Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.458 views

MCI: Gerakan Pemurtadan di Lombok Masih Fase Menunggu

LOMBOK (voa-islam.com)--Mualaf Center Indonesia (MCI) menegaskan bahwa gerakan pemurtadan atau missi penyebaran agama lain di lokasi-lokasi bencana adalah fakta, tidak terkecuali dalam peristiwa gempa di Lombok.

"Gerakan pemurtadan itu fakta, kami berpengalaman di Merapi dan Bantul,"kata Korlap MCI, Wahyu Prijanto kepada voa-islam, Lombok (9/9/2018).

Menurut Wahyu, pola gerakan missi dilakukan secara bertahap dan sistematis. Di masa awal tanggap bencana, mereka hanya mengenalkan diri dan memberi bantuan saja.

"Untuk saat seperti ini, mereka hanya ketok pintu, 'tok-tok pak kami mau bantu,' setelah beberapa bulan para relawan mundur (pulang, red), mereka baru masuk,"ujarnya.

Wahyu mengatakan di Lombok kelompok missi belum sampai proses menawarkan agama secara terang-terangan. Sebab, Lombok masih dalam masa tanggap bencana, situasi ini bagi mereka adalaj fase menunggu.

"Kalau di sini belum ada proses pemurtadan, bukan fasenya, di sini fase menunggu saja dan fase pengenalan lembaga, belum masuk fase progam, baru prolog,"jelasnya.

Wahyu berbagi cerita soal metode pemurtadan yang dilakukan gerakam missi di wilayah Jawa. Sebab, pola dan pendekatannya berubah dalam waktu tertentu. Terkait di wilayah Jawa, gerakan missi melakukan penanaman modal atau hutang budi kepada warga yanh disasar.

"Polanya di Jawa kasar, misalkan dibuatkan rumah, 1-2 tahun tanda tangan untuk pindah agama. Tak' buatin rumah, satu dua tahun tanda tangan tangan, setahun kemudian murtad. Sekarang nggak lagi zamannya bagi mie instan," bebernya.

Sebagaimana, lanjut Wahyu, pola itu terjadi di daerah Pakis, Magelang, Jawa Tengah. Terdapat 29 rumah baru hang disediakan, satu tahun kemudian 29 orang murtad.

"Dan (polanya) masih berlangsung hingga sekarang,"cetusnya.

Mengantisipasi gerakan pemurtadan, MCI sendiri berupaya melakukan pencegahan dengan menguatkan jaringan dai, terutama dai-dai spesialis dakwah di pedalaman. Selain itu, MCI membangun komunikasi antar lembaga dan ormas.

"Selain penguatan jaringan lembaga, diperlukan penguatan finansial, pembangunan ekonomi umat,"tuturnya.

Kembali soal Lombok, sambung Wahyu, pada fase menunggu gerakan pemurtadan, mereka melakukan proses pengenalan lembaga.

Di Lombok proses itu dapat dilihat dari bantuan-bantuan yang diberikan, seperti pada tandon-tandon air atau mesin penyaring. Properti bantuan yang bertempelkan nama-nama lembaga keagamaan itu diberikan terlebih dahulu seakan cuma-cuma, dibelakang waktu akam diupayakan pembuatan perjanjian.

"Bantuan mesin dan tandon ditinggalkan dulu, nanti setahun kemudian baru dibuat perjanjian. 'Bagaimana pak mesin airnya bagus?', ada barang taruh.. Ada barang taruh, karena kita (relawan muslim) masih ada di lokasi, nanti enam bulan kemudian coba lihat," kata Wahyu.

Kendati demikian, Wahyu melihat masyarakat Lombok sudah cerdas memandang fenomena tersebut, saat tanggap bencana gerakan missi turun ke lokasi diterima bantjannya namin kegika sudah masuk masa recovery bencana, masyarakat melakukan proteksi.

