Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.685 views

Jadi Pembela FPI, Fahira Idris Puji Perjuangan FPI Cabut Keppres

JAKARTA (voa-islam.com) – Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras, Fahira Idris berterima kasih pada FPI yang sudah berjuang mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Agung terhadap Keppres Nomor 3/1997 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol.

Seperti diketahui, penghapusan Keppres Nomor 3/1997 tidak terlepas dari perjuangan panjang yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI). “Ini merupakan prestasi bagi FPI dan saya salut atas perjuangan ikhtiar mereka. Semoga langkah tersebut menjadi contoh bagi gerakan-gerakan Islam lain untuk lebih mengedepankan perjuangan formal dan jauh dari tindakan anarkis,” kata Fahira.

Fahira yang juga Ketua Yayasan Selamatkan Anak Bangsa ini, mengatakan, Habib Rizieq Syihab selalu Ketua Umum FPI patut diberi apresiasi dan sugesti positif. Mengingat FPI kerap mendapat stigma oleh berbagai pihak sebagai ormas yang mengedepankan anarkis. “Saya Ucapkan terima kasih pada Habib. Harus diakui, tidak banyak ormas Islam lain yang berani melakukan itu. Saya bersimpati pada FPI yang telah melakukan langkah konstitusional. FPI luar biasa.”

Fahira membantah tuduhan jika dirinya antipasti terhadap FPI. Seperti diketahui, Fahira pernah didampingi jurnalis TV Uni Lubis ke markaz FPI di Petamburan III untuk bertemu dengan Habib Rizieq untuk menanyakan perihal berita tentang keterlibatan FPI terkait kasus penusukan seorang pendeta di Ciketing - Bekasi.

“Ketika itu (tahun 2010) saya bertabayun atas laporan dari masyarakat mengenai penusukan seorang pendeta di Ciketing. Setelah tabayun, Habib bilang itu bukan anggota FPI yang melakukan penusukan. Jadi salah kalau saya dibilang tidak suka dengan FPI. Saya kini justru menjadi pembela FPI.  Bahkan hingga saat ini, saya sering membangun komunikasi dengan habib, baik via SMS maupun tweeters. Sampai-sampai orang lain menyebut saya FPI,” ujar Fahira tersenyum.

Dikatakan Fahira, banyak orang menyalahartikan ketika ia melakukan tabayun dengan Habib Rizieq sebagai Ketua Umum FPI. Yang pasti, sepulang dari markaz FPI, ia menyampaikan pada masyarakat, bahwa yang melakukan penusukan bukan dari FPI. Sejak itulah Fahira dicap sebagai “Orang FPI”.

Fahira teringat pesan Habib, untuk menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, terutama dalam menghadapi program kaum liberal, diperlukan kesabaran dan ketegaran. “Sekali lagi saya support FPI untuk melakukan langkah nyata dalam menyelamatkan anak bangsa dari bahaya miras. Seharusnya ini dilakukan oleh Presiden. Tapi disayangkan, Presiden SBY  tidak punya konsep untuk menyelamatkan anak bangsa,” tandas Fahira.  

Sepertinya, kata Fahira, banyak orang liberal kecolongan dengan dihapuskannya Keppres Nomor 3/1997. “Kalau seandainya bocor pasti dihadang oleh mereka.”

Ketika ditanya, apakah keberadaan FPI diperlukan masyarakat? Dijawab Fahira, keberadaan FPI memang diperlukan. “Ketika saya berkomunikasi dengan aparat, ternyata mereka juga berterima kasih pada FPI. Ketika aparat tidak bisa melakukan,  FPI membantu meringankan tugas aparat. Saya juga dukung FPI Mojokerto yang merazia miras. Sedangkan saya baru mempressure dengan suara saja.”

Fahira berharap, untuk memerangi miras seyogianya harus dengan pendekatan hukum, melakukan pressure melalui social media, bukan dengan tindakan anarkis. Teruskan upaya untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat akan bahaya miras. 

Putri Fahmi Idris ini mengaku salut dengan ibu-ibu korban KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) di Papua yang melakukan aksi penolakan miras. Memang sebaiknya, gerakan anti miras bukan hanya dilakukan oleh FPI dan komunitas gerakan anti miras, tapi juga seluruh masyarakat. “Nanti akan saya kumpulkan ibu-ibu korban KDRT disebabkan miras, untuk kemudian bersinergis dengan FPI untuk mengkampanyekan anti miras.”

Dengan dihapuskannya Keppres Nomor 3/1997, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras ini mendesak setiap Kepala daerah harus segera membuat Perda Anti Miras. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Tak punya kedua orang tuanya sejak 2017, Monica Kenyo Wulan Hapsari (27) hidup sendiri di kos berukuran sempit 2 x 3 meter. Sempat kelaparan dan hanya mampu jual sepatu dan tas ke rosok untuk...

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X