Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.064 views

Sinansari Ecip: Media Islam Bukan Provokator, Tapi sebagai Penyeimbang

JAKARTA (voa-islam) – Ketua Komisi bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI) S.Sinansari Encip menyesalkan, adanya ketidakseimbangan informasi oleh media massa dalam memberitakan sesuatu yang menyangkut kepentingan umat Islam. Sebagai contoh, tewasnya tukang ojek di Ambon, tidak pernah diungkap oleh media, apakah murni kecelakaan atau dibunuh. Padahal ini harus diungkap secara jelas. Inilah yang menyebabkan umat Islam diperlakukan tidak adil untuk mendapatkan informasi secara utuh dan benar.

Pemberitaan di Ambon kurang mendapat perhatian. Jika dikatakan kondusif, tentu harus sesuai dengan faktanya. Jangan malah membiarkan api dalam sekam. “Yang saya dengar, umat Islam di Ambon kurang puas dengan follow up perjanjian Malino,” kata Sinansari kepada voa-islam usai menerima laporan Forum Umat Islam (FUI) terkait kerusuhan di Ambon.

Dalam jurnalistik, wartawan senior itu melihat ada dualisme, antara fakta yang harus diberitakan dengan yang fakta yang tak perlu diberitakan. “Memang tidak semua fakta layak diberitakan, pertimbangannya apakah situasinya bisa memanas atau tidak. Keberpihakan sebuah media itu juga harus sesuai kenyataan. Tapi sebaiknya, jangan memberitakan sepihak saja, seharusnya berimbang.”

Ketika ditanya, apakah media massa itu bisa dikatakan berbohong, jika ada fakta yang sesungguhnya terjadi, namun justru tidak diberitakan? Dikatakan Sinansari Encip yang juga mantan Pemimpin Redaksi Majalah Panjimas, bahwa tidak mengatakan semua apa yang terjadi, tidak bisa dikatakan sebagai kebohongan, selama ada alasan dan pertimbangan yang masuk akal. Kecuali ada peristiwa A lalu dikatakan B, itu baru bohong.

“Disaat genting,  keputusan dimuat atau tidaknya berita, ada di tingkat pimpinan, dalam hal ini pemimpi redaksi. Pemred tentu punya tanggung jawab sosial, sehingga ada pertimbangan tertentu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, “ tandasnya.

Yang jelas, seorang reporter wajib menulis dan menyampaikan semua fakta yang terjadi di lapangan. Lalu  keputusan dimuat atau tidaknya berita, merupakan wewenang  redaktur ataupun Pemred. Biasanya hal itu kembali pada kepentingan media yang bersangkutan. 

Kenapa berita tidak berimbang? “Itu disebabkan, sang reporternya tidak tahu, atau memang ada kepentingan tertentu. Untuk kasus Ambon, polemik apakah tukang ojek yang tewas itu dikarenakan kecelakaan murni atau dibunuh, maka media atau jurnalis harus mengungkap apa yang sesungguhnya terjadi. Masyarakat berhak mendapatkan informasi secara benar, tak perlu ditutup-tutupi, sehingga tidak meruncingkan masalah. Kasus ini harus diperjelas. Itu termasuk fakta yang perlu perlu dipublikasikan kepada  khalayak.”

Ketika media umum tidak memberitakan secara seimbang, terutama yang menyangkut kepentingan umat Islam, maka media Islam seyogianya tampil sebagai penyeimbang. “Media Islam tentu punya misinya sendiri untuk membela kepentingan umat Islam. Karena itu, media Islam harus berpihak pada sesuatu kebenaran yang bermutu, tidak ngawur, tidak kasar, dan tidak mencampurkan opini dalam pemberitaan.”

