Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.794 views

Genocida dan Pemurtadan: Upaya Melenyapkan Identitas Islam Maluku‏

AMBON (voa-islam.com) – Upaya penghilangan identitas Islam dari jaziratul muluk (nama asli Maluku) oleh kaum salibis sudah berjalan ratusan tahun dari zaman penjajahan Portugis dan Belanda sampai zaman sekarang ini.

Berbagai usaha dilakukan oleh kaum salibis pendengki tersebut, dari upaya genocida (pembantaian) sampai gerakan pemurtadan yang terorganisir dan sistematis. Peristiwa Idul fitri berdarah yang terjadi pada tanggal 19 januari 1999 hanyalah salah satu upaya dari kaum salibis untuk menghilangkan identitas Islam dari bumi Maluku.

Upaya pembantaian tersebut terus berlanjut sampai tahun 2002 yang kemudian diulangi kembali pada tahun 2004 dan dicoba lagi pada tanggal 11 September 2011 lalu.

Yang tidak kalah mengerikan dari pembantaian adalah upaya pemurtadan terhadap kaum Muslimin Maluku yang dilakukan dengan terorganisir dan sistematis. Banyak fakta yang bisa diungkap dari upaya penghilangan identitas Islam dari bumi Maluku melalui gerakan pemurtadan.

Menurut penulusuran voa-islam.com  di wilayah Kotamadya Ambon, banyak fakta-fakta pemurtadan yang mengejutkan. Beberapa daerah yang terdapat orang Islam yang murtad menjadi Nasrani di antaranya Air Salobar, Ponegoro, Talake, Waihaong, Wayame, dan lain sebagainya.

Talake adalah daerah yang  berbatasan langsung dengan komunitas Nasrani. Sedikitnya ada 8 wanita muslimah yang murtad menjadi Kristen, antara lain:

1. Ny E (40 th). Wanita ini menikah dua kali. Pernikahan yang pertama kali dengan laki-laki muslim dan dikaruniai seorang anak. Setelah ia bercerai dengan suaminya yang pertama ia menikah lagi dengan pria Obet, sebutan untuk Kristen Ambon dan dikaruniai dua orang anak. Wanita yang telah murtad ini sekarang bermukim di pemukiman Kristen di Maedika.

2. Ny R (30 th). Pegawai salah satu bank pemerintah ini murtad juga karena menikah dengan pria Kristen, bahkan sekarang ia menjadi salah satu pengurus dan aktivis gereja. Sekarang ia bermukim di Mardika bersama anak dan suaminya.

3. Ny AP (60 th). Wanita tua ini murtad menjadi Kristen  juga setelah menikah dengan pria Kristen. Ia sekarang sudah dikaruniai 4 orang anak.

4. Ny GS (25 th). Ia murtad karena menikah dengan pria Kristen. Wanita yang telah dikaruniai seorang anak ini sekarang bermukim di wilayah Kristen Mardika bersama suaminya.

5. Ny FS (30 th). Seperti kebanyakan wanita Ambon yang murtad, Ny FS ini juga murtad menjadi Kristen  setelah menikah dengan pria Obet. Sekarang ia telah memiliki seorang anak dan bermukim di Mardika bersama suami dan anaknya.

6. Ny R (45 th). Wanita yang telah memiliki 3 orang anak ini murtad menjadi Nasrani juga karena mengikuti suaminya yang Nasrani.

7. Ny AA (50 th). Setelah murtad mengikuti suaminya yang Kristen keberadaan Ny AA tidak diketahui oleh banyak orang yang dulu bertetangga dengannya.

8. Ny S (janda). Janda muslimah ini murtad setelah hidup tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo) dengan pria Kristen. Ny S dikaruniai 2 orang anak. salah satunya laki-laki bernama T berumur sekitar 11 tahun.

Menurut warga setempat, sebelum Ny S hidup satu rumah dengan pria Kristen, anaknya yang bernama T itu rajin mengaji dan belajar Al-Qur’an di masjid. Namun sejak ibunya hidup serumah dengan pria Obet, T tidak pernah lagi mengaji di masjid.

Ketika voa-islam.com bertanya langsung kepada T, kenapa ia tidak mengaji lagi, ia hanya terdiam tak menjawab.

Para tetangga menduga, Ny S hidup serumah dengan pria Kristen karena faktor ekonomi. Dan sekarang kehidupan ekonomi Ny S cukup mengalami sedikit peningkatan karena ia sekarang berjualan makanan di halaman salah satu kampus Kristen terbesar di Maluku.

Fenomena pemurtadan seperti ini tentunya cukup memprihatinkan bagi kita. Seorang ibu muda yang bermukim di Talake mengatakan kepada voa-islam.com  bahwa masyarakat muslim Ambon membutuhkan pembinaan agama. Wanita yang tidak mau dituliskan namanya ini juga menyesalkan kurangnya kepekaan para pemuka agama Islam di Ambon yang kurang peduli dengan maraknya gerakan pemurtadan. “Katong berharap ada ustadz yang mau membina anak-anak muda di sini sekalian juga memberi pengajian bagi ibu-ibu di sini, supaya katong pung aqidah kuat,” ujarnya dalam bahasa khas Ambon. [taz/af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
SDF Buru Pejuang IS Tersisa Di Penjara Ghwayran

SDF Buru Pejuang IS Tersisa Di Penjara Ghwayran

Jum'at, 28 Jan 2022 21:45

Berlaku 2023, Pelat Nomor Dipasangi Cip untuk Hindari Pemalsuan

Berlaku 2023, Pelat Nomor Dipasangi Cip untuk Hindari Pemalsuan

Jum'at, 28 Jan 2022 21:35

Bertemu Wali Kota Padang, Pengurus Dewan Da’wah Sumbar Bahas Rakornas hingga LGBT

Bertemu Wali Kota Padang, Pengurus Dewan Da’wah Sumbar Bahas Rakornas hingga LGBT

Jum'at, 28 Jan 2022 21:00

Kelompok Oposisi Iran Retas TV Dan Radio Pemerintah, Serukan Pembunuhan Kamenei

Kelompok Oposisi Iran Retas TV Dan Radio Pemerintah, Serukan Pembunuhan Kamenei

Jum'at, 28 Jan 2022 21:00

Gadi Elzenkot: Israel Hampir Bunuh Jenderal Iran Qassem Soleimani Di Suriah

Gadi Elzenkot: Israel Hampir Bunuh Jenderal Iran Qassem Soleimani Di Suriah

Jum'at, 28 Jan 2022 20:13

Kaitkan Terorisme dengan Ponpes, HNW: Harusnya Polri dan BNPT Satukan Bangsa Lawan OPM

Kaitkan Terorisme dengan Ponpes, HNW: Harusnya Polri dan BNPT Satukan Bangsa Lawan OPM

Jum'at, 28 Jan 2022 18:39

Bapack-Bapack Lyfe

Bapack-Bapack Lyfe

Jum'at, 28 Jan 2022 14:53

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Jum'at, 28 Jan 2022 09:58

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Jan 2022 20:29

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Kamis, 27 Jan 2022 19:45

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

Kamis, 27 Jan 2022 19:00

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Kamis, 27 Jan 2022 10:29

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Kamis, 27 Jan 2022 07:23

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Kamis, 27 Jan 2022 04:20

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Rabu, 26 Jan 2022 23:14

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Rabu, 26 Jan 2022 23:12

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Rabu, 26 Jan 2022 23:10

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Rabu, 26 Jan 2022 22:46


MUI

Must Read!
X