Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.542 views

Polisi Lamban &Tidak Bertindak, Warga Solo Akan Bergerak Hadapi Preman

SOLO (voa-islam.com) – Setelah ratusan preman menyerang, menghancurkan dan merobohkan rumah warga kampung Kentingan Baru, Jebres, Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (22/6/2013) siang, pada sore harinya para warga langsung melakukan pengaduan ke Mapolresta Solo.

Perwakilan para warga yang berjumlah sekitar 15 orang tersebut ditemani oleh Sekretaris The Islamic Study and Action Centre (ISAC), Endro  Sudarsono. ISAC dimintai tolong para warga untuk mengawal proses hukum yang ada. Pasalnya, selain merusak dan merobohkan rumah, para preman juga menganiaya salah satu warga bernama Wahono.

Meskipun sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum, ternyata para preman tidak ciut nyalinya. Keesokan harinya, Minggu (23/6/2013) pagi hingga sore para preman malah meneror warga melalui SMS. Salah satu bunyi isi SMS tersebut adalah mereka akan melakukan penggusuran kembali pada Minggu sore.

...Tidak hanya sekali ini saja para preman melakukan teror. Kemarin saat mereka bertindak anarkis, polisi itu ada banyak, tapi mereka (polisi -red) diam saja. Setelah kita melaporkan perbuatan anarkis ini, mereka (para preman -red) masih bisa seenaknya mengancam dan meneror kita...

“Omonge omah Jurug arep di gusur, iku lho. Inilah yang membuat kita semua datang dan berkumpul disini untuk mempertahankan diri,” kata Pak Ande, sesepuh kampung Kentingan Baru kepada voa-islam.com pada Minggu (23/6/2013) sore.

Warga merasa heran kenapa para preman begitu berani bertindak anarkis, bahkan di depan mata para aparat kepolisian. Pada hari Sabtu saat ratusan preman merusak dan merobohkan rumah warga, menurut Ande bukannya tidak ada polisi, tapi polisi yang begitu banyaknya dari Polsek Jebres hanya diam saja dan melihat.

“Tidak hanya sekali ini saja para preman melakukan teror. Kemarin saat mereka bertindak anarkis, polisi itu ada banyak, tapi mereka (polisi -red) diam saja. Setelah kita melaporkan perbuatan anarkis ini, mereka (para preman -red) masih bisa seenaknya mengancam dan meneror kita,” ujarnya.

...Warga sini sudah siap semuanya untuk melawan para preman tersebut. Di sini kami posisinya hanya mempertahankan diri...

Karena itu dirinya mengatakan akan melawan jika para preman  kembali ke kampung Kentingan Baru untuk berbuat onar dan merusak rumah mereka kembali. Dirinya juga mengecam sikap aparat yang hanya diam saja saat para preman merusak dan merobohkan rumah warga dan tidak melakukan pencegahan atau penangkapan terhadap para preman.

Sementara itu, menanggapi ancama teror dari preman, salah satu warga lainnya, Ja’far menyatakan jika warga Kentingan Baru sudah siap melawan guna mempertahankan diri. Pasalnya, para preman sudah sedemikian rupa bertindak anarkis.

“Warga sini sudah siap semuanya untuk melawan para preman tersebut. Di sini kami posisinya hanya mempertahankan diri,” ucapnya kepada voa-islam.com pada Minggu (23/6/2013) sore.

...Jika polisi lamban dan terkesan tidak menindak para preman pelaku pengrusakan, maka warga akan bergerak sendiri untuk menghadapi mereka (para preman -red)...

Ja’far juga kecewa dengan aparat kepolisian yang terkesan lamban dan tidak segera menangkap dan menindak para pelaku pengrusakan meskipun sejumlah nama pelaku sudah diberikan kepada kepolisian. Selain itu, warga juga kecewa dengan Pemkot Solo karena tidak peka dengan penderitaan warga di Kentingan Baru.

Selain itu, warga Kentingan Baru dengan media massa yang tidak jujur dan sesuai dalam memberitakan kejadian dan juga nama-nama pelaku penyerangan terhadap kampung mereka. Untuk itu, para warga pun berinisiatif akan melakukan upaya sendiri untuk menghadapi para preman yang hendak mengusik kehidupan mereka.

“Jika polisi lamban dan terkesan tidak menindak para preman pelaku pengrusakan, maka warga akan bergerak sendiri untuk menghadapi mereka (para preman -red),” tandasnya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X