Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.490 views

MCI: Gerakan Pemurtadan di Lombok Masih Fase Menunggu

LOMBOK (voa-islam.com)--Mualaf Center Indonesia (MCI) menegaskan bahwa gerakan pemurtadan atau missi penyebaran agama lain di lokasi-lokasi bencana adalah fakta, tidak terkecuali dalam peristiwa gempa di Lombok.

"Gerakan pemurtadan itu fakta, kami berpengalaman di Merapi dan Bantul,"kata Korlap MCI, Wahyu Prijanto kepada voa-islam, Lombok (9/9/2018).

Menurut Wahyu, pola gerakan missi dilakukan secara bertahap dan sistematis. Di masa awal tanggap bencana, mereka hanya mengenalkan diri dan memberi bantuan saja.

"Untuk saat seperti ini, mereka hanya ketok pintu, 'tok-tok pak kami mau bantu,' setelah beberapa bulan para relawan mundur (pulang, red), mereka baru masuk,"ujarnya.

Wahyu mengatakan di Lombok kelompok missi belum sampai proses menawarkan agama secara terang-terangan. Sebab, Lombok masih dalam masa tanggap bencana, situasi ini bagi mereka adalaj fase menunggu.

"Kalau di sini belum ada proses pemurtadan, bukan fasenya, di sini fase menunggu saja dan fase pengenalan lembaga, belum masuk fase progam, baru prolog,"jelasnya.

Wahyu berbagi cerita soal metode pemurtadan yang dilakukan gerakam missi di wilayah Jawa. Sebab, pola dan pendekatannya berubah dalam waktu tertentu. Terkait di wilayah Jawa, gerakan missi melakukan penanaman modal atau hutang budi kepada warga yanh disasar.

"Polanya di Jawa kasar, misalkan dibuatkan rumah, 1-2 tahun tanda tangan untuk pindah agama. Tak' buatin rumah, satu dua tahun tanda tangan tangan, setahun kemudian murtad. Sekarang nggak lagi zamannya bagi mie instan," bebernya.

Sebagaimana, lanjut Wahyu, pola itu terjadi di daerah Pakis, Magelang, Jawa Tengah. Terdapat 29 rumah baru hang disediakan, satu tahun kemudian 29 orang murtad.

"Dan (polanya) masih berlangsung hingga sekarang,"cetusnya.

Mengantisipasi gerakan pemurtadan, MCI sendiri berupaya melakukan pencegahan dengan menguatkan jaringan dai, terutama dai-dai spesialis dakwah di pedalaman. Selain itu, MCI membangun komunikasi antar lembaga dan ormas.

"Selain penguatan jaringan lembaga, diperlukan penguatan finansial, pembangunan ekonomi umat,"tuturnya.

Kembali soal Lombok, sambung Wahyu, pada fase menunggu gerakan pemurtadan, mereka melakukan proses pengenalan lembaga.

Di Lombok proses itu dapat dilihat dari bantuan-bantuan yang diberikan, seperti pada tandon-tandon air atau mesin penyaring. Properti bantuan yang bertempelkan nama-nama lembaga keagamaan itu diberikan terlebih dahulu seakan cuma-cuma, dibelakang waktu akam diupayakan pembuatan perjanjian.

"Bantuan mesin dan tandon ditinggalkan dulu, nanti setahun kemudian baru dibuat perjanjian. 'Bagaimana pak mesin airnya bagus?', ada barang taruh.. Ada barang taruh, karena kita (relawan muslim) masih ada di lokasi, nanti enam bulan kemudian coba lihat," kata Wahyu.

Kendati demikian, Wahyu melihat masyarakat Lombok sudah cerdas memandang fenomena tersebut, saat tanggap bencana gerakan missi turun ke lokasi diterima bantjannya namin kegika sudah masuk masa recovery bencana, masyarakat melakukan proteksi.

"Memang di awal mereka menerima bantuan dari siapapun, tapi setelah itu mereka membatasi, bahkan menjaga kami para relawan,"ujarnya.* [Bil/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15


MUI

Must Read!
X