Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.084 views

Roadshow Peduli Rohingya Sambangi Kota Bandung

BANDUNG (voa-islam.com), Roadshow Tabligh Akbar Peduli Rohingya berkesempatan mengunjungi kota Kembang,  Bandung, kegiatan bertema 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' itu digelar di Masjid Nurul Huda, Cijerah Kota Bandung, Minggu (24/9/2017).

Sejumlah pembicara dari sejumlah ormas hadir mengisi acara, diantaranya Ketua GPMI Jabar Ustadz Anwar Anshori, Tokoh Aktivis Jabar, Ustadz Rizal Fadhilah, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi FORJIM, Ustadz Dudy S Takdir, dan Pembina LPPDI Thoriquna, Ustadz Ashadi.

Ustadz Anwar Anshori menegaskan bahwa setiap Muslim wajib membela saudara Rohingya-nya, karena Islam sangat menghargai nilai persaudaraandan menjunjung kehormatan Muslim. Sebagaimana, Khalifah Al Mu'thasim pernah mencontohkannya

"Dulu wanita Muslimah dilecehkan di wilayah Romawi, bukan dibunuh atau diperkosa hanya dilecehkan hingga terbuka auratnya, kemudian wanita itu mengatakan 'Wahai Mu'thasim tolonglah aku,'  teriakan itu terdenganr oleh Mu'thasim dan langsung mengerahkan ribuan pasukan menghancurkan romawi," katanya.

"Sekarang berapa pasukan yang dikirim untuk membela Rohingya? Padahal Rohingya terbunuh,  dibantai,  dan diperkosa,"lanjutnya.

Menurut Anwar, peristiwa Rohingya hanyalah pengulangan sejarah. Umat Islam pernah mengalami genosida di Baghdad olej Tartar, di Spanyol oleh Kristen, dan lain sebagainya. Ia meminta umat Islam tetap waspada, karena tragedi tersebut bisa saja menimpa di Indonesia.

"Kemungkinan minggu depan, bulan depan, tahun depan Bandung yang malah di bantai, kalau kita dizalimi harus melawan,"tuturnya.

Sementara itu, Ustadz Rizal Fadhilah menegaskan bahwa kekerasan di Rohingya disebabkan oleh banyak faktor diantaranya faktor ideologis dan geopolitik. Secara ideologis, katanya, Junta militer Myanmar berpaham Marxisme menggunakan kekuatan Buddhis ekstrim untuk merepresi Muslim Myanmar.

"Di sisi lain, Myanmar menjadi proxy negara besar untuk melancarkan perang kepentinhan di Arakan,"cetus Pengurus ANNAS Pusat itu.

Selain itu, Forum Jurnalis Muslim (FORJIM) meminta rezim pemerintah Myanmar diseret ke mahkamah internasional untuk mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM berat terhadap etnis Rohingya.

"Kami mendesak agar pemerintah militer dan sipil Myanmar yang dipimpin oleh Komandan Militer Jenderal Min Aung Hlaing dan Perdana Menteri Aung San Suu Kyi diseret ke Mahkamah Internasional atas tuduhan melakukan etnic cleansing," kata Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi FORJIM, Dudy S Takdir.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Jenderal Min Aung Hlaing bertanggung jawab, karena dia memerintahkan tentara Myanmar melakukan tindak kekerasan dan pembunuhan terhadap etnis minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine. Sedangkan Aung San Suu Kyi, harus dituntut karena diduga melakukan pembiaran terhadap kekerasan yang terjadi.

"Bahkan pada pidatonya di televisi nasional Myanmar pada 19 September lalu, Suu Kyi juga telah melakukan kebohongan dengan menyatakan sejak 5 September tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan tentara," ungkapnya.

Dudy merinci tindak pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh tentara Myanmar. Dalam data yang dirilis tim pencari fakta PBB, militer ditemui memberi stempel pada bayi Rohingya saat bayi itu baru lahir. Selain itu militer juga membunuh bayi yang menangis karena haus ketika mereka memerkosa ibu si bayi, dan mereka nembak anak-anak dari belakang saat bocah-bocah itu lari dari desa yang terbakar.

"Bukti-bukti itu sudah lebih dari cukup untuk menyeret mereka ke mahkamah internasional. Selain itu sekarang kita bisa menyebut militer Myanmar adalah tentara yang paling pengecut, karena mereka menembak anak-anak dari belakang," katanya geram.

Redaktur Eksekutif AHAD.CO.ID itu juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melakukan tindakan nyata untuk membela Muslim Rohingya, tidak hanya sekadar mengecam.

"Kalau hanya mengecam, anak kecil pun bisa. Kita menunggu tindakan yang lebih berani dari negara-negara anggota OKI. Misalnya mereka bisa memainkan teknik hard diplomasi untuk memaksa Myamnar menghentikan kekejian," kata dia.

Tidak jauh berbeda dengan lainnya, ustad Ashadi  menegaskan bahwa "Islam itu tidak hanya agama, tetapi juga meliputi Negara, politik, sosial dan kemanusian, jadi jika umat islam tergerak merespon tragedi yang menimpa Muslim Myanmar itu sangat wajar." Itu bukan hanya karena seagama saja, tetapi karena sisi kemanusiaannya juga tergerak "ujarnya.

Dari Tabligh Akbar tersebut, berhasil dikumpulkan donasi untuk Rohingya hingga jutaan rupiah, rencananya roadshow peduli Rohingya akan berlanjut ke kota-kota di pulau Jawa dan Sumatera setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta dan Serpong. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Selasa, 12 Dec 2017 11:41

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

Selasa, 12 Dec 2017 11:24

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Selasa, 12 Dec 2017 10:55

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 06:10

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Selasa, 12 Dec 2017 06:00

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

Senin, 11 Dec 2017 21:06

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Senin, 11 Dec 2017 20:33

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Senin, 11 Dec 2017 19:41

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Senin, 11 Dec 2017 19:33

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Senin, 11 Dec 2017 18:33

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

Senin, 11 Dec 2017 18:22

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Senin, 11 Dec 2017 17:33

FPI: Indonesia Harus Berperan Aktif Bebaskan Al Quds

FPI: Indonesia Harus Berperan Aktif Bebaskan Al Quds

Senin, 11 Dec 2017 17:26

Shalat Kurang Satu Rakaat; Cara Meyempurnakannya?

Shalat Kurang Satu Rakaat; Cara Meyempurnakannya?

Senin, 11 Dec 2017 17:24

(Video) Jawara Betawi Injak-injak Serta Bakar Bendera AS dan Israel di Depan Kedubes AS

(Video) Jawara Betawi Injak-injak Serta Bakar Bendera AS dan Israel di Depan Kedubes AS

Senin, 11 Dec 2017 17:17

Pesilat Pagar Nusa Siap Jihad ke Palestina

Pesilat Pagar Nusa Siap Jihad ke Palestina

Senin, 11 Dec 2017 17:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X