Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.128 views

Muslim Ambon Trauma, Perusuh Salibis 9/11 Memakai Bom dan Senjata Api

AMBON (voa-islam.com) – Dua pekan lebih pasca insiden 9/11 yang menghanguskan masjid dan ratusan rumah warga Muslim, pengungsi Muslim Ambon masih trauma. Pasalnya, dalam kerusuhan yang menewaskan beberapa pemuda Muslim itu, perusuh Kristen mendominasi bentrokan dengan bom dan persenjataan yang lengkap.

Selain tidak adanya jaminan keamanan dari pemerintah, salah satu alasan warga Muslim tetap bertahan di pengungsian adalah trauma terhadap keberingasan perusuh Kristen dengan persiapan perang yang lengkap bom dan senjata api yang lengkap dalam insiden 9/11.

Di temui di pengungsian, Ibu Sunni, nama alias, salah seorang warga yang menjadi saksi mata dalam insiden berdarah 9/11 menuturkan bahwa bentrok antara perusuh Kristen dengan pihak Islam sangat tidak imbang, baik dalam jumlah maupun persenjataan. Meski menyebut banyak korban dari pihak Islam, ibu berusia 40 tahun ini tidak bisa memastikan berapa jumlah pasti korban. “Katong seng bisa bilang berapa yang meninggal karena katong seng tahu. Katong mau bilang lagi nanti kalau begini jadi fitnah, seng mau cari masalah kan,” ujarnya kepada voa-islam.com, Ahad lalu.

Pihak Islam, tutur Sunni, sama sekali tidak ada persiapan dalam bentrok 9/11 itu. Berbeda dengan pihak Kristen yang sudah siap tempur dengan senjata api. Akibatnya, banyak pemuda Muslim yang tertembak dalam bentrok 9/11.

“Anak-anak banyak yang ditembak senapan. Katong ni seng, tanpa persiapan. Kalau di sana barangkali ada persiapan, karena katong ketemu anak-anak banyak kena senapan termasuk beta punya anak laki-laki. Beta punya anak laki-laki kena di sini (sambil menunjuk ke kaki, red). Kepalanya kena batu. Bayangkan begitu jauhnya dorang itu kok bisa sampai di Telkom batunya itu,” kenangnya.

Trauma warga Muslim terhadap bom dan senjata api pihak Kristen itu bukan isapan jempol. Berdasarkan data resmi yang diperoleh wartawan voa-islam.com dari Rumah Sakit Umum Al-Fatah Ambon, beberapa korban dari pihak Muslim meninggal akibat bom dan peluru senjata api.

Dalam daftar Nama Pasien-Pasien Korban Bencana Konflik yang meninggal di RSU Al-Fatah Ambon tanggal 11 September 2011, terpampang dua di antaranya meninggal karena bom dan peluru senjata api.

Ismail Samal (20), warga Batu Merah tercatat meninggal dengan diagnosa: “Robek daerah abdomen karena bom sampai kena isi abdomen.”

Sedangkan Sahroni Ely (20), warga Asilulu, tercatat meninggal dengan diagnosa: “Luka peluru dari dagu tembus belakang kepala, kena otak.”

Selain dari korban meninggal, RSU Al-Fatah juga mencatat puluhan korban luka baik luka parah maupun luka ringan akibat senjata api. Berikut nama-nama korban luka akibat peluru senjata api:

1. Yamin (29), warga Suabali, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak tembus perut, dioperasi tanggal 12/9/2011.”

2. Irfan Talakua (29), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak tembus pada paha di kemaluan.”

3. Abdul Saban (25), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Tembakan peluru di daerah perut.”

4. Agil (23), warga Parigi Lima, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak peluru di bahu, dioperasi tanggal 15/9/2011.”

5. Syarifuddin Samal, warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembakan cis bagian abdomen belakang, peluru masih ada dan perlu operasi lanjut ke Surabaya atau Jakarta.”

6. Akbar Sila (30), warga Belakang Mesjid, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di kepala bagian kiri.”

7. Abdullah Malawat (45), warga Mamala, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di kepala bagian kiri.”

8. Kadri (24), warga Wara Air Kuning, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian perut.”

9. Fahri Hamdani (18), warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di perut.”

10. Naju Z, warga Silale, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di dada kiri.”

11. Asrul Tianotak (24), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di pantat serta luka robek pada tumit dan kaki.”

12. Safa Mustaga (35), warga Soabali, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembakan pada perut bagian kiri dan luka lempar di pelipis kanan.”

13. Nasrun Ohorella (34), warga Waringi, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di perut kanan.”

14. Al (17), warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di perut dan luka lempar di kaki kiri.”

15. Muhammad Saleh (39), warga Galunggung, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di dahi.”

16. Ito Rahman (42), warga PERMI, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka robek bagian dahi dan luka tembak di kaki.”

17. Abu Lutfi (31), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di paha kanan atas.”

18. Muhammad Mapi (50), warga Kebun Cengkeh, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian belakang.”

19. Madi (30), warga Talake, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian belakang/punggung.”

20. Ahmad (18), warga Waihong, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan kanan bagian atas.”

21. Abdul Rahman (23), warga Waihong, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian belakang bawah.”

22. Akil (23), warga Perigi Lima, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan kanan atas.”

23. Ramli Kun (26), warga Hitu Lima, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan kanan.”

24. Abdul R. Rumalean (23), warga Perigi Lima, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di jari tengah tangan kiri.”

25. Akbar (21), warga Kebun Cengkeh, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di perut.”

26. Said Hasan Al-Hamid, warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak pada tangan kiri.”

27. Fadli, warga Talake, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan kanan/peluru masih ada.”

28. Ari Manuputty, warga STAIN, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak pada kaki kanan.”

29. Rudi, warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak pada kaki kiri.”

Tono  (23), warga Aspol Perigi Lima, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian punggung.”

30. Barraq (24), warga Ponegoro, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di kaki.”

31. Rahmat Hidayat (24), warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di kaki bagian kanan.”

32. Hermanto (26), warga Waihong, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di bagian punggung.”

33. Dier (25), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di paha.”

34. Rusdi Patty (35), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di kaki.”

35. Ode Darwan (24), warga Namlea, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan kanan.”

36. Hawalin (45), warga Waringin, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak di tangan.”

37. Abdullah Rumodar (48), warga Batu Merah, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak senjata cis di bagian leher.”

38. Naju (23), warga Silale, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka pada dada dekat leher akibat tembakan senjat cis.”

39. Gadri (24), warga Lorong Arab, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Tembakan cis dari perut.”

40. Alkandi Sulaiman (16), warga Waihong, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak senjata cis pada tangan kanan.”

41. Achmad Latuconsina (24), warga Silale, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak senjata cis di tangan kanan.”

42. Ridwan Rumalean (26), warga Batu Merah Dalam, rawat jalan di RSU Al-Fatah dengan diagnosa: “Luka tembak senjata cis di bagian belakang.” [taz/ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X