Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.049 views

Buku Tadzkiroh Ustadz Ba'asyir Beri Wawasan Keilmuan Baru di UIN Jogja

YOGYAKARTA (voa-islam.com) – Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Indonesia Indonesia Yogyakarta atau yg lebih dikenal dengan PUSHAM UII Jogja mengadakan acara diskusi ilmiyah dan bedah buku “Tadzkiroh" Bagian II (Peringatan dan Nasehat Karena Allah) karya ustadz Abu Bakar Ba’asyir pada Kamis pagi (3/1/2013) di Ruang Treatical Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SuKa) Yogyakarta.

Dalam forum diskusi ilmiyah yang juga bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN SuKa Jogja tersebut menghadirkan tiga narasumber dari berbagai latar belakang. Yang pertama yakni Ustadz Nanang Ainur Rofiq selaku Amir Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) Jakarta, Dr. Muhammad Ahzar selaku Dosen Politik dan Pemikiran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Dr. Armaedy Anwani dari Prodi Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Ustadz Nanang Ainur Rofiq menjelaskan dan memberikan klarifikasi bahwa tujuan ditulisnya dan disebarkannya buku tadzkiroh jilid ke-2 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir bukanlah untuk mengkafir-kafirkan sesama muslim.

Bahkan beliau menantang Dr. Armaedy yang mengkritik bahwa buku Ustadz Abu hanyalah buku yang provokatif dan arogan. Ustadz Nanang juga menantang para peserta untuk menunjukkan kepada dirinya apakah ada isi didalam buku tadzkiroh tersebut yang mana Ustadz Abu mengkafirkan secara individual atau personal.

“Buku ini terbit bukanlah untuk mengkafirkan sesama muslim. Maka dari itu, saya bertanya kepada bapak yang disitu maupun para peserta untuk menunjukkan kepada saya, ada nggak didalam buku ini yang secara tertulis bahwa Ustadz Abu mengkafirkan kaum muslimin secara personal?” tantangnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa konsep berjama’ah yang dipaparkan oleh ustadz Abu bukanlah konsep yang dibuat atas dasar nafsunya sendiri, melainkan konsep tersebut telah dipraktekkan sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat.

Menurutnya, Khilafah Islamiyyah tidak akan bisa tegak dengan sendirinya kecuali diawali dengan adanya sebuah Daulah Islamiyyah. Sedangkan perjuangan untuk menegakkan Daulah Islamiyyah tersebut hanya bisa dicapai dengan dua cara, yakni dakwah dan jihad.

“Berjama’ah itu jangan hanya disederhanakan pemahamannya seperti jama’ah sholat. Karena Khilafah itu tidak akan tegak dengan adanya Daulah. Nah, jika kita belum mampu untuk menerapkan dan menegakkan Khilafah atau Daulah, maka sistem untuk mengatur kehidupan manusia dalam tataran sosial masyarakat ya, dengan cara hidup berjama’ah diantara sesama kaum muslimin,” tambahnya.

Sementara Dr. Muhammad Ahzar dalam pemaparannya menjelaskan bahwa berbagai macam karya tulisan apa saja yang sudah ditulis oleh Ustadz Abu patut mendapat ajungan jempol dan apresiasi.

“Yaa, patut kita apresiasi apa yang sudah ditulis oleh ustadz Abu ini. Paling tidak, beliau sudah membuka wacana keilmuan baru bagi kita semua yang ada disini, tentang bagaimana hidup sesuai dengan Al Qur’an dan Sunah tanpa adanya suatu tambahan atau pengurangan sedikitpun dari teks Al Qur’an tersebut. jadi apa yang diinginkan oleh Al Qur’an itulah yang dipaparkan oleh ustadz Abu,” ujarnya.

Menurut Dr. Ahzar, sebuah ide itu ibarat kepala, kaki dan tangan, yang mana dia bisa berjalan sendiri untuk mengajak dan menggandeng orang tanpa digerakkan oleh sang pencetus ide. Oleh karena itu, ide yang sudah digagas oleh Ustadz Abu melalui tulisan-tulisannya patut mendapat apresiasi.

“Sebuah ide itu ibarat kepala, tangan dan kaki. Dia bisa berjalan sendiri tanpa kita gerakkan untuk mengajak orang lain mengikuti ide kita tersebut. 2 tahun yang lalu saya pernah melontarkan ide di UMY bahwa seorang Rektor itu harus bergelar Doktor. Waktu itu saya mendapat kecaman dan dianggap gila jabatan, sebab waktu itu belum banyak yang bergelar Doktor, sedangkan waktu itu saya sudah bergelar Doktor. Eh, kemarin itu akhirnya UMY membuat keputusan bahwa seorang Rektor harus bergelar Doktor. Alhamdulillah ide saya diterima. Nah, dalam konteks ide yang sudah dicetuskan oleh ustadz Abu ini harapan saya terus disuarakan dan didiskusikan,” harapnya.

