Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
38.305 views

Ustadz Mudzakir Sebut Husein Al-Habsyi Bukan Syi'ah, Tapi Mazhab Syafi'i

SOLO (voa-islam.com) – Setelah dengan tegas menolak untuk mengkafirkan Syi’ah dan rezim Syi’ah Nushoiriyyah Bashar Assad yang teah membantai puluhan ribu kaum muslimin di Suriah, ustadz Mudzakkir juga membuat pernyataan kotroversial lainnya.

Selama ini, issue yang menyebar dan beredar di masyarakat, ustadz Mudzakkir merupakan salah satu pengajar di Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil yang terkenal sebagai lembaga pendidikan milik Syi’ah. Namun dengan tegas ia mengatakan bahwa dirinya bukan pengajar, tapi wakil kepala di YAPI.

“Soal YAPI, saya di YAPI itu bukan guru, tapi wakil kepala, jadi bukan guru biasa, saya wakil kepala,” kata sesi tanya jawab dalam kajian dengan tema “KEUNGGULAN SUNNI TERHADAP SYI’AH” di masjid Istiqlal Sumber Solo Jawa Tengah, pada Jum’at (12/7/2013) malam.

M Khalil Ali, jama’ah yang bertanya ini juga meminta pendapat ustadz Mudzakkir soal pimpinan YAPI Husein Al Habsyi yang terkenal sebagai tokoh Syi’ah.

...Soal YAPI, saya di YAPI itu bukan guru, tapi wakil kepala, jadi bukan guru biasa, saya wakil kepala...

Namun, jawaban ustadz Mudzakkir justru melawan arus dari fakta dan realita yang ada. Ustadz Mudzakkir mengatakan kalau Husein Al Habsyi bukan Syi’ah, tapi bermadzab Syafi’i.

“Saya sangat tau dengan beliau almarhum ustadz Husein Al Habsyi. Beliau membenarkan Syi’ah, maksudnya madzab Syi’ah itu benar. Tetapi beliau sendiri yang saya saksikan tetap berada di madzhab Syafi’i,” ungkapnya.

“Saya tidak berani ngomong bohong, khawatir kalau saya bohong, apalagi ngomong atas orang yang sudah meninggal dan disaksikan malaikat repot saya nanti di akhirat dalam mempertangungjawabkannya,” imbuhnya.

“Orang nuduh beliau Syi’ah, urusan mereka yang menuduh dengan yang dituduh nanti biar  dihitung di mahsyar saja. Saya tidak berani ikut menuduh beliau Syi’ah. Tapi nyatanya-nyatanya, yang tau nyatanya silahkan,” tandasnya.

...Saya sangat tau dengan beliau almarhum ustadz Husein Al Habsyi. Beliau membenarkan Syi’ah, maksudnya madzab Syi’ah itu benar. Tetapi beliau sendiri yang saya saksikan tetap berada di madzhab Syafi’i...

“Saya sama beliau sangat kenal karena saya orang kedua disitu, saya juga berkali-kali sewaktu belum punya istri di Bangil, kebetulan salah satu istri saya dari Bangil, di pondok Wahid Hasyim,"ujarnya.

"Saya biasa nginep ditempat beliau (Husein Al Habsyi -red), malem hari bangun, masing-masing sholat walaupun sendiri-sendiri saya saksikan, berkali-kali saya bertukar pikiran dengan beliau juga,” jelasnya.

“Dan dari bertukar pikiran itu saya meyakini beliau tetap berada di madzhab Syafi’i, saya kebutulan tidak bermadzhab Syafi’i, banyak amalan-amalan saya yang tidak mengikuti madzhab Syafi’i, seperti sholat Jum’at saya tidak sependapat dengan imam Syafi’i, dalam tawakuf diniyah tidak cocok dengan imam Syafi’i, dan masih banyak lagi, prinsipnya saya tidak bermadzhab Syafi’i, tetapi tidak memusuhi madzhab Syafi’i dan tidak mengkafirkan madzhab Syai’i sebagaimana juga madzhab-madzhab lainnya,” terangnya.

