Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.235 views

Pengembang The Royal Residence Hambat Bangun Masjid, Akhirnya Warga Shalat di Tenda

JAKARTA (voa-islam.com) - Sebagaimana dilansir Dakta.com, warga perumahan mewah berharga milyaran rupiah di The Royal Residence kelurahan Pulo Gebang, Ujung Menteng Cakung Jakarta Timur, hingga kini belum mempunyai Masjid.

Hal ini terjadi akibat terhambatnya pembangunan masjid di wilayah elit tersebut, karena terus dipersulit pihak perumahan The Royal Residence yang dikelola Pengembang Hasanah Damai Putra (HDP).

Akibatnya setiap ramadhan, warga terpaksa shalat tarawih di tenda. Kondisi memprihatinkan itu sudah berlangsung 5 tahun. Tak masuk akal jika sampai 5 tahun belum ada masjid, padahal, satu unit rumah dijual Rp 800 juta sampai Rp 4 miliar per unit. Artinya perumahan ini adalah tergolong perumahan mewah.

Menurut Ketua Yayasan Al Hidayah Royal, Drs. H. Budianto, SH, MH, sejak perumahan the royal residen ini dihuni, pengembang HDP telah menjanjikan kepada warga akan membangun masji Al Hidayah untuk sarana ibadah warga.

Namun katanya, hingga saat ini pembangunan masjid di tanah fasos fasum belum juga dibangun. Pengembang hanya memberikan patok recana pembangunan masjid di lahan tersebut dengan alokasi lahan 400 M2. Masjid tersebut akan dibangun bersebeahan dengan sport center, seluas 812 M2.

“Sudah 5 tahun, pembangunan masjid direncanakan, namun pengembang HDP, masih bersikukuh jika pembangunan mesjid belum dapat di lakukan karena izin mendirikan bangunan (IMB) dan Izin dari FKUB setempat belum turun” kata Drs. H. Budianto.

Warga katanya tidak meminta dibangunkan masjid, tapi mereka sudah menyiapkan dana pembangunan secara swadaya, asalkan pengembang mengizinkan pembanguan masjid tersebut,

Warga katanya tidak meminta dibangunkan masjid, tapi mereka sudah menyiapkan dana pembangunan secara swadaya, asalkan pengembang mengizinkan pembanguan masjid tersebut, baik secara swadaya atau didirikan sesuai perjanjian awal dengan dibiayai pengembang.

Warga muslim menurut Budi sudah mengupayakan segala cara bahkan berkosultasi dengan walikota Jakarta Timur dan pengembang agar diperbolehkan dibangun masjid di lahan tersebut.

Walikota sendiri menurutnya sudah mengizinkan. Namun, ketika masjid hendak di bangun sambil menyelesaikan perizinan, tetapi pengembang tidak mengizinkan.

Dalam kesepakatan terakhir antara pengembang dan warga pembangunan masjid akan mulai 1 oktober 2014 mendatang. Tapi warga khawatir pengembang akan mengingkari kesepakatan yang akhirnya warga muslim kesulitan menjalankan ibadah karena harus keluar dari perumahan jika ingin shalat di masjid.

Ketua Rt 17, Rw 04, perumahan the Royal Residen, Dr. Syarif mengungkapkan, 1500 warga dari 350 KK, tinggal di perumahan ini sejak 2005, penduduk 80 persen muslim dan 20 persenya non muslim. Warga non Muslim sendiri telah menyetujui di bangunya masid tersebut.

Menurut Syarif sudah 8 tahun warganya berjuang untuk memiliki sebuah masjid sebagai tempat ibadah. Namun sampai saat ini belum juga terwujud. Akibatnya setiap ramadhan, warga terpkasa Shalat teraweh di tenda yang di dirikan atas swadaya masyarakat.

Tak masuk akal jika sampai 5 tahun belum ada masjid, padahal, satu unit rumah dijual Rp 800 juta sampai Rp 4 miliar per unit.

Harapan untuk membangun masjid itu, juga diungkapkan Habib Fahri Jamalulail. Saya berharap berharap agar pengembang segera membangun masjid di atas lahan fasos ini, mengingat warga muslim kesulitan menjalankan Ibadah secara berjamaah karena tak ada masjid di lokasi perumahan ini. Bahkan jika turun hujan disaat shalat taraweh warga terpaksa kehujanan .

Dalam peringatan Nuzulul Quran dan taraweh yang di gelar warga muslim perumahan The Royal residence menghadirkan penceramah Qoriah nasional Muamar ZA.

Wah, umat Islam harus berpikir ulang ribuan kali untuk tinggal di Royal Residence, sudah bayar mahal namun hak untuk beribadah tak dihargai pihak pengembang. Padahal umat Islam adalah mayoritas di Indonesia, bagaimana jadinya jika muslim menjadi minoritas? Wallahu'alam. [Imran Nasution/Bayu Samudra/Dakta.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X

Ahad, 16/01/2022 05:35

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027