Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.653 views

Buku Tadzkiroh Ustadz Ba'asyir Beri Wawasan Keilmuan Baru di UIN Jogja

YOGYAKARTA (voa-islam.com) – Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Indonesia Indonesia Yogyakarta atau yg lebih dikenal dengan PUSHAM UII Jogja mengadakan acara diskusi ilmiyah dan bedah buku “Tadzkiroh" Bagian II (Peringatan dan Nasehat Karena Allah) karya ustadz Abu Bakar Ba’asyir pada Kamis pagi (3/1/2013) di Ruang Treatical Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SuKa) Yogyakarta.

Dalam forum diskusi ilmiyah yang juga bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN SuKa Jogja tersebut menghadirkan tiga narasumber dari berbagai latar belakang. Yang pertama yakni Ustadz Nanang Ainur Rofiq selaku Amir Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) Jakarta, Dr. Muhammad Ahzar selaku Dosen Politik dan Pemikiran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Dr. Armaedy Anwani dari Prodi Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Ustadz Nanang Ainur Rofiq menjelaskan dan memberikan klarifikasi bahwa tujuan ditulisnya dan disebarkannya buku tadzkiroh jilid ke-2 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir bukanlah untuk mengkafir-kafirkan sesama muslim.

Bahkan beliau menantang Dr. Armaedy yang mengkritik bahwa buku Ustadz Abu hanyalah buku yang provokatif dan arogan. Ustadz Nanang juga menantang para peserta untuk menunjukkan kepada dirinya apakah ada isi didalam buku tadzkiroh tersebut yang mana Ustadz Abu mengkafirkan secara individual atau personal.

“Buku ini terbit bukanlah untuk mengkafirkan sesama muslim. Maka dari itu, saya bertanya kepada bapak yang disitu maupun para peserta untuk menunjukkan kepada saya, ada nggak didalam buku ini yang secara tertulis bahwa Ustadz Abu mengkafirkan kaum muslimin secara personal?” tantangnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa konsep berjama’ah yang dipaparkan oleh ustadz Abu bukanlah konsep yang dibuat atas dasar nafsunya sendiri, melainkan konsep tersebut telah dipraktekkan sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat.

Menurutnya, Khilafah Islamiyyah tidak akan bisa tegak dengan sendirinya kecuali diawali dengan adanya sebuah Daulah Islamiyyah. Sedangkan perjuangan untuk menegakkan Daulah Islamiyyah tersebut hanya bisa dicapai dengan dua cara, yakni dakwah dan jihad.

“Berjama’ah itu jangan hanya disederhanakan pemahamannya seperti jama’ah sholat. Karena Khilafah itu tidak akan tegak dengan adanya Daulah. Nah, jika kita belum mampu untuk menerapkan dan menegakkan Khilafah atau Daulah, maka sistem untuk mengatur kehidupan manusia dalam tataran sosial masyarakat ya, dengan cara hidup berjama’ah diantara sesama kaum muslimin,” tambahnya.

Sementara Dr. Muhammad Ahzar dalam pemaparannya menjelaskan bahwa berbagai macam karya tulisan apa saja yang sudah ditulis oleh Ustadz Abu patut mendapat ajungan jempol dan apresiasi.

“Yaa, patut kita apresiasi apa yang sudah ditulis oleh ustadz Abu ini. Paling tidak, beliau sudah membuka wacana keilmuan baru bagi kita semua yang ada disini, tentang bagaimana hidup sesuai dengan Al Qur’an dan Sunah tanpa adanya suatu tambahan atau pengurangan sedikitpun dari teks Al Qur’an tersebut. jadi apa yang diinginkan oleh Al Qur’an itulah yang dipaparkan oleh ustadz Abu,” ujarnya.

Menurut Dr. Ahzar, sebuah ide itu ibarat kepala, kaki dan tangan, yang mana dia bisa berjalan sendiri untuk mengajak dan menggandeng orang tanpa digerakkan oleh sang pencetus ide. Oleh karena itu, ide yang sudah digagas oleh Ustadz Abu melalui tulisan-tulisannya patut mendapat apresiasi.

