Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
24.242 views

Metro TV Tuduh 22 Media Islam Penyebar Hoax, Forjim: Itu Fitnah dan Hoax Sejati!

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Stasiun televisi swasta nasional Metro TV dinilai telah menyiarkan fitnah terhadap media-media Islam. Tidak main-main, Metro TV menyebut 22 media Islam sebagai penyebar hoax (berita bohong).

Dalam siaran METRO HARI INI pukul 17.25 WIB, Jumat, 6 Januari 2017 lalu, yang juga diunggah ke situs Metrotvnews.com, Metro TV menayangkan berita dengan judul "Daftar Situs Penyebar Hoax."

Disebutkan, 22 situs media Islam direkomendasikan oleh Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) kepada Kementerian Kominfo untuk diblokir dengan alasan menyebarkan hoax dan juga radikalisme.

Ke-22 situs website berita Islam dan blog itu adalah: arrahmah.com, voa-islam.com, ghur4ba.blogspot.com, panjimas.com, thoriquna.com, dakwatuna.com, kafilahmujahid.com, an-najah.net, muslimdaily.net dan hidayatullah.com.

Kemudian salam-online.com, aqlislamiccenter.com, kiblat.net, dakwahmedia.com, muqawamah.com, lasdipo.com, gemaislam.com, eramuslim.com, daulahislam.com, shoutussalam.com, azzammedia.com, dan terakhir, indonesiasupportislamicatate.blogspot.com.

Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menilai, berita yang disampaikan Metro TV ini bukan hanya tidak berimbang (cover both side) menurut prinsip-prinsip jurnalistik yang umum, tetapi juga mengandung fitnah.

Secara sepihak Metro TV memanfaatkan data lawas yang dirilis BNPT dan Kemenkominfo pada 30 Maret 2015 lalu, tanpa ada upaya klarisikasi kepada pengelola situs-situs tersebut.

"Fitnahnya, karena Metro TV menyebut 22 situs itu juga sebagai penyebar hoax. Padahal seperti diumumkan Kemenkominfo saat itu, BNPT meminta situs-situs tersebut diblokir hanya dengan alasan situs-situs itu disebut sebagai penggerak paham radikalisme dan/atau simpatisan radikalisme," ungkap Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga Forjim, Nuim Hidayat, kepada wartawan, Ahad malam (08/01/2017).

Soal radikalisme, lanjut Nuim, adalah perdebatan yang panjang yang hingga kini belum disepakati maknanya. Pada pertemuan dengan Komisi I DPR saat itu, Nuim juga mengaku turut menjelaskan panjang lebar mengenai sikap media Islam terhadap persoalan-persoalan kebangsaan.

Apalagi, setelah diklarifikasi, sebagian besar dari situs-situs yang diblokir itu akhirnya dibuka kembali. Nuim mengakui adanya kemungkinan media-media Islam itu melakukan kekeliruan dalam satu atau dua artikel yang diterbitkan.

Tetapi hal itu tidak serta merta dapat dikatakan media tersebut sebagai penyebar hoax. “Media-media mainstream kan juga pernah melakukan kesalahan. Kesalahan Metro TV di sini adalah tidak mewawancarai langsung pemimpin redaksi yang bersangkutan. Dan mengapa yg dibidik semua media Islam. Media non Islam yang banyak nyebarkan hoax tidak dibidik,"tutur penulis buku Imperialisme Baru ini.

Media Harus Kritis

Nuim menambahkan, dengan kejadian ini masyarakat makin cerdas menilai siapa penyebar hoax sesungguhnya. Metro TV yang disebut sebagai media "mainstream" oleh sebagian kalangan, juga akan akan disebut masyarakat sebagai media hoax.

Sebab mereka ingin melawan hoax dengan cara hoax pula. "Hoax itu kan sekarang seolah dimaknai sebagai berita yang tersebar yang tidak disukai oleh rezim dan pendukungnya. Sementara kalau hoax itu datang dari penguasa dan media-media atau pendukungnya tidak disebut sebagai hoax," ungkap alumni Pascasarjana Universitas Indonesia itu.

"Kesalahan-kesalahan media-media pendukung Presiden adalah membenarkan semua ucapan atau tingkah laku Presiden. Fungsi media itu selain untuk memberikan informasi, juga mengkritisi petistiwa, termasuk mengritisi ucapan Presiden, tambahnya.

Nuim mengapresiasi ucapan Presiden untuk menghentikan peredaran hoax. Tetapi, kata dia, menindaklanjuti dengan serampangan menyatakan puluhan situs Islam itu penyebar hoax adalah tindakan yang sembrono.

