Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.439 views

Seluruh Kiai NU Tidak Rela Penyebaran Aliran Sesat Syiah di Madura

Madura (VoA-Islam) – Bentrokan antara warga NU yang beraliran Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) dengan kaum Syiah di Madura bukanlah yang pertama. Tragedi berdarah sudah sering terjadi. Permasalahannya adalah warga NU tidak ingin penyebaran Syiah terus berlangsung, mengungat MUI Jawa Timur telah mengeluarkan fatwa sesat kelomok Syiah.

Sikap emosi masyarakat dipicu oleh sikap warga Syiah yang dinilai masih bandel menyebarkan ajaran Syiah nya di Sampang Madura. Seperti diketahui, penolakan terhadap ajaran Syiah sudah menjadi harga mati di Sampang.

Konflik di Sampang Madura ini juga tidak terlepas dari kasus sebelumnya, yakni kasus penistaan agama oleh Tajul Muluk. Oleh pengadilan, Tajul Muluk divonis dua tahun penjara. Di sisi lain, para santri-santri Syiah dinilai masih menyebarkan ajarannya.

"Jadi masyarakat ini marah, karena santri-santri Tajul Muluk ini dinilai masih menyebarkan ajaran Syiah di Sampang, baik sembunyi-sembuyi maupun terang-terangan," jelas Siti Ruqoyyah, salah seorang warga NU di Sampang.

Sejak dikeluarkan Fatwa kesesatan Syiah oleh MUI Sampang dan MUI Jawa Timur, masyarakat Sampang sendiri masih mentolerir keberadaan komunitas Syiah. Masyarakat berharap dengan memberikan mereka hak hidup di Sampang, kaum syiah akan bertobat dan kembali ke ajaran Islam yang benar. Namun, sikap-sikap santri-santri Syiah justru memicu geram warga Islam di sana. Gesekan-gesekan konflik sejak kasus Tajul Muluk ini belum selesai.

NU Sumenep Tolak Syiah

Selain di Sampang, puluhan santri dan warga NU pernah mengikuti halaqah Aswaja di pesantren Mathaliul Anwar lantai III, Pangarangan Sumenep. Halaqah yang dikemas dengan pengajian dan dialog interaktif tersebut menghadirkan Rais Syuriyah PCNU Jember, KH Muhyiddin Abdushshamad dan Ketua LBM NU Jember, Gus Muhammad Idrus Ramli.

KH Muhyiddin Abdushshamad yang mendapat kesempatan bicara pertama memaparkan panjang lebar tentang aliran Syiah; mulai dari asal usul Syiah sampai peristiwa Syiah di Sampang, Madura.

"Syiah rukun imannya lima, syahadatnya ditambah wa asyhadu Ali wali Allah," beber penulis buku Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah tersebut saat menjelaskan perbedaan Aswaja dan Syiah.

Lebih lanjut, kiai yang telah menerbitkan buku ke-NU-an dan Aswaja, membongkar penyimpangan-penyimpangan faham Syiah. Salah satunya yang disebutkan, seperti tidak percaya kepada 12 imam dinyatakan kafir, semua sahabat kafir kecuali tiga orang, Siti Aisyah pelacur, Ali bin Abu Thalib mendapat wahyu, selain anak Syiah anak zina, Al Qur'an mushaf Ustmani palsu, jumlah ayat Al Qur'an 17.000, nikah muth'ah sama dengan haji 70 kali, kedudukan imam lebih tinggi dari seorang nabi.

Lalu, ia juga membeberkan bantahan tersebut menurut Aswaja diserta dengan referensi otoritatif dikalangan Aswaja, seperti Kitab Sullam Taufiq dan Ihya' Ulumuddin. Juga menurut KH Hasyim Asy'ari yang disarikan dari kitab At Tibyan karangan pendiri NU tersebut.

Namun, Rais Syuriah PCNU Jember tersebut tidak memberi kesimpulan apakah Syiah sesat atau tidak. "Kesimpulannya ada pada kalian semua, tapi apakah. Anda percaya kepada Syaikh Abdullah bin Husien dan Imam Ghazali atau tidak," katanya sebelum mengakhiri pembicaraannya.

NU Jember Desak Pergub Pelarangan Syi’ah

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab). Ia mengatakan, pihaknya mendorong terbentuknya Peraturan Gubernur (Pergub) untuk pelarangan Syiah di Jawa Timur. Hal itu disampaikan dalam Dialog Ulama dan Umara’ yang digelar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Jember, beberapa waktu lalu (11/6).

Hal ini menyusul peristiwa penyerangan yang dilakukan para pengikut Syiah terhadap Tokoh NU Jember, Ustadz Fauzi di Kecamatan Puger Jember (30/5) lalu.

Bupati Jember, Ir.H. MZA Djalal dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih terus melakukan evaluasi dan memberikan pemahaman kepada masing-masing pihak agar tidak menyusul kejadian yang sama.

Sikap PCNU Jember untuk sementara hanya dapat mendesak agar persoalan hukum dari aspek kriminalitas dapat segera diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun PCNU juga mendorong terbentuknya Pergub untuk pelarangan Syiah di Jawa Timur.

“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Bupati, kita memerlukan arahan dari pusat. MUI Jatim memang sudah mengeluarkan keputusan, tetapi sifatnya baru fatwa dan tidak mengikat. Karena itu harus ada keputusan dalam bentuk Pergub, sehingga kami akan mendorong terbentuknya Pergub untuk pelarangan Syiah di Jawa Timur,” ungkap Gus Aab. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Senin, 29 Nov 2021 21:30

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Senin, 29 Nov 2021 19:45

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Senin, 29 Nov 2021 19:00

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

Senin, 29 Nov 2021 17:53

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Senin, 29 Nov 2021 17:36

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Senin, 29 Nov 2021 17:02

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Senin, 29 Nov 2021 15:23

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Senin, 29 Nov 2021 15:11

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Senin, 29 Nov 2021 12:51

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54


MUI

Must Read!
X

Senin, 29/11/2021 11:38

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme