Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.366 views

Monumen Perisai Pancasila Jejak Kebiadaban PKI di Solo

SOLO (voa-islam.com)--Salah satu jejak ke biaban PKI (Partai Komunis Indonesia) di Solo, Jawa Tengah adalah Monument Perisai Pancasila. Monumen ini berdiri di bantaran sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres.

Monumen ini berbentuk tebing batu berukirkan lambang Pancasila. Disampingnya berkibar Sang Merah Putih pada sebuah  tiang  besi. Monumen ini menjadi saksi gugurnya sejumlah pemuda Islam, termasuk dari kalangan Pemuda Muhammadiyah dan kalangan nasionalis dari Gerakan Pemuda Marhaen pada 22-23 Oktober 1965. Peristiwa ini juga dikenal dengan sebutan pembantaian di Kedung Kopi. 

Saksi sejarah Muhammad Ma’mun (71) mengatakan bahwa saat itu ia adalah Ketua Ranting  Pemuda Muhmmadiyah Kampung Sewu, Kelurahan Sewu, Keccamatan Jebres. Peristiwa ini bermula saat aktivis Islam termasuk Gerakan Pemuda Marhaen menggelar aksi penyambutan RPKAD. Setelah aksi selesai, menjelang Maghrib peserta aksi hendak pulang.  Namun dibrondong  tembakan  dari arah Benteng Vasternburgh, yang saat itu dikuasi oleh militer yang berafiliasi dengan PKI.

“Setahu saya, ada satu orang tewas,” ujarnya, Sabtu (22/10) kemarin.

Tidak hanya itu, PKI dan Pemuda Rakyat (underbouw PKI) yang tidak senang dengan aksi penyambutan ini memburu para peserta aksi. Sejumlah Pemuda Muhammdiyah dan Pemuda Marhaen ditangkap, dan dibawa ke Kedung Kopi. Sukiman, aktivis Pemuda Muhammadiyah yang ditangkap dan nyaris dibantai berhasil melarikan diri. Ia menuturkan kebiadaban PKI tersebut.

“Ditempat ini mereka disiksa dan dibunuh dengan keji. Teman saya yang dibunuh antara lain  Joko Sasono, Nawir, Suyatno. Kalau dari Pemuda Marhaen Sumewo, Sukamto, Permadi itu bebrapa yang saya ingat,” ujarnya Ma’mun.

Ma’mun tak mempu menahan tangis, jika mengingat proses evakuasi korban kebiadaban PKI. Seluruh korban dibunuh dengan cara keji malam itu 22 Oktober  hingga 23 oktobber dini hari menjadi malam paling kelam di Kota Bengawan.

 “Ada yang lehernya nyaris putus karena digorok.  Permadi teman saya dari Gerakan Pemuda Marhaen, tubuhnya penuh luka tusuk. Joko Sasono teman saya di Pemuda Muhammadiyah juga dibbunuh, kemaluannya dipotong dan disumpalkan ke mulutnya,” ungkap Ma’mun.

Ironisnya, beredar isu bahwa umat Islam melakukan aksi balasan membantai PKI di Solo. Dengan tegas Ma’mun membantah hal ini.  Ia menilai isu itu dihembuskan untuk memutar balikan sejarah.

“Itu bohong! Umat Islam di Solo, pasti habis kalau RPKAD tidak datang. Karena Solo ini dikuasai PKI. Maka dari itu monumen ini harus dilestarikan, sebab menjadi satu satunya jejak sejarah pembantaian di Kedung  Kopi,”pungkasnya.* [Aan/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Rabu, 24 Jan 2018 14:52

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

Rabu, 24 Jan 2018 14:29

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

Rabu, 24 Jan 2018 13:45

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

Rabu, 24 Jan 2018 13:27

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Rabu, 24 Jan 2018 13:19

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Rabu, 24 Jan 2018 13:11

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Rabu, 24 Jan 2018 12:11

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Rabu, 24 Jan 2018 11:11

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

Rabu, 24 Jan 2018 10:10

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Rabu, 24 Jan 2018 09:55

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Rabu, 24 Jan 2018 08:55

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Rabu, 24 Jan 2018 06:19

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

Rabu, 24 Jan 2018 05:52

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Rabu, 24 Jan 2018 00:27

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Selasa, 23 Jan 2018 23:51

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Selasa, 23 Jan 2018 21:53

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Selasa, 23 Jan 2018 21:51

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Selasa, 23 Jan 2018 20:43

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Selasa, 23 Jan 2018 15:57

Akan Banyak Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Akan Banyak Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Selasa, 23 Jan 2018 14:57


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X