Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.065 views

Tingkah Pengemis Pengen Naik Haji Vs Tabungan Qurban Nek Wati

JAKARTA (voa-islam.com) Hebat betul profesi bapak asal Subang ini, bergelar bos pengemis. Bos Walang bin Kilon (54) bisa meraup uang puluhan juta dalam setengah bulan! Jakarta adalah surga bagi pengemis buktinya dia sudah 5 tahun mengemis di Jakarta. 

Ketika ditangkap Walang berdalih alasannya menjadi pengemis karena untuk naik haji. Tulus namun karena tak punya fulus akhirnya akal bulus menjadi pengemis dilakoninya. 

"Dia sudah sering ke Jakarta untuk mengemis," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Miftahul Huda

Ia mampu Rp 25 juta dari hasil mengemis selama 15 hari. Bersama temannya Sa'aran (60). Modus yang digunakan Walang yakni membawa gerobak, dan temannya Sa'aran berpura-pura sakit. Mereka mengemis kepada para warga di bilangan Jakarta Selatan. 

Fakta ini mencengangkan karena terungkapnya bos pengemis itu tertangkap pada operasi Selasa (26/11) malam.

Saatnya peran masyarakat mencegah pengemis malas seperti ini menjamur, juga terkait himbauan MUI agar infaq dan sedekah sebaiknya diberikan kepada lembaga zakat dan sedekah atau langsung ke panti asuhan.

Beda Pengorbanan Walang, Beda Pula Dengan Kegigihan Nek Wati

Orang kaya tidak berkurban sungguh terlalu, tapi pemulung yang hidup miskin dengan penghasilan tak menentu dan bisa berqurban, itu membuat siapapun takjub. Nenek Sahati Wati (67), warga Kampung Kutalebak, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, selama tujuh tahun, menabung untuk bisa berkurban.

Sejak kecil, Nenek Wati sudah harus ikut uwak atau kakak orangtuanya, setelah bapak dan ibunya meninggal.Pernah bekerja menjadi pembantu rumah tangga saat muda, dan kini Sahati yang tinggal sebatang kara harus menghidupi diri dengan menjadi pemulung. Sehari-hari dia mengumpulkan botol bekas, untuk dijual setelah dibersihkan.

Dari penghasilan yang seadanya itu, Sahati menyisihkan sebagian di antaranya untuk mewujudkan keinginannya berkurban. "Ga tentu dapatnya. Nabungnya juga ga tentu. Kadang (dapatnya) Rp 5.000, kadang Rp 6.000, berapa aja dapatnya, paling banyak Rp 12.000," ujar dia.

Sahati mengaku, dia menabung pun tak bisa setiap hari. "Kadang dua dua kali, kadang tiga kali seminggu. Ga tentu," ujar dia. Sahati menyimpan setiap sisihan pendapatannya itu di bawah bantal, dalam sebuah amplop. Bila uang di bawah bantalnya sudah mencapai jumlah tertentu, Sahati menitipkan uang itu pada tetangannya, dengan alasan keamanan.

Tahun ini seluruh jerih payahnya membuahkan hasil. Seekor kambing seharga Rp 2 juta bisa dia beli, sebagai kurban di Idul Adha 1434 H. Kisah ini menjadi pembelajaran dan inspirasi untuk masyarakat.

Menurut Ketua RT di Kutalebak, Yeyet Mulyati, Sahati membeli kambing seharga Rp2 juta untuk dipotong di Hari Raya Idul Adha tahun ini. Uang tersebut merupakan tabungan yang disisihkan Sahati dari hasil jual botol bekas.

“Per satu pekan, Sahati bisa menyisihkan Rp 8.000 hingga Rp12 ribu dari hasil penjualan botol bekasnya. Jika uang yang dikumpulkan di bantal sudah mencapai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, Sahati sering menitipkan uangnya kepada Yeyet.”

Tak ayal, kata Yeyet, warga di sekitar kerukunan yang ia pimpin bangga dan kagum terhadap Sahati. Usia tua dan penghasilan yang pas-pasan, ternyata tidak menghalangi Sahati untuk berkurban.

Kisah Pemulung yang berkurban Tahun 2012, Mak Yati dan Maman

Pemulung sebelumnya, Mak Yati dan suaminya, Maman, membeli hewan kurban berupa dua ekor kambing saat Idul Adha lalu dengan tabungan pribadi yang mereka kumpulkan selama tiga tahun. Pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung tersebut direncanakan akan menunaikan ibadah haji.

Reiner Daulay mengungkapkan, niat memberangkatkan haji Mak Yati dan suami langsung tercetus tak lama setelah mengetahui kisah Mak Yati. Setelah memastikan kisah tersebut benar adanya, ia langsung mengajak teman-temannya untuk membantu Mak Yati berangkat naik haji.

Mak Yati, pemulung yang berkurban dua ekor kambing saat Idul Adha kemarin, diganjar rezeki puluhan kali lipat. Mak Yati diberi uang, biaya naik haji bahkan dibuatkan sebuah rumah di Pasuruan, Jawa Timur.

Sapi Kurban Tukang Becak Diarak Sebelum Disembelih

Hari Raya Idul Adha tahun ini terasa istimewa bagi Bambang, seorang tukang becak asal Pasuruan, Jawa Timur. Bagaimana tidak, setelah menabung hampir 10 tahun, Bambang akhirnya bisa berkurban seekor sapi senilai belasan juta rupiah.Kampung Pucangan mengarak sapi kurban milik seorang tukang becak bernama Bambang. Sapi yang dibeli dari hasil menabung selama lebih dari lima tahun itu, diarak dari Pos Kamling di ujung kampung menuju lokasi penyembelihan di Masjid Al-Ikhlas.

Bambang (51) yang mengenakan kopiah pagi itu, tampak bahagia. Selama perjalanan menuju masjid, senyumnya terus berkembang, sambil memegang tali yang mengikat pada leher sapi miliknya.

"Alhamdulillah, senang bisa berkurban sapi, Alhamdulillah, " kata Bambang saat ditanya bagaimana perasaannya pada pagi itu.

Dia berharap tahun depan dia bisa berkurban lagi. "Kalau ada uang ya besok beli lagi," kata ayah satu orang anak ini, dengan polos.

Sementara itu, menurut Takmir Masjid Al-Ikhlas, NurSalim Jamil, arak-arakan hewan kurban tersebut merupakan bagian dari syiar Islam, dalam pelaksanaan hari raya kurban 1434 Hijriyah.

"Ini merupakan salah satu Syiar Islam. Supaya anak-anak kita tahu, jika hari ini adalah hari raya kurban," kata Jami. Nah kalo ini patut ditiru, yang kaya segera menabung jangan terlalu konsumtif ya... [adivammar/ades/dbs/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Sabtu, 28 Nov 2020 22:25

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Sabtu, 28 Nov 2020 22:06

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Sabtu, 28 Nov 2020 21:56

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

Sabtu, 28 Nov 2020 20:47

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Sabtu, 28 Nov 2020 19:55

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Sabtu, 28 Nov 2020 19:17

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Sabtu, 28 Nov 2020 19:13

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Sabtu, 28 Nov 2020 17:15

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Sabtu, 28 Nov 2020 13:13

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sabtu, 28 Nov 2020 13:10

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Sabtu, 28 Nov 2020 12:05

Bulu Kucing Najis?

Bulu Kucing Najis?

Sabtu, 28 Nov 2020 11:15

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Sabtu, 28 Nov 2020 09:27

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Sabtu, 28 Nov 2020 08:59

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

Sabtu, 28 Nov 2020 07:53

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X