Terakhir beliau menyatakan bahwa ide ustadz Abu ini perlu diterjemahkan ulang oleh seseorang, mengingat kondisi ustadz Abu yang sekarang ini ada didalam penjara. Sebab menurutnya, bahasa yang dipakai maupun tulisan yang dicetak tebal dalam buku tadzkiroh tersebut sangat multi tafsir.

“Akan tetapi yang lebih penting, buku Ustadz Abu ini harus ada yang menterjemahkan kembali, sebab dengan font yang dicetak tebal ini bisa mengndang persepsi lain bagi pembacanya. Terlepas hal itu merupakan kerjaan editor sebagaimana apa yang sudah dijelaskan oleh ustadz Nanang tersebut. Saya sendiri sudah pernah berbicara langsung dengan Ustadz Abu sebelum beliau ditangkap, bahkaan beebrapa kali juga kita undang ke universitas kita dan yang saya lihat memang beliau itu orangnya santun dan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PUSHAM UII Jogja, Dr. Eko Prasetyo, SH, mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya acara diskusi ilmiyah dan bedah buku tadzkiroh tersebut untuk mensosialisasikan buku ustadz Abu dan mendapatkan masukan dari kalangan mahasiswa dan akademisi.

“Tujuannya untuk mensosialiasikan buku tersebut dikalangan akademisi dan mendapatkan berbagai macam masukan guna perbaikan hukum yang sekarang ini ada. Sebab, kebanyakan isi dalam buku Ustadz Abu berisi tentang Syari’ah. Maka dari itu, peserta yang kita undang dan hadir ini kebanyakan dari fakultas syari’ah”, katanya kepada voa-islam.com disela-sela acara.

Disamping itu, pria yang biasa disapa Mas Eko ini juga membantah jika PUSHAM UII Jogja sekarang ini telah terkontaminasi oleh pemikiran ustadz Abu dan telah menjadi bagian dan sayap pergerakan JAT.

“Ndak ada itu, kita ini tetap netral dan tidak masuk kemana-mana. Kita kan geraknya di seputar penelitian dan pusat studi. Nah, karena kita nilai buku tadzkiroh ustadz Abu ini menarik, maka forum diskusi ilmiyah seperti ini adakan untuk mendapatkan input pemikiran-pemikiran baru agar menambah wawasan kita dan tentunya demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (Bekti/VOA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Rabu, 21 Feb 2018 21:15

Jet Tempur Rezim Teroris Assad dan Rusia Lanjutkan Pemboman Mematikan di Ghouta Timur

Jet Tempur Rezim Teroris Assad dan Rusia Lanjutkan Pemboman Mematikan di Ghouta Timur

Rabu, 21 Feb 2018 20:42

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Rabu, 21 Feb 2018 19:51

Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Menginspirasi, Dua Jurnalis Raih Forjim Award

Rabu, 21 Feb 2018 17:46

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Rabu, 21 Feb 2018 14:00

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Rabu, 21 Feb 2018 12:24

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Tembakan Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

Rabu, 21 Feb 2018 10:28

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Ini Petuah Tuan Guru Bajang untuk Jurnalis Muslim

Rabu, 21 Feb 2018 09:43

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Bolehkah Mengerjakan Shalat Dhuha Setelah Shalat Isyraq?

Rabu, 21 Feb 2018 09:22

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Wisata Halal NTB, Upaya Wujudkan Islam Rahmatan lil Alamin

Rabu, 21 Feb 2018 09:11

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Ibu Tega Membunuh Anak Sendiri, Apa yang Salah?

Selasa, 20 Feb 2018 22:58

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Remaja Zaman Now: Antara Harapan dan Kenyataan

Selasa, 20 Feb 2018 22:45

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Pemimpin MILF: Pejuang Asing Asal Malaysia, Indonesia dan Timur Tengah Terus Berdatangan ke Mindanao

Selasa, 20 Feb 2018 22:35

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Nigeria Vonis Bersalah 200 Lebih Pejuang Boko Haram

Selasa, 20 Feb 2018 22:15

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

167 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur Sejak Senin

Selasa, 20 Feb 2018 22:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 20/02/2018 06:13

Sandal Bilal vs Sandal Presiden