Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.010 views

Gerak Bareng: Hadapi Gerakan Missi dengan Alternatif Bukan Menyalahkan

LOMBOK (voa-islam.com)--Setiap peristiwa bencana alam di Indonesia masyarakat kerapkali dihebohkan kabar adanya aksi pemurtadan atau gerakan missi Keagamaan non-muslim di lokasi pengungsian atau terdampak. Tidak terkecuali, saat terjadi gempa di Lombok.

Voa Islam berkesempatan berbicara dengan founder Gerak Bareng, Ahmad Zaki. Salah satu komunitas relawan yang aktif melakukan mitigasi bencana di sejumlah wilayah, termasuk Lombok untuk mencari tahu apakah isu gerakan missi adalah fakta atau sebatas kabar burung.

Zaki mengakui bahwa adanya gerakan missi di wilayah bencana adalah fakta. Ia mengaku menyaksikan indikator kegiatan tersebut melalui perangkat-perangkat beratribut agama yang tersebar.

"Gerakan missi itu ada, karena semua bermotif, walaupun mereka bilang enggak kok kita cuma menyebarkan (bantuan)," ucapnya, Lombok (6/9/2018)

Maka dari itu, Zaki menyarankan agar kalangan manapun untuk bersikap hati-hati saat memasuki komunitas yang berbeda agamanya. Ia meminta semua pihak berjalan di dalam koridor aksi kemanusiaan. Sebab, persoalan mengekspresikan agama berbeda saat memberi bantuan akan dinilai bagian dari modus.

"Yang masalah adalah Toolsnya, kalau kita sama-sama memberi air mineral, tapi akan berbeda bila air mineralnya di beri merk partai," tuturnya.

Menurut Zaki, gerakan missi adalah konsekuensi logis dari kewajiban sebuah kelompok untuk mendakwahkan keyakinan mereka. Ia melihat gerakan missi sebagai suatu gejala tidak terhindarkan dari keyakinan suatu kelompok agama, sebagaimana muslim wajib berdakwah.

Untuk itu, Zaki lebih minat menghadapi gerakan missi dengan melakukan sebuah kompetisi sehat dibanding sekedar marah dan menyalahkan.

"Kita lebih tertarik melakukan alternatif dibandingkan menyalahkan mereka, misalnya yang gue temui di pengungsian mereka menyebarkan tools, lalu gue ambil dan bilang ke ibu itu (pengungsi, red) saya ambil tikarnya ya bu karena tidak sesuai, kita kasih tikar versi kita misal gambar spiderman, karena tikar kita tidak ada muatan missinya"ujarnya.

Zaki menjelaskan, terkait konteks Lombok, ia baru menemui tersebarnya perangkat beratribut keagamaan, belum menemukan gerakan missi melalui tindakan ajakan lisan.

"Yang ditemui baru penyebaran tools. Kalau persuasif gitu belum ada. Tools semacam selebaran, ya tikar. Yang sempat ramai itukan tikar, kita juga bisa bikin misal tikar dengan gambar orang shalat, tapi kita kan tidak ada motif ke situ,"ungkapnya. [] * [Bil/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X