Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.962 views

Ustadz Fahmi Suwaidi: HAM Tidak Berlaku Pada Umat Islam

SOLO (voa-islam.com) – Dalam acara talk show “Membongkar Diskriminasi HAM Terhadap Umat Islam” di masjid Baitul Makmur Solo Baru, Sukoharjo pada Ahad (23/6/2013), Ustadz Fahmi Suwaidi SH mengatakan jika pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa kaum muslimin harus segera diatasi.

Bentuk kedzoliman dan pelanggaran HAM yang tergolong sebagai pelanggaran HAM berat tersebut juga merupakan PR besar bagi umat Islam. Selain itu, pelanggaran HAM yang jumlahnya sangat banyak sekali dan terjadi dimana-mana tersebut harus dicari penyelesaiannya secara bersama-sama.

“Kedzoliman dan pelanggaran HAM terhadap kaum muslimin terjadi dimana-mana. Tumpukan pekerjaan rumah atau PR umat Islam dalam urusan kedzoliman yang menimpa umatnya sebenarnya sangat panjang, sangat banyak,” katanya.

...Dalam kaitannya dengan hak asasi manusia, HAM, maka kita bisa melihat rentetan peristiwa yang itu melanggar hak-hak kaum muslimin, melukai rasa keadilan pada mereka (umat Islam -red) dan sampai sekarang masih di diamkan, masih belum mendapatkan satu tindakan yang semestinya...

Pria yang berprofesi sebagai jurnalis di salah satu media massa ini mengungkapkan bahwa pelanggaran HAM terhadap umat Islam tidak mendapatkan penanganan yang serius dari bihak berwenang. Dan yang lebih ironi lagi, pelanggaran HAM tersebut terkesan ditutup-tutupi.

“Dalam kaitannya dengan hak asasi manusia, HAM, maka kita bisa melihat rentetan peristiwa yang itu melanggar hak-hak kaum muslimin, melukai rasa keadilan pada mereka (umat Islam -red) dan sampai sekarang masih di diamkan, masih belum mendapatkan satu tindakan yang semestinya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam konstek ke Indonesiaan, banyak sekali pelanggaran HAM yang telah dilakukan pemerintah terhadap umat Islam. Seperti kasus pelanggaran HAM berat peristiwa Tanjung Priok pada tahun 1984, peristiwa Lampung tahun 1991, dan sebagainya.

...Dan (pembantaian dalam peristiwa Tanjung Priok -red) ini terjadi karena umat Islam waktu itu ingin mempertahankan aqidahnya, ingin menyatakan aqidahnya bahwa mereka sebagai muslim, ingin mendaftarkan kehidupannya pada syari’at Islam. Tetapi kemudian terjadi insiden yang menewaskan ratusan orang lebih...

“Kita ingat, belum terlalu lama, saat peristiwa Tanjung Priok terjadi tahun 84. Ketika kaum muslimin menolak diberlakukannya asas tunggal (Pancasila -red). Dimana seluruh ormas dan kelompok masyarakat itu dilarang mencantumkan asas selain Pancasila,” ungkap pria yang juga aktif sebagai penulis buku ini.

Dalam kasus pelanggaran HAM di Tanjung Priok misalnya, pemerintah Orde Baru yang saat itu dipimpin Soeharto, hanya merilis korban jiwa sebanyak tujuh orang. Namun ada sejumlah LSM kemanusian yang melakukan investigasi menemukan lebih dari 300 orang meninggal dunia yang menjadi korbannya.

Kedzoliman dan pembantaian yang terjadi dalam kasus Tanjung Priok, kata Ustadz Fahmi, karena keinginan masyarakat dan kaum muslimin yang hendak menjalankan kehidupannya dengan syari’at Islam. Masyarakat dan kaum muslimin yang hendak mempertahankan aqidahnya justru diperlakukan oleh pemerintah Indonesia secara represif hingga menelan korban jiwa.

...Selama orde baru jelas kasus  ini ditutup. Setelah reformasi sempat dibuka, tapi endingnya kita melihat ternyata hampir tidak ada satupun yang dihukum secara layak karena tindakan itu.

...Dari Panglima waktu itu Beny Moerdani, Pangdamnya waktu itu Tri Sutrisno, Dandimnya waktu itu Rudolf Butar Butar, sampai komandan lapangannya, hampir semuanya lolos dari pengadilan HAM dalam kasus Tanjung Priok...

“Dan (pembantaian dalam peristiwa Tanjung Priok -red) ini terjadi karena umat Islam waktu itu ingin mempertahankan aqidahnya, ingin menyatakan aqidahnya bahwa mereka sebagai muslim, ingin mendaftarkan kehidupannya pada syari’at Islam. Tetapi kemudian terjadi insiden yang menewaskan ratusan orang lebih,” ujarnya.

Pada masa “keemasan” Soeharto, berbagai kasus pelanggaran HAM berat selalu ditutup-tutupi. Namun setelah era reformasi, kasus tersebut kembali dibuka untuk di proses menurut hukum yang berlaku. Akan tetapi, prosesnya pun tidak memuaskan karena HAM memang diciptakan bukan untuk mendukung umat Islam, namun untuk menindas umat Islam.

“Selama orde baru jelas kasus  ini ditutup. Setelah reformasi sempat dibuka, tapi endingnya kita melihat ternyata hampir tidak ada satupun yang dihukum secara layak karena tindakan itu. Waktu itu yang terjadi benturan antara kaum muslimin dengan militer,” tegasnya.

“Dari Panglima waktu itu Beny Moerdani, Pangdamnya waktu itu Tri Sutrisno, Dandimnya waktu itu Rudolf Butar Butar, sampai komandan lapangannya, hampir semuanya lolos dari pengadilan HAM dalam kasus Tanjung Priok karena HAM memang tidak berlaku pada umat Islam,” pungkasnya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X