Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.318 views

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

JAKARTA (voa-islam.com), Ketua Satgas Perlindungan Anak, M. Ihsan menduga ada oknum menggunakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk kepentingan politik dalam menyikapi Kebijakan Full Day School.

"Perdebatan tentang 5 hari sekolah yang awalnya dari PBNU dituding dapat mematikan MADIN atau madrasah diniyah disambut oleh KPAI dengan tudingan bahwa kebijakan tersebut melanggar UU Perlindungan Anak dalam konferensi pers KPAI pada hari selasa, 15 Agustus 2017 di Gedung KPAI. Konpers ini dipimpin langsung oleh Susanto selaku Ketua KPAI," kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu Kemarin (16/8/2017).

Menurut Ihsan, ada pernyataan sangat menggelitik saat kebijakan 5 hari sekolah dianggap melanggar Hak Anak dan mengurangi Hak Anak untuk lebih lama dengan orang tuanya.

Pertanyaan mendasar yang harus dijelaskan oleh KPAI, lanjutnya, bukankah anak justru punya waktu dua hari penuh dengan orang tuanya yang pada waktu bersamaan juga tidak masuk kerja, ketika anak yang sebelumnya sekolah 6 hari dan menjadi 5 hari.

"Logika yang digunakan oleh KPAI jungkir balik, sehingga wajar jika kami curiga bahwa KPAI tidak punya data yang kuat dan kajian yang mendalam dalam membuat keputusan untuk menetapkan bahwa kebijakan 5 hari sekolah bertentangan dengan UU Perlindungan Anak,"ucapnya.

Kedua, katanya lagi, yang perlu dibaca secara cermat oleh KPAI bahwa kebijakan 5 hari sekolah tidak berarti anak sepanjang hari di sekolah karena pasa pukul 15.00 WIB anak sudah pulang hanya bergeser 1 jam dari sebelumnya pulang pada pukul 14.00 WIB.

Ketiga, sambung Ihsan, kekeliruan dalam berpikir yang luar biasa adalah bahwa kebijakan 5 hari sekolah adalah program anak belajar dalam kelas sepanjang hari. Hal ini jelas-jelas menunjukan bahwa KPAI tidak pernah melakukan klarifikasi pada Mendikbud terkait program pendidikan karakter yang sudah dipublikasikan luas.

Dimana, imbuh Ihsan, menunjukan bahwa 5 hari sekolah terdiri dari intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler, artinya pengembangan pengetahuan, bakan, minat, agama termaktub di dalamnya.

"Pertanyaan mendasar kita adalah, faktor apa yang mendorong KPAI menggebu-gebu menyampaikan pernyataan ke publik bahwa kebijakan 5 hari sekolah melanggar Hak Anak," bebernya.

Ihsan berpendapat, bila KPAI bicara dalam konteks Hak Anak, maka seyogyanya KPAI mengacu pada hak universal anak yang diatur dalam Konvensi Hak Anak (KHA). Di dalamnya dikatakan bahwa setiap negara anggota wajib menjamin dan melindungi anak untuk mendapat pengasuhan orang tua kandungnya.

UU Perlindungan Anak juga menjamin bahwa setiap anak berhak diasuh dan dibesarkan oleh orang tuanya sendiri. Artinya KPAI harus melakukan monitoring dan pengawasan apakah kebijakan 5 hari sekolah yang membuat waktu anak bersama orang tua berkurang atau pendidikan pesantren yang membuat anak jarang bertemu orang tua.

"Dari fakta ini menunjukan bahwa KPAI tidak menggunakan konsep hak anak secara komprehensif tetapi hanya untuk menjustifikasi pendapat KPAI untuk mengatakan kebijakan 5 hari sekolah melanggar hak anak,"ujarnya.

Ihsan juga mempertanyakan kajian dan data apa yang dimiliki oleh KPAI untuk mendukung pernyataan resminya tersebut.

"KPAI adalah lembaga negara resmi yang dibiaya oleh negara dengan uang rakyat, dipilih oleh DPR dan diangkat oleh Presiden, bukan LSM yang bisa berbuat sesuai kepentingan pengurusnya tanpa mempertimbangkan aspek ilmiah dan akuntabilitas dalam melakukan fungsi-fungsi konstitusionalnya yang diatur oleh UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," katanya. (Bilal)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Senin, 15 Oct 2018 11:18

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Senin, 15 Oct 2018 10:59

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Senin, 15 Oct 2018 10:45

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Senin, 15 Oct 2018 10:07

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Senin, 15 Oct 2018 09:51

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Senin, 15 Oct 2018 09:45

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:45

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:25

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Ahad, 14 Oct 2018 20:43

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Ahad, 14 Oct 2018 16:31

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Ahad, 14 Oct 2018 15:31

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Ahad, 14 Oct 2018 14:31

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Ahad, 14 Oct 2018 13:31

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

Ahad, 14 Oct 2018 07:50

Tentara Yaman Rebut Pos-pos Militer Baru Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sa'ada

Tentara Yaman Rebut Pos-pos Militer Baru Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sa'ada

Sabtu, 13 Oct 2018 14:15

Israel Perintahkan Penghentian Segera Pengiriman Bahan Bakar ke Jalur Gaza

Israel Perintahkan Penghentian Segera Pengiriman Bahan Bakar ke Jalur Gaza

Sabtu, 13 Oct 2018 13:15

Pendeta Tersangka Teror Andrew Brunson Pulang Ke AS Setelah Dibebaskan Pengadilan Turki

Pendeta Tersangka Teror Andrew Brunson Pulang Ke AS Setelah Dibebaskan Pengadilan Turki

Sabtu, 13 Oct 2018 12:05

Ayah Bunda, Jangan Bercerai!

Ayah Bunda, Jangan Bercerai!

Jum'at, 12 Oct 2018 21:59

Ekonomi Meroket hanyalah Khayalan

Ekonomi Meroket hanyalah Khayalan

Jum'at, 12 Oct 2018 21:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X