Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.048 views

Rhoma Irama Temui Habib Rizieq, Tabayun Kasus Palangkaraya-Kalteng

JAKARTA (VoA-Islam) - Kemarin, Rabu (22/2) sore, sekitar pukul 16.30, Raja Dangdut Haji Rhoma Irama yang mengatasnamakan Fahmi Tamami (Forum  Silaturahmi Ta`mir Masjid dan Mushola Indonesia) menyambangi markaz Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) di Jl.Petamburan III, Jakarta-Pusat, untuk mengkonfirmasi peristiwa penyerbuan masyarakat Dayak terhadap empat pimpinan FPI Pusat di Bandara Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Ba’da Asyar, Rhoma diterima langsung oleh Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab.

Dalam kunjungannya itu, Rhoma selaku  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fahmi Tamami didampingi oleh Sekjennya, Lutfi. Sementara itu, dari pihak FPI hadir beberapa petinggi FPI, diantaranya: Habib Muhsin Al Attas, Habib Salim alias Habib Selon, KH. Misbahul Anam, Ustadz Maman Suryadi, dan sebagainya.

Maksud kedatangan Raja Dangdut yang juga pendakwah ke markaz FPI, seperti dikatakan Rhoma adalah untuk meminta penjelasan secara akurat terkait insiden yang terjadi di Bandara Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Rencananya, penjelasan Habib Rizieq kepada Fahmi Tamami yang dipimpin oleh H. Rhoma,  akan disampaikan dalam pertemuan Forum Ulama dan Habib Betawi di Jakarta, Ahad (26/2) besok, ba’da Dzuhur di kediaman mantan Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi,untuk dicarikan solusi dan penyelesaiannya.

"Fahmi Tamami bersama Forum Ulama dan Habib Betawi concern terhadap kasus FPI. Adapun agenda dalam pertemuan nanti, akan dibahas kronologis evaluasi,  solusi bersama dan sekaligus mempertahankan eksistensi FPI. Mengingat banyak tangan-tangan dari luar untuk ikut campur dengan memanfaatkan situasi, lalu mendesak agar FPI dibubarkan. Kita berkomitmen untuk mencari solusi yang terbaik," kata Rhoma yang sore itu mengenakan pakaian hitam-hitam.

Teras Narang Gerah

Dalam kesempatan itu Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab kembali menjelaskan kronologis peristiwa yang terjadi di Palangka Raya. Menurut Habib, ada tiga faktor penyebab kenapa terjadi gerakan penolakan FPI di Palangka Raya.

Pertama, dalam dua tahun terakhir ini, dakwah FPI di Kalteng semakin intensif, dimana dakwah FPI masuk ke kantong-kantong muslim, khususnya di Kota Sampit. Dakwah tersebut membuahkan hasil, dimana rekan-rekan FPI telah  menyatukan berbagai ragam suku di Sampit dan berbegai daerah, sehingga mereka tidak bertikai, khususnya antara Dayak Muslim, Madura, Bugis, dan Makasar, yang populasinya cukup banyak. Tak dipungkiri, hubungan antara etnis Madura dan Dayak sangat tidak harmonis. Justru kehadiran FPI disana,  mencoba untuk merajut kedua etnis itu, dan Alhamdulillah berhasil.

Lebih lanjut, Habib Rizieq menjelaskan, saat pilkada lalu, FPI menggerakan dan mengusung satu calon muslim untuk bertarung melawan Teras Narang, Cagub Kalteng yang kini terpilih sebagai Gubernur Kalteng. Ketika itu upaya sudah maksimal, berhasil menyatukan berbagai kompenen, termasuk bersatunya partai Islam.

Satu minggu sebelum pendaftaran calon kepala daearah ditutup, terjadi pengkhinatan yang dilakukan oleh oknum partai Golkar disana, dalam hal ini wakil ketuanya. Padahal yang akan didukung partai Islam di sana adalah Ketua Golkar. Namun, karena wakil ketua Golkar diiming-imingi oleh Partai Demokrat untuk memilih Cagub diluar partainya.

Dengan demikian, Cagub dari Muslim ada dua calon. Sehingga saat pilkada, suara umat Islam terpecah, kemudian kalah. Padahal selisih kekalahan itu hanya tiga persen saja.  “Kalau suara itu tidak dipecah kita sudah menanag pilkada, dan Teras Narang sudah tidak berkuasa lagi,” kata Habib.

Ada rentetan peristiwa, sebelum penyerbuan gerombolan preman yang mengatasnamakan masyarakat Dayak terjadi. Kenapa Teras Narang begitu benci dengan kehadiran FPI di Kalteng.

Menurut Habib,  FPI melakukan gerakan dakwah di berbagai daerah di Kalteng untuk tujuan dakwah, ekonomi dan politik. Walaupun FPI sebenarya bukan partai politik, tapi apa yang dilakukan ditujukan untuk kepentingan umat Islam. Hal itu membuat Teras Narang sangat gerah dengan langkah-langkah FPI. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X