yang bisa mengalahkan media umum. “Ketika Sabili saya pegang, media ini harus mewakili dan memenuhi kebutuhan umat. Media Islam tidak boleh menjadi faksionisme atau kelompok. Perkara pengelolanya masuk kelompok atau lembaga tertentu, itu urusannya. Tapi kalau sudah tampil di media, kita harus memposisikan media itu sebagai media milik umat. Ini yang saya jaga betul,” tandas Zaenal.

Media Islam sebagai media dakwah seyogianya menjadi wadah, tempat semua orang berkumpul untuk islah. Semua pendukung tauhid, pembela Islam, mereka yang ingin tegaknya kejayaan Islam, adalah saudara kita. Siapapun mereka, apapun partai dan latar belakangnya.

“Ketika media menjadi faksionisme atau kelompok, selesai sudah. Itulah yang terjadi pada Sabili.  Sangat disayangkan, setelah saya tidak lagi memimpin Sabili, media ini dibawa-bawa ke partai tertentu, lalu menjadi pendukung Qaddafi. Sehingga, pembaca menjadi bertanya-tanya, kenapa dan untuk apa.”

Lebih lanjut, Zaenal Muttaqin menegaskan, sebuah media itu tidak boleh menunjukkan keberpihakan pada kelompok tertentu secara vulgar. Seharusnya media Islam berpihak  pada nilai, bukan pada kelompok atau perorangan.  Siapapun orangnya, kalau benar, harus dibela. Sedangkan, teman, kalau salah, harus kita koreksi. (Destin)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Paket Umroh Ramadhan bersama Rabbani Tour

Mulai dari $1.650 paket umroh reguler. Paket Umroh Ramadhan (awal, Nuzululul Quran, dan Idul Fitri). Tersedia juga Umroh Plus Eropa, Cairo Mesir, Turki, Al-Aqsa, dan Dubai.
http://www.rabbanitour.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X