Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.727 views

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

BANDUNG (voa-islam.com)- Umumnya, masyarakat Indonesia tidak akan malu-malu menyanjung Negara-negara Barat sebagai “kiblat” peradaban pada abad saat ini. Mulai dari makanan, film, cara berpakaian, hingga gaya hidup pun kita mencontohnya. Namun, bagi Imam Masjid New York, Shamsi Ali, tidaklah demikian. Menurutnya, apa yang orang Barat lakukan terhadap kehidupan saat ini justru berbalik dan tidak seperti apa yang kita pikirkan. Bahkan ia menilai masyarakat kita telah salah menyimpulkan. Dan penyebab ini terjadi karena ia beranggapan kita tidak mempelajari ilmu agama secara mendalam.

Shamsi juga menyebut, misalnya saja salah satunya terkait cara orang-orang Barat bekerja atau menjalani aktivitas sehari-hari. Ia mengatakan bahwa di Amerika, orang di sana justru merasa jenuh apa yang mereka lakukan terhadap kesehariaannya. Banyak di antara mereka, misalnya merasa apa yang sedang mereka jalani tidak ada akhirnya atau, sia-sia. Semuanya tidak ada esensinya. Bahkan, ia pernah menghadapi salah satu orang Barat yang mencurahkan kegelisahannya dalam menjalani hidup. Yang kemudian orang Barat itu mengakui bahwa hidupnya tidak ubahnya seperti mesin. Yakni kehidupannya hanya disibukkan untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Hingga ia sendiri pun depresi dan menyalahkan hidup yang dinilainya monoton.

“Ada orang Barat yang bercerita kepada saya, kehidupan dia seperti mesin. Bekerja, bekerja, dan bekerja. Sehingga ia pun mengeluh akan hidup,” sampainya.

Kemudian ia pun memberikan contoh lainnya, yang ia anggap contoh ini sebagai pelajaran yang sangat berharga. Misalnya saja ia menyampaikan perihal bangun pagi dan olahraga yang biasa dilakukan setiap pagi. Menurutnya jika ada orang Indonesia yang menganggap bahwa olahraga yang dilakukan kebanyakan orang Barat setiap pagi adalah hasil dari pemikiran atas kemajuan peradaban mereka, dapat dipastikan bahwa ilmu agama yang dimilikinya jauh dari kata cukup. Justru, ia menambahkan jika umat muslim mau menelisik sejarah kehidupan nabi Muhammad s.a.w. terkait hal demikian, kita akan temukan sejarah yang mengatakan bahwa Islam-lah yang lebih dulu mengajarkan pola hidup sehat seperti itu, bukan dari Barat sebagaimana masyarakat Indonesia nilai. Sebut saja umat muslim yang diperintahkan untuk bangun pagi agar menunaikan ibadah sholat Subuh.

Bukan hanya itu saja, pada masa Rasulullah, ia menyebut selain olahraga beliau juga memberikan contoh agar umat muslim pintar-pintar membangun fisik, jasad, materi, dan intelektual untuk kehidupan antara sesama manusia atau mahluk hidup. Dan ini dilakukan untuk kehidupan yang dijalani agar jauh dari kesia-siaan layaknya orang Barat yang menganggap kehidupan ini adalah monoton.

“Dalam hal ini Rasulullah s.a.w. mengingatkan kepada umatnya agar pintar-pintar membangun fisik, jasad, materi, dan intelektual dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah cara hidup Islam, bukan cara Barat seperti kebanyakan umum menilai,” yakinnya.

Dari cerita yang ia sampaikan, Shamsi menghimbau untuk masyarakat agar pola hidup Rasulullah itu bisa kita sebarkan ke orang lain, pun dengan yang berbeda agama, termasuk pada orang Barat. Menurutnya jika hal demikian disampaikan, maka mereka akan mengerti bahwa apa yang kebanyakan orang Barat lakukan itu sesungguhnya telah ada di agama Islam sejak dulu. Dan dengan begitu, masyarakat yang tadinya tidak mengetahui, akan menajadi tahu karena kita menyebarkan atau menyampaikannya.

Namun di lain sisi, untuk konsep di dalam menyampaikan atau mendakwahkan, Shamsi mengingatkan agar kita, umat muslim menggunakan tata cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah. Misalnya saja dengan kelembutan, damai, dan atau bangun simpati agar orang di luar Islam merasa lebih dihargai. Dan menurutnya hal ini akan lebih efektif serta proporsional dalam menyebarkan ajaran-ajaran Islam ke seluruh aspek. Juga merupakan esensi atau hakikat dalam berdakwah.

“Bangun peradaban dengan cara-cara Rasulullah akan membuahkan simpati kepada semua orang. Dan inilah yang dinamakan esensi atau hakikat berdakwah sebagaimana yang telah diajarkan oleh nabi Muhammad s.a.w.,” ia mengingatkan.

Selain itu, ia juga menghimbau agar kita yang berdakwah untuk tidak mudah mengucapkan si A atau si B kafir, dan atau akan masuk neraka. Karena, ia melihat orang-orang seperti ini sama saja sebenarnya telah mendahului kuasa yang dimiliki Allah SWT. Padahal, apa yang kita duga dan kita lihat belum tentu seperti itu keadaannya. Bahkan bisa saja terbalik. Ia pun merasa yakin apa yang ada di dada manusia, yakni kita atau publik tidak akan pernah tahu yang sesungguhnya rencana yang dimiliki Allah SWT terhadap hamba-hambanya. Dan barangkali, setiap yang terlihat belum tentu sama apa yang dilihat.

“Bisa saja orang yang kita kafirkan dan kita nyatakan masuk meraka, tetapi takdir berkata lain. Pun sebaliknya. Sebagaimana pada zaman nabi ada orang taat sekali dalam beribadah namun di akhir hayat justu ia menjadi salah satu penghuni neraka. Ada yang taat di awal, namun akhirnya ia kufur. Dan sebaliknya,” ia memberikan contoh.

Shamsi Ali hadir sebagai salah satu pemateri atau pendakwah dalam acara “Dakwah On the Street” beberapa waktu lalu (19/04/2105) di daerah Dago, Bandung, Jawa Barat. Shamsi yang masih mengenakan pakaian olahraga tersebut tidak hadir sendiri. Terlihat ustadz Erick dan Gubernur Jawa Barat Aher Heryawan. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05


MUI

Must Read!
X