Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.710 views

MUI Jawa Timur Luruskan Pemikiran Liberal Anak Muda NU

SURABAYA (VoA-Islam)– Keprihatinan atas bahaya pemikiran sekularisme, pluralisme dan liberalisme, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur terdorong untuk meluncurkan buku berjudul “Menolak Liberalisme Islam: Catatan atas Berbagai Wacana dan Isu Kontemporer”.

Seperti dikabarkan InPas Online, pada 22 Mei tahun 2004 MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jawa Timur menyatakan sikap tegas, menolak dan mewaspadai penyebaran faham Islam Liberal. Setahun kemudian, MUI Pusat merespon. Pada Musyawarah Nasional (Munas) VII tahun 2005 MUI menerbitkan fatwa kesesatan faham Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (Sepilis).

Fatwa ini oleh kelompok Liberal direspon secara emosional. Bahkan mereka melakukan propaganda untuk menggoyang otoritas MUI. Di media massa mereka mengatakan bahwa MUI tidak toleran, menyulut tindak kekerasan atas nama agama. Bahkan eksistensinya dituduh produk Orde Baru. Tujuan besar mereka sebenarnya adalah kampanye  ideologi anti-otoritas, ideologi khas kaum liberal.

Buku “Menolak Liberalisme Islam: Catatan atas Berbagai Wacana dan Isu Kontemporer” mengemas kritikan terhadap ideologi liberal secara sederhana tapi sarat argumentasi naqli dan aqli, untuk mengklarifikasi tuduhan dan penodaan agama yang dilakukan kalangan Islam Liberal.

Fatwa MUI, seperti ditulis Ainul, bukanlah keputusan yang gegabah. Tetapi merupakan produk kajian yang melibatkan tinjauan dari berbagai sudut pandang. Melibatkan para ahli dan pakar. Mekanisme penetapannya memiliki prosedur baku yang bisa disebut Standard operating procedure (SOP) yang mencakup metode istinbath al-ahkam (penggalian hukum), mekanisme rapat, format keputusan, serta pembagian kewenangan antara pusat dan daerah. Bahkan, MUI juga mendatangkan ahli, baik dari intern MUI maupun para pakar independen. Jadi, tidak ada sama sekali unsur politis, atau kepentingan kelompok.

Ainul Yaqin -Sekretaris MUI Jawa Timur- menulis buku ini dengan bahasa yang ringan dan menghadirkan isu secara tematik. Ainul, yang juga peneliti InPAS Surabaya, menulis buku untuk mengklarifikasi berbagai isu utama terkait fenomena liberalisasi, gagasan, strategi serta lontaran opininya, serta isu-isu yang berkaitan dengan ke-MUI-an.

Secara sistematis penulis memulai klarifikasi dari isu yang paling mendasar. Kerancuan dan asal-usul Islam Liberal diurai secara singkat dan bernas. Kata Islam dan Liberal tidak bisa disandingkan menjadi satu frasa kata. Sebab pengertian itu saling bertolak belakang. Islam berarti ketundukan dan keterkaitan terhadap apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ia berisi perangkat norma yang wajib ditaati oleh seorang Muslim. Sedangkan kata Liberal bermakna kebebasan tanpa adanya batasan. Maka ketika disifatkan kepada Islam, pengertiannya menjadi rancu.

Ciri khas kaum liberal yang bertentangan dengan Islam adalah ideologi relativisme, skeptisisme dan agnostisisme.  Relativisme adalah keyakinan yang menganggap semua kebenaran adalah relatif dan subyektif. Tidak ada kebenaran mutlak. Skeptisisme adalah pandangan yang meragukan terhadap kebenaran. Setiap kebenaran agama, diragukan kevalidanya. Dan agnostisisme mengingkari adanya kebenaran. Ideologi yang terakhir ini, sangat radikal karena menggiring kepada ateisme. Sebab kebenaran Tuhan juga diingkari.

Ketiga ideologi ini menjadi metodologi memahami agama. Ilmu tafsir, hadits, fikih, akidah dan lain-lain dianalisis dengan tiga metodologi ini.Produk dari metodologi ini di antaranya yang dikritik oleh buku ini adalah paham pluralisme agama, inklusifisme, dan hermenutika.

Penyimpangan Anak Muda NU

Penyimpangan oknum anak muda NU yang liberal dikupas dengan lugas. Sebagai orang yang pernah nyantri di pesantren NU di Jombang, Ainul berkepentingan mengklarifikasi fenomena kader-kader NU yang hanyut dalam liberalisasi.

Di internal NU sendiri, pada muktamar NU di Boyolali, diusulkan agar kepengurusan NU bersama organisasi-organisasi di bawahnya dibebaskan dari pengaruh orang-orang yang berhaluan liberal. Walaupun penolakan ini pada praktiknya kurang efektif untuk mencegah masuknya orang-orang liberal dalam struktur kepengurusan NU.

Aktivis Liberal NU di antaranya melakukan pembelokan makna tawassuth, tawazzun dan tasamuh. Makna idiom-idiom ini digeser sebagai sikap netral dalam arti menolak terhadap upaya formalisasi syari’at Islam secara konstitusional. Formalisasi syari’at dianggap tidak netral atau ekstrim ke kanan (hal. 96).

Padahal sesungguhnya idiom itu merupakan konsep untuk mensifati teologi Asy’ariyah yang dianut NU yang merupakan konsep tengah-tengah antara rasionalisme qadariyah dan antropomorfisme jabariyah. Jadi, idiom itu digunakan dalam ilmu Kalam, untuk menjelaskan posisi Ahlus Sunnah. Tidak ada kaitannya dengan sikap netral menolak formalisasi syari’at Islam. Penggeseran makna ini dapat disebut penodaan konsepsi ajaran NU.

NU sendiri, dalam sejarah kelahirannya justru merupakan organisasi yang concern pada perjuangan penegakan syari’at Islam, baik secara substansial maupun secara formal (hal. 99). Keputusan bahtsul masail pada Muktamar NU ke-11 di Banjarmasin pada 9 Juni 1936 M, keterlibatan  KH. Wachid Hasyim dalam perumusan Piagam Jakarta dan pernyataan-pernyataan dukungan tokoh NU seperti Saifuddin Zuhri terhadap Piagam Jakarta menunjukkan bahwa NU mendukung formalisasi Undang-undang Islam ke dalam Undang-undang formal Negara. Adapun pernyataan-pernyataan aktivis Liberal hanyalah akal-akalan yang harus disikapi dengan kritis, bukan taken for garanted. (Desastian/Kholili Hasib).

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54

Prerogatif Ketum

Prerogatif Ketum

Sabtu, 02 Jul 2022 17:16

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

PERSIS Berduka, Ketua LPPI Meninggal Dunia

Sabtu, 02 Jul 2022 16:58


MUI

Must Read!
X