Tapi, pimpinan Ponpes Al Islam Gumuk Solo ini mengakui adanya murid-murid YAPI Bangil yang dikirim untuk belajar di Qum Iran, negeri yang mayoritas berpenduduk Syi’ah.

...Bahwa disana (YAPI -red) ada murid-murid yang dikirim ke Iran, belajar di Qum, yaa. Murid-murid saya dulunya, juga pernah belajar dengan saya, ya orang-orang itu mungkin saja diluar, mungkin saja mencaci maki sahabat, mungkin...

“Bahwa disana (YAPI -red) ada murid-murid yang dikirim ke Iran, belajar di Qum, yaa. Murid-murid saya dulunya, juga pernah belajar dengan saya, ya orang-orang itu mungkin saja diluar, mungkin saja mencaci maki sahabat, mungkin,” ujarnya.

“Sebab apa, nyatanya didepan saya, (mereka -red) tidak pernah berani mengatakan seperti itu. Karena apa, setiap ada orang, apalagi yang murid saya tidak pernah, yang orang lain pun, yang bukan murid saya, kadang-kadang agak kurang bener, saya katakan; kamu tau imam Ali? Itu imam Syi’ah atau bukan? Ya. Dia pemberani? Pemberani. Dia jujur? Omongannya bener? Omongannya bener. Lha wong dia ngomong khoirun-naas ba’da (sebaik-baik manusia setelah -red) Rasulullah Saw, Abu Bakar kemudian Umar Kok, wong mengatakan begitu, masalahnya seperti itu,” tambahnya.

Selain itu, ustadz Mudzakkir juga mengakui bahwa di YAPI ada orang-orang yang beraliran Syi’ah dan menyatakan dirinya sebagai seorang Syi’ah.

...Jadi kembali kepada persoalan tadi, di sana ada anak-anak yang jadi Syi’ah, (saya katakan –red) iya...

“Jadi kembali kepada persoalan tadi, di sana ada anak-anak yang jadi Syi’ah, (saya katakan –red) iya. Kepada saya tidak nyerang karena pekewuh saja, saya tau, pekewuh karena dia pernah belajar pada saya. Maaf-maaf masih punya adzab, untuk tidak memaki-maki saya, walaupun jengkel karena saya tidak mau mengikuti madzab mereka,” tegasnya.

“Saya juga pernah diajak mereka; ustadz, kalau gitu kenapa tidak masuk ke madzhab Syi’ah? Kalau kamu bisa memberikan kepada saya sesuatu, yang membandingi kemampuan saya dalam ilmu-ilmu ahlu sunnah, saya mungkin mempertimbangkan untuk pindah,” lanjutnya.

“Tapi kalau kamu ngasih saya kitab yang kecil-kecil begini, kitab haditsnya Kuniyah yang lebih dari 40 jilid itu saya punya. Tapi saya baca, lha piye tho nek aku kon ngikuti iki yo keliru now (lha gimana tho kalau saya disuruh ngikuti ini ya keliru -red), yo jauh dengan shohih bukhori, masalahnya begitu,” ucapnya.

Dia berkilah, bahwa secara lembaga, YAPI Bangil bukan lembaga pendidikan Syi’ah, namun jika ada murid-murid YAPI yang menjadi Syi’ah dibenarkan oleh ustadz Mudzakkir.

...Saya katakan mereka isi (Syi’ah -red) nya bukan lembaganya, sekarang ini cuma jadi SMA. Bahwa orangnya orang Syi’ah, iya. Wong kalau saya datang, mereka kalau bulan Sya’ban itu mereka mesti mengadakan Khol...

“Jadi, apakah disana itu yang Syi’ah, Syi’ah yang mana? Saya katakan mereka isi (Syi’ah -red) nya bukan lembaganya, sekarang ini cuma jadi SMA. Bahwa orangnya orang Syi’ah, iya. Wong kalau saya datang, mereka kalau bulan Sya’ban itu mereka mesti mengadakan Khol,” tuturnya.

