Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.969 views

62 Anggota Majelis Pembela Rasulullah Masih Diamankan Polres Jaksel

PONDOK AREN (VoA-Islam) – Ahad (29/7) lalu, sebanyak 62 anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Majelis Pembela Rasulullah (MPR) diamankan Polres Kota Tangerang. Ke-62 anggota ormas MPR itu ditangkap di Jalan Pondok Kacang, Kampung Bulok, RT 01/02, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah melakukan aksi sweeping tempat hiburan malam Kafe d’Mos di Pesanggrahan,Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (29/7) dini hari.

Saat ini proses penanganan ke 62 anggota MPR tersebut menjadi kewenangan Polres Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih lanjut.Janji polisi menindak tegas ormas yang melakukan sweeping tempat hiburan malam di bulan Ramadhan ternyata dibuktikan. Penangkapan anggota ormas itu, seperti dikatakan Kapoles Kota Tangerang Kombes Bambang Priyo Andogo, berdasarkan perintah Polda Metro Jaya, untuk tidak mentolerir segala bentuk kegiatan ilegal berupa sweeping.

Menurut Kapolres, selain 62 anggota ormas, pihaknya juga menyerahkan 26 unit sepeda motor yang digunakan massa untuk beraksi. Tidak hanya sepeda motor yang diamankan, namun senjata tajam seperti parang, samurai, stik golf hingga bambu runcing diamankan Polres Kota Tangerang ini. “Ormas itu berasal dari berbagai wilayah. Ada yang Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan lainnya,” kata Bambang.

Sementara itu Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugianto mengatakan, aparat Polres Jakarta Selatan menangkap 62 orang anggota Ormas Majelis Pembela Rasullulah yang melakukan sweeping di tempat hiburan malam d’Mos, Jalan Veteran Raya, Pesanggrahan, Jaksel. “Total yang ditangkap ada 62 orang. Terdiri dari 41 anak-anak dan 21 orang dewasa. Mereka merusak tempat hiburan di wilayah Jakarta Selatan,” katanya.

Polisi saat ini telah menetapkan 23 orang di antaranya menjadi tersangka. Kapolres menambahkan, massa yang datang dengan mengendarai sepeda motor langsung masuk ke pos keamanan dan ke dalam kafe tersebut. Mereka meminta kafe ditutup saat itu juga.

Dengan menggunakan stick golf, kata polisi, massa memecahkan dinding kaca pos keamanan. Belum puas, sekitar 20 botol berisi minuman keras berbagai merek dihancurkan oleh anggota ormas. Kepada petugas, mereka mengaku datang atas perintah Habib HR yang juga menjabat sebagai ketua majelis.

Polisi juga menyita berbagai senjata tajam dari tangan pelaku yang ditahan. “Pasal yang dilanggar 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Kami sita stick golf, pedang, celurit dan lain-lain,” katanya.

Catatan Polisi Soal Habib HR

Berdasarkan catatan kepolisian, pimpinan ormas MPR, Habib HR juga pernah menyerang masjid Jamaah Ahmadiyah di Kebayoran Lama. “Pimpinan majelis tersebut Habib HR pernah melakukan perusakan di masjid Jemaah Ahmadiyah di Kebayoran Lama tahun 2010,” tukas Kombes Imam Sugianto.

Habib HR juga terlibat dalam bentrokan di makam Mbah Priuk beberapa tahun lalu. Ditambahkan Imam, saat menyerang d’Mos, Habib HR dengan gagah membawa dua buah pedang. “Dia buat dari besi di daerah Pondok Aren. Alasannya untuk berjaga dari preman yang menjaga cafe tersebut,” bebernya.

Imam mengatakan, anggota MPR mayoritas usia belia, yakni dari usia belasan tahun atau kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Anggotanya sendiri tersebar dari berbagai daerah di Bintaro, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan lainnya.

Ketika dimintai komentarnya soal aksi sweeping yang dilakukan ormas Islam di beberapa daerah, Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Habib Salim Assegaf alias Habib Selon,  sejak Polda Metro Jaya dipimpin Jenderal Timur Pradopo hingga menjadi Kapolri, FPI tidak pernah melakukan sweeping tempat hiburan malam. "Kita hanya berkoordinasi dengan kepolisian. Merekalah yang bekerja berdasarkan hasil laporan kami," ujarnya

Habin mengaku mereka tidak wajib sweeping. Mereka hanya membantu kerja Satpol PP agar kesucian bulan Ramadhan tidak ternoda. Menurutnya, sudah tiga tahun FPI tidak melakukan sweeping. Ia membantah soal sweeping minuman keras yang dilakukan di Bandung.

Menurutnya, tindakan tersebut adalah tindakan masyarakat yang dibantu FPI dan kepolisian. Tindakan tersebut dilakukan karena Bandung tidak memiliki Perda seperti yang dimiliki Jakarta. Sebelumnya, dikabarkan, FPI Kota Bandung melakukan sweeping penjual minuman keras yangberkedok toko kelontong di Jalan Gabus Nomor 9 RT 02 RW 05, Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Kamis (19/7).  (Desastian/satelit/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54

Prerogatif Ketum

Prerogatif Ketum

Sabtu, 02 Jul 2022 17:16

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 16:58


MUI

Must Read!
X