Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.274 views

Gara-gara Beli Korek Api, Bocah SMP Dicokok Densus dan Dituduh Teroris

MATARAM (voa-islam.com) – Ketujuh orang yang dijadikan tersangka oleh polisi dalam kasus terorisme Bima, Selasa siang kemarin (15/11/2011), dibawa dari tahanan Mapolda NTB ke kantor Kejaksaan Tinggi NTB, Jalan Langko, Kota Mataram. Mereka menjalani penyerahan tahap II, yakni penyerahan tersangka dan pelimpahan barang bukti. Menurut rencana, sesuai putusan MA mereka akan menjalani persidangan di Tangerang.

Satu dari tujuh tersangka terorisme di Pondok Umar Bin Khatthab, Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Bima NTB itu adalah Mustakim Abdullah (MA), siswa kelas III SMP. Terkait ledakan di Pondok UBK, siswa itu hanya disuruh membeli korek api.

MA ditangkap polisi di Bima pada 12 Juli 2011, sehari setelah ledakan di Pondok UBK yang diidentifikasi polisi sebagai bom. MA resmi ditahan 19 Juli 2011 di Mapolda NTB, Jalan Langko, Kota Mataram.

Saat dibawa dari tahanan Mapolda NTB untuk diserahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB, Selasa (15/11/2011) siang, MA dibawa terpisah dengan enam tersangka teroris lainnya. Hal ini lantaran usianya yang masih anak-anak.

Kalau tersangka lain diangkut dengan mobil panser dengan pengawalan ketat, MA dibawa ke Kejati NTB dengan mobil patroli jenis Panther milik satuan Samapta Polda NTB. MA tiba paling belakang. Ia tak diborgol dan kerap menunduk.

Di dalam mobil itu, MA ditemani kakak sepupunya, Darmansyah, yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah, Mataram. Darmansyah pula yang tetap mendampingi MA saat menjalani pemeriksaan.

“Saya terus mendampingi selama ini. Orang tua kami tidak bisa sering-sering ke sini (Mataram),” kata Darmansyah, di sela-sela menunggu pemeriksaan MA dan barang bukti oleh jaksa di Kejati NTB.

Darmansyah, kakak sepupu Mustakim menjelaskan kepada wartawan bahwa adiknya tidak mengerti apa-apa soal kasus terorisme yang dituduhkan kepadanya, karena dia hanya disuruh membeli korek.

“Mustakim hanya diminta membeli korek api oleh Ustadz Abrori, pimpinan pondok. Itu saja. Selebihnya adik saya tidak mengerti apa-apa. Apalagi soal bom,” katanya.

Mustakim tinggal di Desa O’o, di Dompu, kabupaten yang bersebelahan dengan Bima. Orang tuanya, Abdullah kini dalam kondisi sakit-sakitan, akibat anaknya menjadi tersangka tindak pidana terorisme.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Muhammad Salim memastikan penahanan MA berbeda dengan enam tersangka teroris lain yang sudah dewasa. “Kita beri perlakuan berbeda. Tentu penahannya terpisah. Tapi soal tuntutan dan dakwaan, tentu saja akan sama. Tetap kita dakwa berlapis dengan pasal terorisme dan lainnya,” kata Salim.

Ketujuh tersangka teroris itu akan dijerat pasal berlapis mengacu pada UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, UU Darurat No 12/1951 tentang senjata dan pasal dalam KUHP tentang pembunuhan.

Kasus terorisme di Bima ini bermula dari ledakan bom di Pondok Pesantren Umar bin Khatthab (UBK) Desa Senalo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada hari Senin (11/7/2011) sekitar pukul 15.30 WITA. Ledakan ini menewaskan Suryanto Abdullah alias Firdaus (31), bendahara Ponpes setempat.

Pihak kepolisian mengkait-kaitkan ledakan bom ini dengan tewasnya anggota Polsek Bolo Brigadir Rochmad Syaifuddin di tangan Sa’ban Abdurrahman (18).

Sementara itu pihak Pesantren melalui UBK Media mengklarifikasi kejadian meledaknya bom rakitan di Ponpes tersebut. Dalam rilis yang disampaikan kepada media melalui surat elektronik, Salman Al-Bimawy dari UBK Media mengatakan bahwa sudah sejak lama pondok UBK dimata-matai intel lantaran dituding sebagai sarang teroris, padahal semua itu tidaklah benar.

Suasana makin keruh dengan tersebarnya isu adanya rencana penyerangan ponpes UBK dari keluarga mantan santri Ponpes UBK Sa’ban Abdurrahman, pelaku penusukan terhadap anggota Polsek Bolo. Padahal Sa’ban yang melakukan penusukan tersebut mengaku bahwa apa yang dilakukannya bukan perintah dari Ponpes UBK melainkan inisiatifnya sendiri karena melaksanakan perintah Allah.

Mendengar kabar tersebut maka santri dan pengurus Ponpes pun panik sehingga untuk membela diri mereka mengumpulkan para santri dan simpatisan UBK untuk melakukan i’dad guna mengantisipasi penyerangan tersebut, sampai akhirnya terjadilah insiden tewasnya Ustadz Firaus. Demikian klarifikasi resmi dari UBK Media.

Buntut ledakan bom tersebut Polisi akhirnya melakukan penyerangan terhadap Ponpes UBK hingga akhirnya menangkap Pengurus Pondok dan beberapa santri sebagai tersangka. Mereka adalah Ustadz Abrory M. Ali alias Maskadov alias Abrory Al Ayubi (pimpinan pondok), Syakban alias Syakban A Rahman alias Syakban alias Umar Syakban bin Abdurrahman (pelaku penusukan polisi), Mustakim Abdullah alias Mustakim (santri), Rahmat alias Rahmat Ibnu Umar alias Rahmat Bin Efendi, Rahmat Hidayat, dan Asrak alias Tauhid alias Glen serta Furqon. [wid/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07


MUI

Must Read!
X