Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.285 views

Membongkar Kesesatan Syiah di Masjid al-Ikhlas, Jatipadang-Jakarta

JAKARTA (VoA-Islam) – Dalam  diskusi publik “Menyongsong Generasi Gemilang Bersama Cahaya Al Qur’an” di Masjid Al Ikhlas, Jl. Ragunan No. 11, Jatipadang, Jakarta Selatan, belum lama ini, Ahad (8/4), sejumlah narasumber seperti Ustadz Rahmat Abdurrahman LC (Wakil Ketua LPPI Indonesia Timur), Dr. H. Daud Rasyid, MA (Pakar Pemikiran Islam), dan KH. A. Cholil Ridwan, Lc (Ketua MUI Pusat), membongkar habis tentang kesesatan Syiah. Juga hadir Dr. KH. Mushlih Abdul Karim, MA (Pakar Tafsir) dalam diskusi tersebut.

Dalam sesi pertama, Ustadz Rahmat Abdurrahman, Lc, MA (wakil ketua LPPI wilayah Indonesia Timur) mempreteli kesesatan Syiah. Dikatakannya, mantan Presiden Iran Rafsanjani pernah melakukan ziarah ke masjid Nabawi, sewaktu memasuki kuburan Nabi Muhammad dan setelah mengucapkan shalawat kepadanya, Rafsanjani mulai mencaci-maki dua orang sahabat mulia Nabi, yaitu Abu Bakar dan Umar yang makamnya juga dekat makam Nabi Muhammad," kata ustadz Rahmat.

Peristiwa tersebut membuat heboh Saudi, yang insiden itu terjadi ketika beliau masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Madinah. Dan tidak berapa lama setelah insiden penghinaan itu, dalam khutbah Jumat di Masjid Nabawi, pertama kalinya dalam sejarah, Imam Masjid Nabawi Syaikh Ali Huzhaifi menyampaikan khutbah dengan tema kesesatan Syiah. Dengan berapi-api beliau memaparkan betapa sesatnya Syiah di hadapan ribuan jamaah shalat Jumat, papar ustadz Rahmat kepada peserta seminar.

Menariknya, menurut penjelasan ustadz Rahmat, biasanya rekaman isi khutbah bisa didapat oleh para jamaah setelah shalat dengan membeli kaset hasil rekaman atau mengkopi rekaman yang telah disiapkan panitia. Namun pada Jumat itu jamaah sama sekali tidak bisa mendapatkannya. Panitia sama sekali tidak menyediakan rekaman khutbah Jumat, bahkan menurut beliau, dia dan rekan-rekannya berkeliling Madinah mencari rekaman itu, karena isi khutbah Syaikh Huzhaifi lain daripada yang lain.

Namun tidak sebatas itu kehebohan dari insiden penghinaan Hashemi Rafsanjani kepada sahabat Nabi. Buntut dari "pembalasan" Syaikh Ali Huzhaifi dengan berkhutbah tentang kesesatan Syiah di masjid Nabawi menyusul adanya insiden penghinaan Rafsanjani kepada sahabat nabi, Syaikh Huzhaifi dicopot dari jabatannya sebagai imam resmi masjid oleh kerajaan Saudi. Meskipun akhirnya jabatan beliau dipulihkan kembali. Kemungkinan besar pencopotan beliau karena khutbah Jumat tentang kesesatan Syiah dianggap bisa memanaskan hubungan Saudi-Iran.

Hashemi Rafsanjani sendiri bukan sosok baru dalam urusan menghina dan mencela sahabat Nabi, sama seperti tokoh-tokoh Syiah rafidhah lainnya. Dalam sebuah dialog di saluran televisi Al-jazeera, Rafsanjani pernah berdebat sengit dengan Syaikh Yusuf Qaradhawi. Ketika itu Rafsanjani dengan bangganya menghina sahabat Nabi Saw, tapi dijawab Syaikh Qaradhawi dengan memuliakan para sahabat Nabi Saw.

Sesi Kedua

Dalam sesi kedua, Ketua MUI Pusat KH. Cholil Ridwan mengungkapkan ihwal bagaimana sosok pembela Syiah bisa masuk dalam jajaran pengurus MUI Pusat – dikarenakan sering membela Syiah dalam setiap pernyataannya. Misalnya kerap mengatakan, bahwa Syiah sama dengan kaum Muslimin kebanyakan dan tidak sesat.