“Sebuah ide itu ibarat kepala, tangan dan kaki. Dia bisa berjalan sendiri tanpa kita gerakkan untuk mengajak orang lain mengikuti ide kita tersebut. 2 tahun yang lalu saya pernah melontarkan ide di UMY bahwa seorang Rektor itu harus bergelar Doktor. Waktu itu saya mendapat kecaman dan dianggap gila jabatan, sebab waktu itu belum banyak yang bergelar Doktor, sedangkan waktu itu saya sudah bergelar Doktor. Eh, kemarin itu akhirnya UMY membuat keputusan bahwa seorang Rektor harus bergelar Doktor. Alhamdulillah ide saya diterima. Nah, dalam konteks ide yang sudah dicetuskan oleh ustadz Abu ini harapan saya terus disuarakan dan didiskusikan,” harapnya.

Terakhir beliau menyatakan bahwa ide ustadz Abu ini perlu diterjemahkan ulang oleh seseorang, mengingat kondisi ustadz Abu yang sekarang ini ada didalam penjara. Sebab menurutnya, bahasa yang dipakai maupun tulisan yang dicetak tebal dalam buku tadzkiroh tersebut sangat multi tafsir.

“Akan tetapi yang lebih penting, buku Ustadz Abu ini harus ada yang menterjemahkan kembali, sebab dengan font yang dicetak tebal ini bisa mengndang persepsi lain bagi pembacanya. Terlepas hal itu merupakan kerjaan editor sebagaimana apa yang sudah dijelaskan oleh ustadz Nanang tersebut. Saya sendiri sudah pernah berbicara langsung dengan Ustadz Abu sebelum beliau ditangkap, bahkaan beebrapa kali juga kita undang ke universitas kita dan yang saya lihat memang beliau itu orangnya santun dan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PUSHAM UII Jogja, Dr. Eko Prasetyo, SH, mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya acara diskusi ilmiyah dan bedah buku tadzkiroh tersebut untuk mensosialisasikan buku ustadz Abu dan mendapatkan masukan dari kalangan mahasiswa dan akademisi.

“Tujuannya untuk mensosialiasikan buku tersebut dikalangan akademisi dan mendapatkan berbagai macam masukan guna perbaikan hukum yang sekarang ini ada. Sebab, kebanyakan isi dalam buku Ustadz Abu berisi tentang Syari’ah. Maka dari itu, peserta yang kita undang dan hadir ini kebanyakan dari fakultas syari’ah”, katanya kepada voa-islam.com disela-sela acara.

Disamping itu, pria yang biasa disapa Mas Eko ini juga membantah jika PUSHAM UII Jogja sekarang ini telah terkontaminasi oleh pemikiran ustadz Abu dan telah menjadi bagian dan sayap pergerakan JAT.

“Ndak ada itu, kita ini tetap netral dan tidak masuk kemana-mana. Kita kan geraknya di seputar penelitian dan pusat studi. Nah, karena kita nilai buku tadzkiroh ustadz Abu ini menarik, maka forum diskusi ilmiyah seperti ini adakan untuk mendapatkan input pemikiran-pemikiran baru agar menambah wawasan kita dan tentunya demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (Bekti/VOA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Selasa, 24 Jan 2017 06:01

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Senin, 23 Jan 2017 22:59

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Senin, 23 Jan 2017 22:41

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Senin, 23 Jan 2017 21:35

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Senin, 23 Jan 2017 21:29

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Senin, 23 Jan 2017 20:59

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Senin, 23 Jan 2017 20:15

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Senin, 23 Jan 2017 19:29

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Senin, 23 Jan 2017 19:09

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Senin, 23 Jan 2017 18:59

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

Senin, 23 Jan 2017 18:15

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Senin, 23 Jan 2017 18:00

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

Senin, 23 Jan 2017 16:40

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Senin, 23 Jan 2017 16:00

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Senin, 23 Jan 2017 15:30

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Senin, 23 Jan 2017 15:19

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Senin, 23 Jan 2017 15:00

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

Senin, 23 Jan 2017 13:00

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Senin, 23 Jan 2017 11:24

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Senin, 23 Jan 2017 11:00


Must Read!
X

Senin, 23/01/2017 18:00

Penghargaan APE: Untuk Siapa?