Media nasional seperti Tempo atau Kompas misalnya, mereka mengklaim sebagai media yang independen, tapi kenyataannya, pada peristiwa-peristiwa tertentu justru tidak berimbang. Kalau pun dimuat, sekedar menempatkan halaman yang tidak strategis. Tidak dijadikan headline, juga tidak dijadikan Tajuk Rencana sebagai bentuk pembelaan resmi dari media yang bersangkutan.  Bahkan Harian Republika yang katanya corong umat Islam, belum sepenuhnya maksimal. (desastian)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Senin, 21 Oct 2019 14:00

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

Senin, 21 Oct 2019 12:45

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Senin, 21 Oct 2019 10:19

Militer AS Pindahkan Ratusan Tahanan Islamic State dari Suriah Timur Laut ke Penjara di Irak

Militer AS Pindahkan Ratusan Tahanan Islamic State dari Suriah Timur Laut ke Penjara di Irak

Senin, 21 Oct 2019 09:45

Relawan Kecewa Jokowi Berkoalisi dengan Gerindra

Relawan Kecewa Jokowi Berkoalisi dengan Gerindra

Senin, 21 Oct 2019 08:57

LPPOM MUI Terakreditasi ESMA Mudahkan Ekspor ke Timur Tengah

LPPOM MUI Terakreditasi ESMA Mudahkan Ekspor ke Timur Tengah

Senin, 21 Oct 2019 02:45

Terpapar Radikalisme Versus Terpapar 'Abu Janda'

Terpapar Radikalisme Versus Terpapar 'Abu Janda'

Ahad, 20 Oct 2019 23:19

100 NGO dari 40 Negara Kumpul di Istanbul Bahas Krisis Kemanusiaan NNegara Muslim

100 NGO dari 40 Negara Kumpul di Istanbul Bahas Krisis Kemanusiaan NNegara Muslim

Ahad, 20 Oct 2019 21:09

Bangladesh Klaim Pengungsi Rohingya Setuju Direlokasi ke Pulau di Teluk Benggala

Bangladesh Klaim Pengungsi Rohingya Setuju Direlokasi ke Pulau di Teluk Benggala

Ahad, 20 Oct 2019 21:00

Aa Gym Berpesan untuk Jokowi-Ma'ruf: Dekatlah dan Berlaku Adilah kepada Semua Masyarakat

Aa Gym Berpesan untuk Jokowi-Ma'ruf: Dekatlah dan Berlaku Adilah kepada Semua Masyarakat

Ahad, 20 Oct 2019 20:18

Penunjang Keilmuan Auditor Syariah

Penunjang Keilmuan Auditor Syariah

Ahad, 20 Oct 2019 20:10

Teori Abu Zahara dan Praktik Audit Lembaga Keuangan Islam

Teori Abu Zahara dan Praktik Audit Lembaga Keuangan Islam

Ahad, 20 Oct 2019 19:58

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Ahad, 20 Oct 2019 19:42

Menangani Cross Hijaber

Menangani Cross Hijaber

Ahad, 20 Oct 2019 19:16

PKK Biayai Kejahatan di Turki dengan Uang yang Didapat dari Aktivitas Ilegal di Eropa

PKK Biayai Kejahatan di Turki dengan Uang yang Didapat dari Aktivitas Ilegal di Eropa

Ahad, 20 Oct 2019 19:15

Panggung Politik Ala Artis

Panggung Politik Ala Artis

Ahad, 20 Oct 2019 18:19

India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak dengan Mortir dan Senapan Serbu di Kashmir

India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak dengan Mortir dan Senapan Serbu di Kashmir

Ahad, 20 Oct 2019 18:15

Pentagon: Semua Pasukan AS yang Ditarik dari Timur Laut Suriah Akan Pindah ke Irak Barat

Pentagon: Semua Pasukan AS yang Ditarik dari Timur Laut Suriah Akan Pindah ke Irak Barat

Ahad, 20 Oct 2019 17:15

PKS: Banyak Janji Periode Pertama Jokowi yang Belum Dituntaskan

PKS: Banyak Janji Periode Pertama Jokowi yang Belum Dituntaskan

Ahad, 20 Oct 2019 16:07

Al-Qassam Ingatkan Israel bahwa Tentara Mereka Masih (Ditahan) di Gaza

Al-Qassam Ingatkan Israel bahwa Tentara Mereka Masih (Ditahan) di Gaza

Ahad, 20 Oct 2019 14:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 18/10/2019 14:58

Optimisme Di Tengah Kesulitan