“Media itu jangan menjadi Pak Turut. Berbahaya media bila tidak kritis. Tindakan pembredelan sebenarnya sudah ketinggalan zaman. Apakah mau ditutup Facebook, Whatsapp, Twitter yang disitu sebenarnya banyak menyebarkan hoax? Di masa keberlimpahan atau kebisingan informasi begini yang diperlukan bukan hanya pendidikan bagi wartawan, tapi juga pendidikan bagi masyarakat dalam menyikapi informasi," pungkasnya. * [Syaf/voa-islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Kaum Muslim Harus Berdagang dengan Islam, Iman dan Ihsan

Kaum Muslim Harus Berdagang dengan Islam, Iman dan Ihsan

Ahad, 26 Feb 2017 18:25

BMH Jawa Tengah Bahagiakan 5000 Anak Yatim

BMH Jawa Tengah Bahagiakan 5000 Anak Yatim

Ahad, 26 Feb 2017 18:00

Taliban Tembak Jatuh Sebuah Helikopter Tempur Militer Afghanistan di Kunduz

Taliban Tembak Jatuh Sebuah Helikopter Tempur Militer Afghanistan di Kunduz

Ahad, 26 Feb 2017 16:35

Zionis Israel Kirim Pasukan untuk Lakukan Misi Mata-mata ke Wilayah Suriah

Zionis Israel Kirim Pasukan untuk Lakukan Misi Mata-mata ke Wilayah Suriah

Ahad, 26 Feb 2017 14:15

Fahira Idris Pertemukan

Fahira Idris Pertemukan

Ahad, 26 Feb 2017 12:56

Ketua MPR: Sudah Saatnya Umat Islam Melek Politik dan Bersatu

Ketua MPR: Sudah Saatnya Umat Islam Melek Politik dan Bersatu

Ahad, 26 Feb 2017 12:03

Lima Perusahaan Besar Rokok Pasang Iklan di Sekitar Sekolah, Ratusan Pelajar Protes ke Istana

Lima Perusahaan Besar Rokok Pasang Iklan di Sekitar Sekolah, Ratusan Pelajar Protes ke Istana

Ahad, 26 Feb 2017 11:46

Muhammadiyah: Peradaban Publik Tergerus oleh Kesenjangan Budaya

Muhammadiyah: Peradaban Publik Tergerus oleh Kesenjangan Budaya

Ahad, 26 Feb 2017 10:38

Pushami: Lawan Hoax dengan Pendidikan Literasi bukan Sertifikasi Akun Medsos

Pushami: Lawan Hoax dengan Pendidikan Literasi bukan Sertifikasi Akun Medsos

Ahad, 26 Feb 2017 09:33

Komentar Soal Ahok, Beberapa Perusahaan Batal Mengundang, Penulis: Rezeki dari Allah

Komentar Soal Ahok, Beberapa Perusahaan Batal Mengundang, Penulis: Rezeki dari Allah

Ahad, 26 Feb 2017 09:03

Bergerak dan Lawan!

Bergerak dan Lawan!

Ahad, 26 Feb 2017 08:32

Tim Advokasi GNPF-MUI: Tuduhan Polri Kepada Ketua YKUS Tidak Berdasar

Tim Advokasi GNPF-MUI: Tuduhan Polri Kepada Ketua YKUS Tidak Berdasar

Ahad, 26 Feb 2017 08:29

Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) Luncurkan Buku 'Perjuangan yang Dilupakan'

Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) Luncurkan Buku 'Perjuangan yang Dilupakan'

Ahad, 26 Feb 2017 07:23

Ingin Buat Akun Wifi Al Maidah dengan Password Kafir, Ahok Kembali Dilaporkan ke Polisi

Ingin Buat Akun Wifi Al Maidah dengan Password Kafir, Ahok Kembali Dilaporkan ke Polisi

Ahad, 26 Feb 2017 06:19

PP Pemuda Muhammadiyah: Mengapa Dana Teman Ahok Tidak Diusut Polisi?

PP Pemuda Muhammadiyah: Mengapa Dana Teman Ahok Tidak Diusut Polisi?

Ahad, 26 Feb 2017 06:03

Ini Keterlaluan Hok

Ini Keterlaluan Hok

Ahad, 26 Feb 2017 05:16

Membela Marwah Ulama yang Ternoda

Membela Marwah Ulama yang Ternoda

Sabtu, 25 Feb 2017 22:53

Hadirilah! Tabligh 'Satukan Langkah Waspadai Kesesatan Syiah dan Komunis'

Hadirilah! Tabligh 'Satukan Langkah Waspadai Kesesatan Syiah dan Komunis'

Sabtu, 25 Feb 2017 21:19

Putra Legenda Tinju Muhammad Ali Ditahan Selama 2 Jam di Bandara AS Karena Bernama Arab

Putra Legenda Tinju Muhammad Ali Ditahan Selama 2 Jam di Bandara AS Karena Bernama Arab

Sabtu, 25 Feb 2017 20:16

Dua Jenderal Rezim Assad Tewas Akibat Bom Jibaku Pejuang Oposisi di Homs Suriah

Dua Jenderal Rezim Assad Tewas Akibat Bom Jibaku Pejuang Oposisi di Homs Suriah

Sabtu, 25 Feb 2017 18:57


Must Read!
X

Ahad, 26/02/2017 12:56

Fahira Idris Pertemukan