Kiai Cholil mengakui, Umar Shihab memang sering secara terang-terangan membela Syiah di dalam forum-forum internal MUI. "Saya sendiri sering berdebat dengan Umar Shihab terkait sesatnya Syiah, beliau (Umar Shihab) memang diamanahi sebagai ketua MUI urusan ukhuwah Islamiyah," tandasnya.

Menurut KH, Cholil, Umar Shihab paling rajin berhubungan dengan kedubes Iran atau melakukan kunjungan ke Iran dengan mengajak anggota MUI lainnya. Hanya dirinya (KH. Cholil Ridwan) dan Ustadz Yunahar Ilyas yang tidak pernah mau diajak oleh Umar Shihab untuk melakukan kunjungan ke negeri Syiah Iran.

"Umar Shihab memang mengaku bukan Syiah. Namun harus diingat bahwa Syiah ada ajaran taqiyyah. Saya tidak tahu, apakah Umar Shihab sengaja disusupkan Syiah ke dalam MUI atau beliau yang memang jadi alat oleh kalangan Syiah untuk membela ajaran sesat Syiah," tegas ustadz Cholil.

Sementara itu dikatakan Dr. Daud Rasyid, MA, masalah Syiah sudah menjadi duri dalam daging di tubuh umat Islam. Mereka dengan halus menyebarkan ajaran-ajaran sesatnya di kalangan Ahlus Sunnah dengan kedok persatuan (ukhuwah) dan sejenisnya.

Syiah terus-menerus mengklaim, mereka juga bagian dari komunitas kaum muslimin kebanyakan, namun di belakang mereka melakukan tikaman terhadap umat Islam itu sendiri."Syiah Rafidhah itu mainnya halus namun sangat menusuk," ujar pakar hadits itu.

Ustadz Daud Rasyid memaparkan salah satu proyek Syiah di Indonesia yang memanfaatkan media radio untuk menyebarkan paham-paham sesat mereka, namun dikemas dengan cara yang menarik sehingga banyak menipu kaum Muslimin.

Tanpa menyebut nama radio tersebut, ustadz Daud hanya menjelaskan bahwa radio itu terletak di wilayah Cibubur dan merupakan anti tesis dari radio dakwah yang berada tidak jauh dari Cibubur, tepatnya di Cileungsi. Dan pembina utama radio itu, menurut beliau sering melakukan "tasykik" atau membuat keragu-raguan di kalangan umat Islam, khususnya masalah hadits Bukhari-Muslim.

"Kalian semua tahulah apa nama radio itu dan siapa pembinanya, tidak perlu saya sebutkan di sini," ujar ustadz Daud kepada para peserta seminar Al-Quran yang jumlahnya hampir 2.000 an tersebut, sebagian besar mahasiswa.

Dalam sebuah perjalanan, Daud Rasyid mengaku hampir satu jam mendengar pembina radio ini menyebarkan tasykik kepada kaum muslimin, khususnya masalah hadits Bukhari-Muslim. Bagi umat Islam yang awam strategi pembina radio ini bisa memengaruhi pemahamanan mereka terhadap hadits, namun orang yang memiliki pengetahuan tentang hadits tidak bisa tertipu dengan cara-cara tasykik seperti ini," tegas beliau.

Beliau juga menjelaskan untuk menutup-nutupi ke Syiah-an radio ini, pengelola radio memasang banyak ustadz-ustadz dari kalangan ahlus Sunnah untuk berbicara di sana, namun itu semua hanyalah kamuflase. Karena inti dari radio tersebut adalah pembinanya yang memang sering melakukan tasykik terhadap kaum muslimin dan sering mengelabui umat Islam dengan slogan persatuannya.

Ustadz Daud juga menyatakan, bahwa nama beliau juga dicatut oleh radio tersebut, seakan-akan beliau juga mendukung radio itu, bisa jadi dengan ustadz-ustadz yang lain yang juga mereka klaim sebagai pendukung radio mereka. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31


MUI

Must Read!
X