Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
82.533 views

Pesan Buat MetroTV: Bongkar Akal-Akalan Surya Paloh Menipu Ibu Jokowi

JAKARTA (voa-islam.com) - Menanggapi derasnya desakan #TutupMetroTV, kami mengundang Faizal Assegaf, Ketua Progress 98 dalam menyikapi dan mengungkap fakta dibalik kasus Metro TV.

Faizal Assegaf menulis bahwa ada dusta berkedok hasil survei dan quick count abal-abal membuat mabok Jokowi dan komplotan pemburu kekuasaan. "Sebuah peristiwa paling memalukan dalam sepanjang sejarah demokrasi modern di negeri ini.

Di mana saat 80 persen suara belum diumumkan di seluruh TPS, namun sekelompok orang telah bertindak nekat mendeklarasikan kemenangannya secara sepihak." demikian lansirnya pada visibaru.com.

ada dusta berkedok hasil survei dan quick count abal-abal membuat mabok Jokowi dan komplotan pemburu kekuasaan. "Sebuah peristiwa paling memalukan dalam sepanjang sejarah demokrasi modern di negeri ini

Lebih mengejutkan, melalui siaran live Metro tv, sang presiden terpilih hasil rekayasa perhitungan cepat, tampil menyampaikan pidato singkat yang diiringi tepuk tangan dan pesta-pora massa pendukungnya. Pemandangan tak elok itu mirip sebuah pertunjukan ketoprak berjudul: "Revolusi Mental Para Badut..."

Drama politik dimaksud juga menyisipkan sepenggal durasi yang sangat mengharukan. Tentang adegan isak-tangis ibu Jokowi yang muncul di layar kaca menuturkan selamat atas kemenangan sang anak. Jutaan mata pemirsa dibuat tertipu.

Begitu heboh dan canggihnya kamuflase opini yang dikemas oleh Metro tv dan jaringan media pendukung Jokowi. Gemanya sukses menyihir perasaan dan akal sehat publik. Namun euforianya berlangsung sesaat, kemudian redup lantaran terungkap semua itu tidak lebih adalah parodi politik hasil settingan para pembuat skenario di balik layar.

Faizal Assegaf: Siapa dalang di balik settingan isu kemenangan Jokowi?

Makhluk bernama Jokowi adalah sebuah produk berita yang menggempita di berbagai media massa. Melalui moto: "Tiada hari tanpa Jokowi", para penyokong capres boneka gencar menyuguhi publik dengan aneka opini serba pencitraan. Dan celakanya, segala lakon dan tutur mantan Walikota Solo tersebut seolah mutlak benar dan tak boleh dikoreksi oleh siapa pun.

Bayangkan bila ada berita paja-puji tentang Jokowi bermunculan di jaringan media, publik hanya terposisi sebagai objek, tepatnya korban kebohongan. Bila anda mencoba mengoreksi, maka spontan akan menuai reaksi kecaman dan berbagai hujatan (di-bully). Singkatnya Jokowi telah diperlakukan sebagai figur yang sangat sakral dan terbebas dari kritikan rakyat.

Fenomena "pencitraan akut" ala Jokowi yang dibangun oleh jaringan media massa, perlahan namun pasti, menimbulkan kemuakan dan memicu arus balik dari perlawanan rakyat. Yakni, rakyat mulai sadar bahwa keberpihakan pers yang membabi-buta mendukung Jokowi tidak lepas dari sebuah konspirasi jahat.

Bahkan Jokowi dan jaringan pers pendukungnya dituding telah melakukan kebohongan dan mempertontonkan perilaku kemunafikan. Dan akumulasi kemarahan rakyat kian memuncak saat Jokowi melalui siaran live Metro tv mengklaim kemenangan yang berpijak pada rekayasa hasil quick count.

Surya Paloh, Bos besar Metro tv pun ikut merayakan pesta kemenangan palsu Jokowi dengan mengumbar senyum khasnya di hadapan jutaan pemirsa.

Surya Paloh, Bos besar Metro tv pun ikut merayakan pesta kemenangan palsu Jokowi dengan mengumbar senyum khasnya di hadapan jutaan pemirsa. Surya Paloh yang juga Ketum Partai NasDem, seolah mengirim pesan penuh makna ke ruang publik, tentang pengaruh kehandalannya dalam memainkan rekayasa opini yang sungguh menyesatkan.

Skenario Metro tv bahkan dengan canggih menghadirkan tanyangan spesial berupa wawancara live Ibu Jokowi yang sebelumnya telah dikondisikan untuk tampil dengan rupa polos, berlinang air mata dan suara yang serak ketika mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi.

Luar biasa, teganya Surya Paloh dan Metro tv mempolitisir peristiwa norak tersebut di hadapan rakyat dengan memanfaatkan bukan hanya Jokowi tapi sekaligus ibu sang capres boneka. Akal-akalan bos Metro tv terbilang unik dan sangat memalukan. Betapa tidak, klaim kemenangan dengan memanfaatkan quick count adalah tindakan ilegal dan bentuk kebohongan yang nyata.

Bila tanggal 22 Juli nanti, KPU mengumumkan hasil perolehan suara sah menempatkan Jokowi sebagai pihak yang kalah, maka usai sudah mabok kekuasaan itu dipertunjukan oleh Jokowi, Surya Paloh dan para pendukungnya. Semua rangkaian adegan konyol kreasi para bandit politik, menjadi catatan sejarah bahwa demokrasi di negeri ini pernah dibajak oleh pers berwatak tipu-muslihat! [ahmed/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Ahad, 29 Jan 2023 13:34

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Sabtu, 28 Jan 2023 11:35

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 09:15

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Sabtu, 28 Jan 2023 08:27

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 07:33

Trilogi Kesesatan

Trilogi Kesesatan

Sabtu, 28 Jan 2023 07:20

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Sabtu, 28 Jan 2023 07:17

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Sabtu, 28 Jan 2023 07:15

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Sabtu, 28 Jan 2023 07:10

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Jum'at, 27 Jan 2023 16:32

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16


MUI

Must Read!
X