“Saya diundang terus dan ndak pernah hadir, dan mereka tau kalau saya tidak akan pernah hadir kalau diundang, karena acara-acara seperti itu memang saya tidak pernah ikut. Itu yang terjadi sepeti itu, itu tentang YAPI,” jelasnya.

Mendengar jawaban tersebut alumni Persis Bangil ini merasa heran. Saat dimintai tanggapannya oleh voa-islam.com seusai acara, M Khalil Ali menyatakan, meskipun mendapat penjelasan seperti itu dari ustadz Mudzakkir, namun dia tidak percaya 100 %.

Pasalnya, yang terjadi di YAPI dan diketahui sendiri oleh Khalil Ali saat berada di Bangil, YAPI dan para pengurus maupun murid-muridnya getol menyampaikan ajaran Syi’ah. Husein Al Habsyi juga pernah berada di Husainiyah-nya Khomeini (lihat linknya: http://www.youtube.com/watch?v=SctkOk_PJHU ).

...Mendengar jawaban tersebut alumni Persis Bangil ini merasa heran. Pasalnya, yang terjadi di YAPI dan diketahui sendiri oleh Khalil Ali saat berada di Bangil, YAPI dan para pengurus maupun murid-muridnya getol menyampaikan ajaran Syi’ah...

Insiden bentrok di pesantren YAPI pada Bangil 15 Februari 2011 lalu, adalah akumulasi dari perselisihan yang telah mengakar sejak awal tahun sembilan puluhan. Kelompok Syi’ah di YAPI yang terus merongrong ahlu sunnah akhirnya marah dan terjadilah bentrokan.

Bermula dari ditemukannya surat rahasia Hussein Al Habsyi yang ditujukan kepada seseorang di Iran pada tahun 1993. Pihak YAPI tentunya kaget dengan terpublikasinya surat kepada seorang Syi’ah Iran itu (lihat linknya: http://aslibumiayu.wordpress.com/2012/08/30/fatwa-mui-tentang-syiah-di-indonesiadan-tindakan-kejahatan-yang-dilakukan-syiah-dari-dahulu-hingga-sekarang-di-indonesia/ ).

Sebab, surat itu berisi pernyataan Hussein Al Habsyi, bahwa ia membuat kedok menyembunyikan ke-Syi’ah-annya sebagai strategi dakwah. Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai ulama Sunni yang masyhur di kota Bangil. [Khalid Khalifah]

BERITA TERKAIT:

  1. Pengamat Gerakan Jihad Global: Syiah Itu Tidak Sesat, Tapi Kafir
  2. Dr Amir Mahmud: Orang yang Membela Syi'ah Itu Punya Kesamaan Ideologi
  3. Ustadz Mudzakkir: Siapapun Kafir Bila Meyakini Ada yang Ma'sum Selain Nabi
  4. Ditanya Soal Kekafiran Bashar Assad, Ustadz Mudzakkir: Saya Tak Kenal
  5. Ustadz Mudzakir: Siapapun Kafir Bila Meyakini Al Qur'an Ada Perubahan
  6. Ustadz Mudzakkir: Syiah Ada yang Sesat, Cuma Saya Gak Bisa Nunjuk

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Walimah Nikah yang Inspiratif

Walimah Nikah yang Inspiratif

Kamis, 29 Oct 2020 06:47

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Oct 2020 04:10

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Rabu, 28 Oct 2020 23:46

Mati Ketawa Ala Indonesia

Mati Ketawa Ala Indonesia

Rabu, 28 Oct 2020 23:00

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Rabu, 28 Oct 2020 21:38

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Rabu, 28 Oct 2020 21:20

Jokowi Akan Dikudeta?

Jokowi Akan Dikudeta?

Rabu, 28 Oct 2020 20:33

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Rabu, 28 Oct 2020 20:28

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Rabu, 28 Oct 2020 20:10

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Rabu, 28 Oct 2020 19:55

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Rabu, 28 Oct 2020 15:30

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

Rabu, 28 Oct 2020 13:45

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Rabu, 28 Oct 2020 10:46

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Selasa, 27 Oct 2020 23:02

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Selasa, 27 Oct 2020 22:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X