Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.743 views

Menelanjangi Upaya Salibis Memutarbalikkan Fakta Kerusuhan Ambon‏

AMBON (voa-islam.com) – Setelah melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap masjid dan ratusan rumah warga Muslim Ambon, pihak perusuh Salibis berusaha memutarbalikkan fakta untuk menanamkan opini bahwa biangkerok kerusuhan Ambon adalah pihak Muslim.

Insiden kerusuhan Ambon 9/11 adalah salah satu fakta kebiadaban Salibis Ambon terhadap umat Islam. Dalam tragedi berdarah pada Ahad, 11 September 2011 itu, seribuan perusuh Salibis menyerang warga Muslim di Kampung Waringin Ambon. Masjid dan ratusan rumah dibakar dan dirusak, tujuh aktivis Muslim gugur dan puluhan lainnya luka-luka terkena bom dan tembakan.

Sampai detik ini, fakta-fakta tersebut bisa disaksikan di Kampung Waringin yang masih menjadi puing-puing. Kampung Muslim di Ambon ini menjadi kota mati yang tak berpenghuni, lantaran ratusan rumah yang hangus ini belum direnovasi dan tak bisa dihuni lagi.

Fakta bahwa pihak salibis adalah biang kerusuhan Ambon terlalu banyak untuk diungkapkan. Sebagian kecil dari fakta yang telah disebutkan di atas di antaranya adalah:

Sebulan pasca insiden 9/11, para perusuh Salibis mengulangi lagi kebiadabannya dengan peristiwa penyerangan permukiman Muslim di Jalan Baru pada 20 Oktober 2011pukul 04.00 WIT dinihari.

Pada hari yang sama, dua orang perusuh Kristen warga Batu Gantung (wilayah Kristen) yang bernama Franky Siwalete dan Raymonel Tenu. Keduanya tertangkap tangan membawa 2 pucuk senjata api rakitan, 10 butir peluru kaliber 38 mm dan KTP Negara Republik Maluku Serani (RMS).

Tiga hari sebelum insiden penyerangan ini, aparat menemukan 24 bom rakitan aktif di Lorong Farmasi Kudamati (wilayah Kristen.

Meski fakta-fakta menunjukkan bahwa pihak Salibis adalah biang kerusuhan, namun mereka gencar memutarbalikkan fakta untuk membentuk opini bahwa pelaku kerusuhan adalah pihak muslim sedangkan pihak Kristen adalah korban.

Di antara makar dan akal bulus salibis untuk memutarbalikkan fakta adalah sbb:

1. Pelemparan bom rakitan di depan hotel Josiba Jalan Tulukabessy pada tanggal 20 oktober 2011 pukul 23.30 WIT. Kejadian selang 20 jam setelah peristiwa penyerangan permukiman Muslim di Jalan Baru tersebut dilakukan oleh pihak Salibis sendiri.

Insiden ini adalah upaya pemutarbalikan opini untuk menegatifkan citra umat Islam sebagai pelaku kerusuhan.

Padahal secara logika, tidak mungkin pelaku pelemparan Bom adalah dari pihak Muslim, karena mustahil ada orang muslim yang masuk ke wilayah Kristen pada malam hari setelah siang harinya terjadi kerusuhan. Pasca bentrok, pengamanan oleh aparat sangat ketat sehingga jika ada orang muslim masuk ke wilayah Kristen atau sebaliknya, maka akan berurusan dengan aparat.

Selain itu, bom yang meledak tersebut berdaya ledak sangat rendah yang hanya meretakkan sebuah ubin dan tidak melukai seorang pun karena memang dilempar di tempat yang tidak ada orang. Logikanya, jika pelaku pelemparan adalah orang Islam untuk mencelakakan orang, tentu bom yang dipakai bukan sekelas petasan dan bukan dilempar di tempat kosong dari target.

2. Beberapa warga Kristen Mardika yang rumahnya berdekatan dengan permukiman Muslim, sengaja membongkar rumah mereka sendiri, lalu mengungsi.

Dalam pengamatan voa-islam.com di lokasi, ada dua rumah di antaranya adalah milik VM (48) berprofesi sebagai tukang ojek dengan 6 orang anak, dan rumah milik S (38) seorang wiraswata dengan 3 orang anak. Kedua keluarga tersebut sekarang mengungsi di belakang kantor DPRD Ambon di daerah Belakang Soya.

Ketika membongkar rumahnya kedua keluarga tersebut meminta pengawalan anggota TNI yang bertugas di Mardika.

Pembongkaran rumah milik warga Kristen di Mardika oleh pemiliknya itu menciptakan opini seolah-olah kaum Muslimin telah melakukan pembongkaran dan penjarahan terhadap rumah milik warga Kristen sehingga mereka mengungsi di tempat yang aman karena rumah mereka tidak bisa lagi ditempati.

Selain itu, strategi ini bisa bermotif ekonomi untuk mendapatkan dana bantuan pengungsi berupa makanan dan uang untuk pembangunan rumah yang rusak akibat konflik. Kisaran bantuan pembangunan rumah dari Pemda sebesar Rp 24 juta bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat kerusuhan.

3. Pelemparan rumah milik warga Kristen di Waiheru oleh pemuda Kristen selama 2 bulan sejak kerusuhan 11 September 2011.

Seperti diberitakan oleh voa-islam.com sebelumnya, dua kampung Islam dan Kristen di Perumnas Waiheru kecamatan Teluk Ambon Baguala bersitegang, karena kerapnya terjadi insiden pelemparan batu ke rumah warga. Pihak Kristen gencar menuding warga Muslim sebagai pelaku pelemparan batu.

Senin (7/11/2011), anggota TNI dari Koramil 1504-01 Baguala berhasil menangkap basah pelakunya, yaitu Rony Kontor Mole (25), seorang pemuda Kristen. Motifnya adalah mengadudomba dan memprovokasi dua kampung Islam dan Kristen. (baca: Provokator Salibis Biang Kerusuhan Antar Kampung di Ambon Tertangkap‏!)

Tiga fakta di atas hanyalah sebagian kecil upaya pihak salibis untuk memutarbalikkan fakta tentang kerusuhan Ambon dan pembentukkan opini bahwa seolah-olah pemicu dan pelaku kerusuhan di Ambon adalah kaum Muslimin. Mudah-mudahan Kaum Muslimin Ambon tetap waspada terhadap makar licik salibis. Wamakaruu wamakarallah, wallahu khairul maakiriin. [taz, af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07


MUI

Must Read!
X