Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.280 views

Mendiamkan Preman Berbuat Anarkis & Brutal, Warga Solo Kecam Polisi

SOLO (voa-islam.com) – Meski dilayani dengan baik dan santun saat melakukan pengaduan ke Mapolresta Solo pada Sabtu (22/6/2013) sore, namun hal tersebut tidak lantas menenggelamkan kekecewaan warga kampung Kentingan Baru, Jebres, Solo, Jawa Tengah kepada aparat kepolisian.

Pasalnya, saat ratusan preman merusak, menghancurkan dan merobohkan rumah para warga Kentingan Baru, di lokasi kejadian atau TKP terdapat aparat kepolisian dari Polsek Jebres. Namun saat itu, aparat kepolisian hanya diam saja tanpa melakukan pencegahan terhadap aksi anarkis dan brutal para preman.

“Saat itu ada polisi mas, neng polisine mung meneng tok ra ngopo-ngopo (tapi polisinya hanya diam saja tidak melakukan apa-apa -red),” kata Pak Parjo (nama samaran), salah seorang warga Kentingan Baru kepada voa-islam.com pada Minggu, (23/6/2013) di TKP.

...Saat itu ada polisi mas, neng polisine mung meneng tok ra ngopo-ngopo (tapi polisinya hanya diam saja tidak melakukan apa-apa -red)...

Sementara itu, warga lain bernama Wahono, menuturkan jika para preman yang merusak dan merobohkan rumah warga adalah para preman bayaran.  Preman bayaran itu diketahui oleh warga digerakkan oleh seseorang bernama Wiwik Tri Setyoningsih, yang merupakan eks warga kampung Kentingan Baru.

“Jelas itu mereka preman bayaran mas, dan yang menggerakkan mereka (para preman -red) itu Wiwik. Warga sini sudah kenal dan hafal semua dengan Wiwik ini. Karena dia dulu kan tinggal di sini,” jelas Wahono kepada  voa-islam.com pada Minggu, (23/6/2013) di TKP.

Wahono menjelaskan jika bentuk tubuh para preman itu rata-rata berambuk cepak dan berbadan tegap. Mereka datang ke kampung Kentingan Baru dengan membawa linggis, palu besar, martil dan senjata tajam berbagai jenis.

...Jelas itu mereka preman bayaran mas, dan yang menggerakkan mereka (para preman -red) itu Wiwik. Warga sini sudah kenal dan hafal semua dengan Wiwik ini. Karena dia dulu kan tinggal di sini...

Dirinya tidak terima dengan tindakan anarkis dan brutal para preman tersebut. Menurutnya, jika memang ada permasalahan seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum yang ada. Dirinya memang menyadari tinggal disebuah bangunan yang sampai saat ini masih bersengketa. Namun ia mengatakan jika dalam sidang sengketa lahan di Kentingan Baru, warga selalu menang.

“Mereka posturnya besar-besar dan beberapa ada yang menggunakan pentungan. Saya tidak terima. Saya memang warga baru dikampung tersebut, kalaupun dalam sengketa kami kalah, kami tidak masalah jika disuruh pindah. Yang jelas caranya tidak seperti ini,” ujarnya.

“Dan jika ada masalah, yaa harus diselesaikan lewat jalur hukum. Kalau memang kami kalah itukan yang menggusur kami bukan para preman itu, tapi aparat kepolisian atau satpol PP, tapi kenapa preman yang merobohkan rumah warga? Dan perlu diketahui mas, selama ini yang saya ketahui warga selalu menang saat sidang” imbuhnya.

...Kita disini jelas kecewa dengan sikap aparat yang terkesan membiarkan (aksi premanisme yang merusak dan merobohkan rumah warga -red). Dan ndak betul jika ada media yang bilang polisi kalah jumlah (dengan preman -red), lha wong polisi saat itu juga banyak kok...

Ironisnya, Wahono menjelaskan, para preman tersebut justru datang bersama aparat Polsek Jebres. Namun, tindakan anarkis para preman tersebut terkesan tidak digubris sama sekali oleh pihak aparat. Bahkan disaat para preman memukuli dan menyeret dirinya serta para warga penyandang cacat lainnya di kampung Kentingan Baru, polisi hanya diam saja.

Sikap dan tindakan membisu dari aparat tersebut langsung mendapat kecaman dari para warga, baik laki-laki, orang yang sudah tua ataupun para wanita. Mereka menilai hal tersebut sebagai sebuah persekongkolan atau kekalahan aparat kepolisian terhadap premanisme.

“Kita disini jelas kecewa dengan sikap aparat yang terkesan membiarkan (aksi premanisme yang merusak dan merobohkan rumah warga -red). Dan ndak betul jika ada media yang bilang polisi kalah jumlah (dengan preman -red), lha wong polisi saat itu juga banyak kok,” tandas Wahono yang juga menjadi korban penganiayaan para preman. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Sabtu, 28 Jan 2023 11:35

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 09:15

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Sabtu, 28 Jan 2023 08:27

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 07:33

Trilogi Kesesatan

Trilogi Kesesatan

Sabtu, 28 Jan 2023 07:20

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Sabtu, 28 Jan 2023 07:17

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Sabtu, 28 Jan 2023 07:15

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Sabtu, 28 Jan 2023 07:10

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Jum'at, 27 Jan 2023 16:32

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15


MUI

Must Read!
X