Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.743 views

Klaim Rusuh Ambon Dipicu Berita Bohong, Komnas HAM Berbohong?

AMBON voa-islam.com) – Pernyataan Ketua Komnas HAM yang menyatakan kerusuhan Ambon dipicu oleh berita bohong tentang kematian tukang ojek muslim Darmin Saiman, sangat disayangkan oleh warga Ambon.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengklaim kerusuhan Ambon 9/11 yang menewaskan 7 orang serta pembakaran masjid dan ratusan rumah Muslim di Ambon, dipicu oleh provokasi bernuansa SARA.

“Our preliminary findings show that the riot might have erupted due to provocation by certain parties,” kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim seperti dikutip The Jakarta Post, Selasa (20/9/2011). (Temuan awal kami menunjukkan bahwa kerusuhan pecah karena provokasi oleh pihak-pihak tertentu).

Provokasi yang dimaksud Ifdhal adalah kabar bohong tentang pembunuhan tukang ojek Muslim Darmin Saimin Gunung Nona, kampung Kristen. Kematian Darmin, jelas Ifdhal, bukan dibunuh, melainkan terluka parah akibat kecelakaan di jalan.

 “The rumor was false, as we have interviewed the forensic doctor who conducted the autopsy on the ojek driver’s body. The doctor told us he confirmed that the man had been killed due to severe injuries he had suffered during a road accident, but there were no indications of torture,” kata Ifdhal kepada The Jakarta Post dalam berita bertajuk “SMS Hoax May Have Started The Fatal Fray.” (Rumor itu palsu, karena kami telah mewawancarai dokter forensik yang melakukan otopsi pada tubuh pengemudi ojek itu. Dokter forensik menegaskan bahwa pria itu telah tewas akibat luka parah ia menderita selama kecelakaan di jalan, dan tidak ada indikasi penyiksaan).

Pernyataan Ketua Komnas HAM itu dinilai sebagai kebohongan oleh warga Muslim Ambon. Ahmad Latuconsina, nama alias, warga Kampung Waringin yang mengenal betul sosok Darmin Saiman, membantahnya dengan memaparkan fakta-fakta bahwa Darmin betul-betul tewas di bunuh di kampung Kristen basis RMS.

“Komentar Komnas HAM itu hanya untuk meredam gejolak masyarakat Muslim. Padahal faktanya tidak seperti itu. Kami warga di sini berani memastikan bahwa Saudara Darmin itu memang mati dibunuh. Di belakangnya (punggung, red) ada luka tusuk, ada foto-foto lengkap. Bajunya juga ada belas tusukan,” paparnya kepada voa-islam.com, Kamis (22/9/2011). “Terus sekujur badannya biru-biru lebam. Kalau memang dia kecelakaan murni, mana ada lebam-lebam seperti itu?” tambahnya.

Badan lebab dan ada bekas luka tusuk di punggung Darmin Saimin. Jika ia tewas kecelakaan atau menabrak pohon seperti kata media, mungkinkah pohon bisa melakukan penusukan?

Latuconsina juga pernyataan Komnas HAM yang dinilai tidak netral dan subjektif. Ia mengimbau agar Komnas HAM bijak dan mau mengungkapkan fakta-fakta yang sebenarnya, untuk menciptakan perdamaian di Ambon. “Jangan seperti itulah Komnas HAM. Mereka harus berdiri di tengah. Kalau salah ya bilang aja salah. Masyarakat ini kan nggak pingin sesuatu yang busuk itu ditutup-tutupi terus. Dari tahun 1999 sampai 2011 ini mana ada kejadian sebenarnya yang diungkap? Makanya perdamaian yang terjadi ya hanya perdamaian yang semu saja, karena kejadian yang sebenarnya tidak pernah diungkap,” jelas tokoh pemuda Waringin yang turut mengungsi karena rumahnya di Kampung Waringin ludes dibakar dalam insiden 9/11 itu.

Dua kaos dalam Darmin yang berwarna putih berubah jadi merah karena mandi darah. Perhatikan, ada lubang bekas tusukan benda tajam di kedua kaos itu.
Latuconsina menilai, dibalik klaim keliru soal penyebab kematian Darmin Saiman itu sebagai upaya lari dari tanggungjawab.

 

“Mereka lari dari tanggungjawab dengan menyatakan Darmin murni kecelakaan. Karena kalau Darmin dinyatakan dibunuh, maka aparat keamanan harus mencari pelaku pembunuhnya,” jelasnya. “ Mencari pembunuhnya di Gunung Nona atau Kuda Mati kan susah. Basisnya RMS itu,” pungkasnya.

Baju luar Darmin berwarna hitam inipun penuh darah. Terlihat ada bekas tusukan benda tajam. Berarti ada orang yang menusuk yang mengakibatkan tewasnya Darmin.

Kontroversi penyebab kematian tukang ojek Muslim Darmin Saiman ini mencuat sejak awal pecahnya insiden Ambon 9/11.

Sebagaimana diberitakan voa sebelumnya, umat Islam meragukan rilis pihak kepolisian yang menyatakan bahwa pemicu kerusuhan di Ambon adalah kematian seorang tukang ojek Muslim akibat kecelakaan.

Kaos putih Darmin yang berubah jadi merah bersimbah darah, dan adanya lubang bekas tusukan. Masihkah media mengklaim Darmin tewas kecelakaan?

FUI secara terang-terangan meragukan keterangan aparat Kepolisian yang menyatakan bahwa pemicu bentrokan itu adalah peristiwa kecelakaan tunggal Darmin Saiman, seorang tukang ojek Muslim. Menurut Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath, keraguan itu juga dirasakan oleh keluarga almarhum Darmin Saiman di Ambon. (baca: Inilah Bukti Tukang Ojek Muslim di Ambon itu Dibunuh, Bukan Kecelakaan!!)

Senada itu, MER-C Indonesia (Medical Emergency Rescue Committee). Menurut Ketua Presidium MER-C Joserizal Jurnalis SpOT, banyak fakta dan kejanggalan dalam keterangan yang disampaikan polisi. Yang paling janggal adalah kondisi kepala almarhum Darmin Saiman yang pecah, sementara helmnya masih utuh. Selain itu, ada luka tusuk di punggung semakin memperkuat dugaan bahwa tukang ojek Muslim itu bukan meninggal karena kecelakaan, tapi dibunuh dengan sengaja.

Karena itu, Joserizal mendesak pihak kepolisian agar melakukan otopsi ulang dan menjelaskan kepada publik dan media dengan sejujur-jujurnya, tentang apa yang sesungguhnya terjadi. [taz/ahmed widad]

KLIK DISINI!! Untuk melihat Gallery foto kondisi kampung Muslim Ambon Pasca Penyerangan 9/11.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X