Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
38.826 views

Munarman: Jangan Berharap Dewan Pers Membela Media-Media Islam

JAKARTA (voa-islam.com) - Alhamdulillah, semarak acara Silaturahim Nasional 5 Tahun Voa-Islam bersama media Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dan jurnalis media nasional yang peduli pada perjuangan Islam di Indonesia berlangsung sukses.

Acara yang berlangsung di Hotel Gren Alia Cikini (26/6) ini cukup interaktif dan penuh dengan tokoh media Islam nasional, seperti dari ANTV, Islampos.com, Kiblat.net, Bumisyam.com, Tabloid Suara-Islam, IDCNews.com, Radio Dakta, dan eks Redpel Tempo Amran Nasution.

Selain Hanibal Wijayanta, Amran Nasution, Aendra Medita, Syaikh Ghayats dan Yulianis, berkesempatan hadir pula Munarman SH yang memberikan pemaparan yang lugas dan tajam.

Munarman mengatakan bahwa media pers online sangat luar biasa kekuatannya. " Saat ini pers luar biasa kekuatannya, jadi tenang saja kalo ada yag fitnah kita, laporkan saja ke Polisi. Dewan Pers tak bisa apa-apa, tak bisa dicabut. Namun konteksnya dalam hal ini, media online atau media televisi selain ada undang-undang yang mengikatnya. Kalo Televisi UU Penyiaran, media online UU ITE." ucapnya lugas.

Jadi pihak yang tidak suka pada media online tidak bisa dijerat oleh Dewan Pers, akan tetapi mereka akan menggunakan peraturan lain untuk media online yaitu dengan UU ITE (Informasi, Transaksi Elektronika).

Jadi pihak yang tidak suka pada media online tidak bisa dijerat oleh Dewan Pers, akan tetapi mereka akan menggunakan peraturan lain untuk media online yaitu dengan UU ITE 

"Mereka akan menghajar disitu (dengan UU ITE), bukan UU Persnya. Dalam hal ini Dewan Pers akan berpihak itu pasti, ketika media dilaporkan yang tidak mendukung demokrasi, karena mandatnya pers itu menegakkan demokrasi, bukan menegakkan syariat Islam. Dewan Pers akan menganggap bukan produk pers." ucap Munarman lantang.

Munarman menambahkan, "media-media yang dianggap tidak mendukung demokrasi maka Dewan Pers akan menganggap bukan produk pers. Karena mandatnya UU pers tidak ada kata-kata menegakkan syariat Islam. Jangan berharap dewan pers membela media-media Islam".

Ironi demokrasi ya seperti ini. Mandat UU Dewan Pers adalah menjaga dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, tak peduli syariat Islam.

Jangan Berharap Dewan Pers Membela media Islam.

Munarman memberikan contoh "ketika tabloid Suara Islam dilaporkan Syafii Maarif ke Dewan Pers, Dewan pers mau menghajar kita". Lalu Munarman menantangnya dengan UU Pers, mereka tidak bisa apa-apa.

"Namun ketika laporkan media-media sekuler yang menghantam media-media Islam, Dewan Pers malah  'mereka bilang ini (media sekuler) dilindungi."imbuh Munarman.

Jadi memang posisinya demikian, semua ada keberpihakan. Jadi jangan berharap ada media yang netral. Disini selengkapnya

Bahkan Gunawan Mohamad 'Tempo' menyatakan media tak harus netral. Sastrawan dan jurnalis senior, Goenawan Mohamad, menegaskan bahwa media dalam pemberitaannya tidak harus netral. Hal terpenting, dia mengatakan, pemberitaan media tidak untuk memfitnah.

Media-media sekuler itu bohong itu omong kosong kalau mereka bilang tidak berpihak, jadi tidak ada media yang bebas dari keberpihakan. Bodoh kalo kalo kita dibodohi kita buta dengan dunia, fakta dan realitas.

"Media-media sekuler itu bohong itu omong kosong kalau mereka bilang tidak berpihak, jadi tidak ada media yang bebas dari keberpihakan. Bodoh kalo kalo kita dibodohi kita buta dengan dunia, fakta dan realitas. Mereka misinya anti islam." tegasnya lagi.

Jadi media massa adalah propaganda. Jadi ideologi mereka. Tak kan mungkin netral dan profesional. [Adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X