Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.578 views

Para Dai di Televisi Harus Melahirkan Pengikut, Bukan Penggemar

oleh Muhammad Afwan

Dai yang mengedepankan popularitas hanya akan melahirkan umat yang menjadikan dakwah sebagai tontonan, bukan tuntunan. Seorang dai harus ikhlas berjuang, meski sepi dari riuh rendah sanjung dan pujian. Cahaya dakwah tak boleh kalah oleh silau gemerlap keduniaan.

Suatu ketika, seorang mubaligh muda datang bersilaturrahim ke rumah Syaikh Ahmad Soorkati, pendiri organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyah. Sebagai seorang alim, Syaikh Soorkati diminta nasihatnya tentang perjuangan di jalan dakwah. Dengan bahasa yang sangat menyentuh, Soorkati mengatakan, “Jalan yang engkau pilih ya waladi (wahai anakku) adalah jalan kefakiran dan kepapaan…tapi agung, karena itu adalah jalan yang ditempuh para anbiya dan mursalin,”ujarnya lembut. 

Cerita tentang Syaikh Soorkati dan mubaligh muda di atas dikisahkan oleh KH Mohammad Isa Anshari, tokoh Masyumi yang dikenal piawai dalam berdakwah. Dalam buku “Mujahid Dakwah” yang ditulisnya, dai yang terkenal sebagai singa podium ini menulis, “Akidah Islamiyah yang kita jadikan pegangang hidup, kita serukan kepada manusia, kita bela dengan segala cara, kita perjuangkan dengan segala kepenuhan hati dan kesungguhan, tidak pernah menjanjikan kesenangan dunia…” tulis Isa Anshari.

Karena itu, Isa Anshari menegaskan, sebagai seorang Muslim, sebagai seorang dai, idealisme yang harus dikedepankan bukanlah materi dan kesenangan duniawi. Seorang mujahid dakwah, katanya, adalah seorang yang menyerahkan dirinya tanpa syarat kepada tegaknya kalimatullah. Isa Anshari mengatakan, seorang dai harus sadar bahwa tampilnya ia sebagai juru dakwah bukan karena sanjung dan pujian. Seorang dai harus mawas diri bahwa segala pujian adalah hak Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Puja dan puji kepada seorang dai adalah “racun berbisa” yang bisa merusak gerak dakwah dan menciptakan kultus individu. Dengan bahasa yang menggugah, ulama asal Maninjau, Sumatera Barat, itu menuturkan, “Dakwah bukanlah jalan yang mengantarkan kita kepada kesenangan hidup dan kemewahan dunia, tapi justru kesengsaraan badan yang akan menjadi nasib, yang akan menjadi bahagian diri sebagai tunangan dari keyakinan dan perjuangan. Tenaga badan terasa lemah, tetapi tenaga iman bertambah kuat, tegap, dan segar,” tuturnya.

Dalam buku “Fiqhud Dakwah” pendiri Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Allahyarham Mohammad Natsir mengatakan, kekuatan seorang dai bukan pada pesona pribadinya, tapi pada kekuatan dakwahnya, kekuatan dalam menyampaikan hujjah yang bisa diterima oleh akal sehat, dan daya panggilnya yang bisa menjemput jiwa dan rasa. Natsir menegaskan, jiwa seorang dai harus merdeka dari sifat ananiyah (egois pribadi) yang bisa menjerumuskan sang dai pada sikap takabbur, riya’ dan ujub.

 

“Dakwah bukanlah jalan yang mengantarkan kita kepada kesenangan hidup dan kemewahan dunia, tapi justru kesengsaraan badan yang akan menjadi nasib, yang akan menjadi bahagian diri sebagai tunangan dari keyakinan dan perjuangan. Tenaga badan terasa lemah, tetapi tenaga iman bertambah kuat, tegap, dan segar.”

 

Jika sikap takabbur sudah bersemayam dalam niat tempat bertolak, kata Natsir, maka akan muncul sikap hendak memenuhi selera orang banyak, yang ujungnya kembali pada selera “aku” pribadinya. Diantara bentuk sikap ananiyah yang bisa hinggap pada seorang dai adalah hubbul maal (cinta harta), hubbul jaah (cinta pangkat dan jabatan), ingin dilihat dan dipuji banyak orang. Semua itu, menurut Natsir, bersumber pada keinginan memperoleh balas jasa dalam arti lahir maupun batin. 

Natsir mengingatkan, “Di bawah kekuasaan hawa ananiyah ini seorang mubaligh mudah sekali melakukan bermacam-macam pantangan dakwah, seperti berteras keluar, menjual tampang, berpantang rujuk (kembali pada kebenaran), menghela surut, walaupun sudah nyata keliru fatwa. Kemudian tajammul, mencari muka dengan mendekatkan diri pada orang yang berkuasa. Kalau sudah begitu, seorang mubaligh akan kehilangan harga diri, yang menjadikan lidahnya kaku, jiwanya kecut,” kata Natsir.

Penerus Natsir, Ustadz Syuhada Bahri yang kini menjabat sebagai Ketua Umum DDII mengatakan, dai yang bisa melahirkan pengikut adalah dai yang memiliki ilmu. “Yang ia berikan ilmu. Tapi kalau yang melahirkan penggemar, ia hanya punya kemampuan entertaint. Ilmunya hanya diputar-putar di situ saja. Kalau yang lahir penggemar, jika dainya berbuat sesuatu yang tidak disetujui penggemarnya, maka dakwahnya akan bubar. Tapi kalau dai yang melahirkan pengikut tidak. Sebab ukurannya nilai, bukan orangnya,” terang dai yang mengalami asam garam dakwah di pedalaman terpencil ini.

Tokoh pergerakan internasional, Syaikh Fathi Yakan menyebutkan, diantara karakteristik dakwah dan dai yang harus diterapkan para kafilah dakwah adalah melakukan uzlah dalam pengertian maknawi, yaitu mengisolasi diri dari hawa nafsu duniawi dan sistem jahiliyah. Seorang dai, kata Fathi Yakan, adalah orang yang membawa prinsip-prinsip dakwah rabbaniyah, yaitu segala konsep, hukum, akhlak, tradisi, dan ide-ide yang bersumber dari dienullah dan risalah Rasul-Nya. Prinsip-prinsip ini tak boleh dikotori oleh kepentingan duniawi.

Sunatullah dakwah adalah penuh onak dan duri, bukan sanjung dan puji. “Berharap senang dalam berjuang…bagai merindukan rembulan di tengah siang,” begitu senandung nasyid mengalun merdu. Sunatullah dakwah juga dijalani oleh para Nabi dan Rasul. Habib Muhammad Rizieq Syihab, Ketua Umum Front Pembela Islam, mengatakan, “Jika perjuangan dakwah yang kita jalani selama ini lancar dan aman-aman saja, kita justru perlu bermuhasabah, jangan-jangan ada yang salah dalam dakwah kita.”

Berdakwah menegakkan kalimatullah adalah panggilan tugas dan perjuangan seorang Muslim. Karena itu, seorang dai harus siap berjuang di tengah sunyi senyap sanjung dan pujian. Allah Subahanahu wa Ta’ala berfirman, ”Beramallah kalian, dan Allah pasti akan melihat amalan kamu, dan Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada-Nya, yang Maha Tahu hal yang gaib dan yang nampak, dan Dia memberi tahu kamu apa yang telah kamu perbuat.” (At-Taubah:105).

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X