Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.935 views

Munarman SH: Antisipasi Skenario Chaos 'Kubu Merah' (1)

JAKARTA (voa-islam.com) - Dalam acara Diskusi Bersama Media " Mengantisipasi Skenario Chaos 'Kubu Merah',  bersama narasumber Munarman SH dan Faizal Assegaf ini Voa-Islam.com mengundang Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Hidayatullah.com, Arrahmah.com, Muslimdaily.net, Islampos.com serta puluhan media online nasional seperti dari Inilah.com, Liputan6.com, Beritasatu.com, Merdeka.com, Asatunews.com nampak hadir.

Pada acara diskusi bersama media ini, Munarman SH menyatakan bahwa potensi chaos dan eskalasi konflik memang ada. Menurutnya "Ada pihak-pihak yang mendorong intensitas suhu yang makin tinggi ini justru membebankan atau mengkambinghitamkan pihak lain yang tidak terlibat." Itu saya garisbawahi katanya.

kelompok ini sangat pintar bersembunyi dan membebankan peristiwa yang mereka harapkan terjadi kepada pihak lain. Dalam hal ini adalah umat Islam yang akan dikorbankan dari situasi yang kacau.

Ada pihak-pihak yang sengaja memicu intensitas dan mendorong eskalasi yang mengarah kepada makin tingginya suhu politik, yang hampir-hampir mengarah kepada benturan-benturan fisik.

"Tapi kelompok ini sangat pintar bersembunyi dan membebankan peristiwa yang mereka harapkan terjadi kepada pihak lain. Dalam hal ini adalah umat Islam yang akan dikorbankan jadi pelaku dari situasi yang kacau. Itu skenario begitu sebetulnya" tambah Munarman seraya mengucapkan apresiasi pada Voa-Islam yang memfasilitasi acara ini karena sangat terkait langsung dengan umat Islam.

Ia menjelaskan, tema sangat terkait dengan umat Islam, "Sengaja kita tuliskan tema Mengantisipasi Skenario Chaos 'Kubu  Merah'. Kubu merah adalah kubu yang ingin memanfaatkan situasi kekacauan informasi."

Jika Survei Tak Sesuai Kubu Merah: KPU Salah, Kubu Merah Yang Pasti Benar Dengan Memanfaatkan kekacauan informasi?

Menurut investigasi bersama tim Analis An Nashr Institute ia mencoba menjelaskan makna kekacauan informasi , "Dimana ada pihak-pihak yang terang-terangan menyatakan bahwa kalau hasil perhitungan KPU tidak sesuai dengan perhitungan lembaga survei kubu kami (Jokowi-JK) maka KPU bersalah. Padahal itu cuma survei Quick Count yang jumlah 1 persen dari total 400.000 TPS. Hanya diambil sampel 4000 TPS saja, sementara lembaga survei paling banyak di 2000 TPS saja."

Ia menegaskan "Dengan hanya mengambil di 2000 TPS, dengan beraninya mereka mengatakan KPU Salah, Kubu Merah Yang Pasti Benar?."

Hal ini akan menimbulkan kekacauan Informasi memang telah terjadi, implikasinya adalah dengan informasi yang demikian masif, sistematis ini makin mendorong dua kubu yang berkompetisi akan berpegang kepada informasi yang menguntungkan mereka atau misleading. Dan kedua kubu saling klaim kemenangan.

"Mereka sengaja untuk melakukan disinformasi, dalam bahasa kriminal itu manipulasi. Sengaja menyesatkan informasi, ada upaya kesengajaan atau misleading, supaya orang diarahkan kepada informasi yang mereka inginkan. Dalam perspektif intelejen disebut cipta kondisi sebenarnya" tambah Munarman.

Sejarah mencatat, 'kubu merah' adalah kelompok yang selalu menunggangi situasi, "Kubu merah ini juga, kelompok yang selalu menunggangi dan memanfaatkan situasi untuk keuntungan kelompoknya sendiri, kita masih ingat misalnya pada tahun 1948 ketika Indonesia tengah mengahadapi agresi Belanda, tiba-tiba ada 'kelompok merah' mengambil alih Madiun. Peristiwa Madiun ini korbannya luar biasa banyak dari umat Islam dan beberapa bahkan dari ormas pemuda Islam sebagai garda depan umat Islam."

kita masih ingat misalnya pada tahun 1948 ketika Indonesia tengah mengahadapi agresi Belanda, tiba-tiba ada 'kelompok merah' mengambil alih Madiun. Peristiwa Madiun ini korbannya luar biasa banyak dari umat Islam

Itulah yang saya maksud kelompok merah, kelompok yang selalu memanfaatkan situasi, begitu juga tahun 1965, kelompok ini mengambil manfaat dari situasi kekacauan informasi saat itu, dengan isu dewan jenderal, isu sakitnya Soekarno yang permanen, dan G30S/PKI. Dan kelompok inilah yang melalukan pergerakan. [adivammar/voa-islam.com]

Bersambung (2)...

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Senin, 17 Jan 2022 07:01

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Ahad, 16 Jan 2022 20:51

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Ahad, 16 Jan 2022 16:05

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Ahad, 16 Jan 2022 15:16

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

Ahad, 16 Jan 2022 13:36

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Ahad, 16 Jan 2022 05:35

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

Sabtu, 15 Jan 2022 22:45

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Sabtu, 15 Jan 2022 21:46

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Sabtu, 15 Jan 2022 21:45

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

Sabtu, 15 Jan 2022 21:00

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Sabtu, 15 Jan 2022 20:13

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Jum'at, 14 Jan 2022 22:47

Si Kribo Ngaco

Si Kribo Ngaco

Jum'at, 14 Jan 2022 21:47

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Jum'at, 14 Jan 2022 21:45

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Jum'at, 14 Jan 2022 21:35

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Jum'at, 14 Jan 2022 21:04

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Jum'at, 14 Jan 2022 11:18

Vaksin Booster, Efektifkah?

Vaksin Booster, Efektifkah?

Jum'at, 14 Jan 2022 10:58

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Jum'at, 14 Jan 2022 10:24

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Jum'at, 14 Jan 2022 10:20


MUI

Must Read!
X