"Memang di awal mereka menerima bantuan dari siapapun, tapi setelah itu mereka membatasi, bahkan menjaga kami para relawan,"ujarnya.* [Bil/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News
Buntut Perundungan Di Binus Serpong, MUI Dorong Program Anti Bullying di Sekolah

Buntut Perundungan Di Binus Serpong, MUI Dorong Program Anti Bullying di Sekolah

Kamis, 22 Feb 2024 12:23

Google Rilis Model 'Open' AI Mengikuti Langkah Meta

Google Rilis Model 'Open' AI Mengikuti Langkah Meta

Kamis, 22 Feb 2024 10:49

Jaksa Miiliter Israel: Perilaku Tentara Israel Di Jalur Gaza Telah 'Lampaui Ambang Batas Kriminal',

Jaksa Miiliter Israel: Perilaku Tentara Israel Di Jalur Gaza Telah 'Lampaui Ambang Batas Kriminal',

Kamis, 22 Feb 2024 09:15

Israel Larang Masuk Misi UNRWA Untuk Kirim Bantuan Di Gaza Utara

Israel Larang Masuk Misi UNRWA Untuk Kirim Bantuan Di Gaza Utara

Rabu, 21 Feb 2024 21:03

Ketum Persis: Kecurangan dan Hoaks adalah Musuh Bersama

Ketum Persis: Kecurangan dan Hoaks adalah Musuh Bersama

Rabu, 21 Feb 2024 17:00

Janda Usia Sekolah Meningkat, Bukti Sistem Sekuler Rusak Berat

Janda Usia Sekolah Meningkat, Bukti Sistem Sekuler Rusak Berat

Rabu, 21 Feb 2024 16:51

Istimewanya Anak Muda dalam Islam

Istimewanya Anak Muda dalam Islam

Rabu, 21 Feb 2024 16:17

Jum’at – Ahad Pekan ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1445 H

Jum’at – Ahad Pekan ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1445 H

Rabu, 21 Feb 2024 10:04

Ahli PBB: Perempuan Pelestina Ditelanjangi, Digeledah Dan Diperkosa Oleh Tentara Laki-laki Israel

Ahli PBB: Perempuan Pelestina Ditelanjangi, Digeledah Dan Diperkosa Oleh Tentara Laki-laki Israel

Rabu, 21 Feb 2024 09:33

Pasukan Zionis Tembaki Pengungsi yang Menunggu Bantuan Makanan di Gaza utara

Pasukan Zionis Tembaki Pengungsi yang Menunggu Bantuan Makanan di Gaza utara

Selasa, 20 Feb 2024 21:36

Hamas Hanya Sepakati Pertukaran Tahanan Dengan Gencatan Senjata Penuh

Hamas Hanya Sepakati Pertukaran Tahanan Dengan Gencatan Senjata Penuh

Selasa, 20 Feb 2024 20:36

Kementerian Kesehatan: Korban Tewas Warga Palestina Akibat Genosida Israel di Gaza Lampaui 29.000

Kementerian Kesehatan: Korban Tewas Warga Palestina Akibat Genosida Israel di Gaza Lampaui 29.000

Selasa, 20 Feb 2024 11:37

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan Pada 10 Maret 2024

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan Pada 10 Maret 2024

Selasa, 20 Feb 2024 08:38

Nasehat ‘Ilmu Padi’, Agar Tidak Sombong

Nasehat ‘Ilmu Padi’, Agar Tidak Sombong

Selasa, 20 Feb 2024 05:34

Ramadhan 1445 H, Ponpes Nuu Waar AFKN Siap Khataman Al-Qur'an 6000 Kali

Ramadhan 1445 H, Ponpes Nuu Waar AFKN Siap Khataman Al-Qur'an 6000 Kali

Senin, 19 Feb 2024 11:13

Israel Bersikeras Serang Rafah, Tidak Peduli Peringatan Internasional

Israel Bersikeras Serang Rafah, Tidak Peduli Peringatan Internasional

Senin, 19 Feb 2024 09:57


MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X