Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.840 views

Ustadz Fahmi Suwaidi: HAM Tidak Berlaku Pada Umat Islam

SOLO (voa-islam.com) – Dalam acara talk show “Membongkar Diskriminasi HAM Terhadap Umat Islam” di masjid Baitul Makmur Solo Baru, Sukoharjo pada Ahad (23/6/2013), Ustadz Fahmi Suwaidi SH mengatakan jika pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa kaum muslimin harus segera diatasi.

Bentuk kedzoliman dan pelanggaran HAM yang tergolong sebagai pelanggaran HAM berat tersebut juga merupakan PR besar bagi umat Islam. Selain itu, pelanggaran HAM yang jumlahnya sangat banyak sekali dan terjadi dimana-mana tersebut harus dicari penyelesaiannya secara bersama-sama.

“Kedzoliman dan pelanggaran HAM terhadap kaum muslimin terjadi dimana-mana. Tumpukan pekerjaan rumah atau PR umat Islam dalam urusan kedzoliman yang menimpa umatnya sebenarnya sangat panjang, sangat banyak,” katanya.

...Dalam kaitannya dengan hak asasi manusia, HAM, maka kita bisa melihat rentetan peristiwa yang itu melanggar hak-hak kaum muslimin, melukai rasa keadilan pada mereka (umat Islam -red) dan sampai sekarang masih di diamkan, masih belum mendapatkan satu tindakan yang semestinya...

Pria yang berprofesi sebagai jurnalis di salah satu media massa ini mengungkapkan bahwa pelanggaran HAM terhadap umat Islam tidak mendapatkan penanganan yang serius dari bihak berwenang. Dan yang lebih ironi lagi, pelanggaran HAM tersebut terkesan ditutup-tutupi.

“Dalam kaitannya dengan hak asasi manusia, HAM, maka kita bisa melihat rentetan peristiwa yang itu melanggar hak-hak kaum muslimin, melukai rasa keadilan pada mereka (umat Islam -red) dan sampai sekarang masih di diamkan, masih belum mendapatkan satu tindakan yang semestinya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam konstek ke Indonesiaan, banyak sekali pelanggaran HAM yang telah dilakukan pemerintah terhadap umat Islam. Seperti kasus pelanggaran HAM berat peristiwa Tanjung Priok pada tahun 1984, peristiwa Lampung tahun 1991, dan sebagainya.

...Dan (pembantaian dalam peristiwa Tanjung Priok -red) ini terjadi karena umat Islam waktu itu ingin mempertahankan aqidahnya, ingin menyatakan aqidahnya bahwa mereka sebagai muslim, ingin mendaftarkan kehidupannya pada syari’at Islam. Tetapi kemudian terjadi insiden yang menewaskan ratusan orang lebih...

“Kita ingat, belum terlalu lama, saat peristiwa Tanjung Priok terjadi tahun 84. Ketika kaum muslimin menolak diberlakukannya asas tunggal (Pancasila -red). Dimana seluruh ormas dan kelompok masyarakat itu dilarang mencantumkan asas selain Pancasila,” ungkap pria yang juga aktif sebagai penulis buku ini.

Dalam kasus pelanggaran HAM di Tanjung Priok misalnya, pemerintah Orde Baru yang saat itu dipimpin Soeharto, hanya merilis korban jiwa sebanyak tujuh orang. Namun ada sejumlah LSM kemanusian yang melakukan investigasi menemukan lebih dari 300 orang meninggal dunia yang menjadi korbannya.

Kedzoliman dan pembantaian yang terjadi dalam kasus Tanjung Priok, kata Ustadz Fahmi, karena keinginan masyarakat dan kaum muslimin yang hendak menjalankan kehidupannya dengan syari’at Islam. Masyarakat dan kaum muslimin yang hendak mempertahankan aqidahnya justru diperlakukan oleh pemerintah Indonesia secara represif hingga menelan korban jiwa.

...Selama orde baru jelas kasus  ini ditutup. Setelah reformasi sempat dibuka, tapi endingnya kita melihat ternyata hampir tidak ada satupun yang dihukum secara layak karena tindakan itu.

...Dari Panglima waktu itu Beny Moerdani, Pangdamnya waktu itu Tri Sutrisno, Dandimnya waktu itu Rudolf Butar Butar, sampai komandan lapangannya, hampir semuanya lolos dari pengadilan HAM dalam kasus Tanjung Priok...

“Dan (pembantaian dalam peristiwa Tanjung Priok -red) ini terjadi karena umat Islam waktu itu ingin mempertahankan aqidahnya, ingin menyatakan aqidahnya bahwa mereka sebagai muslim, ingin mendaftarkan kehidupannya pada syari’at Islam. Tetapi kemudian terjadi insiden yang menewaskan ratusan orang lebih,” ujarnya.

Pada masa “keemasan” Soeharto, berbagai kasus pelanggaran HAM berat selalu ditutup-tutupi. Namun setelah era reformasi, kasus tersebut kembali dibuka untuk di proses menurut hukum yang berlaku. Akan tetapi, prosesnya pun tidak memuaskan karena HAM memang diciptakan bukan untuk mendukung umat Islam, namun untuk menindas umat Islam.

“Selama orde baru jelas kasus  ini ditutup. Setelah reformasi sempat dibuka, tapi endingnya kita melihat ternyata hampir tidak ada satupun yang dihukum secara layak karena tindakan itu. Waktu itu yang terjadi benturan antara kaum muslimin dengan militer,” tegasnya.

“Dari Panglima waktu itu Beny Moerdani, Pangdamnya waktu itu Tri Sutrisno, Dandimnya waktu itu Rudolf Butar Butar, sampai komandan lapangannya, hampir semuanya lolos dari pengadilan HAM dalam kasus Tanjung Priok karena HAM memang tidak berlaku pada umat Islam,” pungkasnya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 21:06

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

Sabtu, 06 Aug 2022 08:22

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Jum'at, 05 Aug 2022 22:00

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Jum'at, 05 Aug 2022 21:25

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Jum'at, 05 Aug 2022 20:49

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 05 Aug 2022 18:09

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Jum'at, 05 Aug 2022 15:37


MUI

Must Read!
X