Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.385 views

Tim Penyelamat Berlomba Mencari Yang Selamat Saat Korban Tsunami Selat Sunda Capai 281

BANTEN, INDONESIA (voa-islam.com) - Tim penyelamat hari Senin (24/12/2018) berlomba mencari orang yang selamat setelah tsunami yang dipicu gunung berapi menewaskan sedikitnya 281 orang.

Tim penyelamat menggunakan tangan kosong, penggali, dan peralatan berat lainnya untuk mengangkut puing-puing dari daerah yang dilanda bencana di pesisir pantai Selat Sunda, sementara ribuan orang diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

Tsunami dahsyat menghantam tanpa peringatan pada Sabtu malam, menyapu pantai-pantai resor populer di Banten dan Lampung selatan dan membanjiri hotel-hotel wisata dan pemukiman di pesisir.

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan lebih dari 1.000 orang terluka dan korban jiwa "akan terus meningkat".

Ratusan bangunan hancur oleh gelombang yang menyebabkan atap baja ringsek, kayu dan puing-puing diseret ke daratan di pantai Carita, tempat wisata populer di pantai barat Jawa.

"Militer dan polisi sedang mencari reruntuhan untuk melihat apakah kami dapat menemukan lebih banyak korban," kata Dody Ruswandi, seorang pejabat senior di badan bencana,menambahkan bahwa upaya penyelamatan kemungkinan akan berlangsung sepekan.

Ini merupakan adalah bencana alam besar ketiga yang menyerang Indonesia dalam waktu enam bulan, setelah serangkaian gempa bumi dahsyat di pulau Lombok pada bulan Juli dan Agustus dan gempa-tsunami pada bulan September yang menewaskan sekitar 2.200 orang di Palu di pulau Sulawesi, dengan ribuan lainnya hilang dan diperkirakan tewas.

Indonesia adalah salah satu negara yang paling rawan bencana di Bumi karena posisinya mengangkangi apa yang disebut Cincin Api Pasifik, tempat lempeng tektonik bertabrakan.

Meskipun relatif jarang, letusan gunung berapi bawah laut dapat menyebabkan tsunami karena perpindahan air atau kemiringan lereng yang tiba-tiba, menurut Pusat Informasi Tsunami Internasional.

Menurut lembaga geologi Indonesia, Anak Krakatau telah menunjukkan tanda-tanda aktivitas tinggi selama berhari-hari, memuntahkan gumpalan abu ribuan meter ke udara.

Para ahli mengatakan tsunami Sabtu kemungkinan dipicu oleh tanah longsor bawah air besar-besaran menyusul letusan gunung berapi Anak Krakatau di Selat Sunda.

Resiko Tsunami lain

Tidak seperti yang disebabkan oleh gempa bumi, yang memicu sistem peringatan, tsunami semacam itu memberi sedikit waktu kepada pihak berwenang untuk memperingatkan penduduk tentang ancaman yang akan datang.

"Itu terjadi sangat cepat," kata Ade Junaedi, salah seorang korban yang selamat.

"Saya sedang ngobrol dengan seorang tamu di tempat kami ketika istri membuka pintu dan dia tiba-tiba berteriak panik. Saya pikir ada kebakaran, tetapi ketika aku berjalan ke pintu aku melihat air datang."

Richard Teeuw, seorang ahli geohazard dari University of Portsmouth di Inggris, mengatakan letusan dan tanah longsor mungkin telah mengguncang gunung berapi, mempertinggi risiko tsunami lain.

"Kemungkinan tsunami lebih lanjut di Selat Sunda akan tetap tinggi sementara gunung berapi Anak Krakatau sedang melalui fase aktif saat ini karena itu mungkin memicu tanah longsor bawah laut lebih lanjut," kata Teeuw sebagaimana dilansir AFP.

Anak Krakatau, yang membentuk sebuah pulau kecil di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra, muncul sekitar tahun 1928 di kawah yang ditinggalkan oleh Krakatau, yang letusan dahsyatnya pada tahun 1883 menewaskan sedikitnya 36.000 orang dan mempengaruhi pola cuaca global selama bertahun-tahun.

Anak Krakatau adalah salah satu dari 127 gunung berapi aktif yang membentang sepanjang kepulauan Indonesia. (st/AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57

Erdogan: Eropa Akan Hadapi Ancaman Teror Jika Pemerintah Tripoli Jatuh

Erdogan: Eropa Akan Hadapi Ancaman Teror Jika Pemerintah Tripoli Jatuh

Sabtu, 18 Jan 2020 18:53

Pluralitas dan Pluralisme Menurut Islam

Pluralitas dan Pluralisme Menurut Islam

Sabtu, 18 Jan 2020 18:49

Liberalisasi Pariwisata

Liberalisasi Pariwisata

Sabtu, 18 Jan 2020 18:35

Wakil Ketua DSN MUI Pusat kunjungi DQA

Wakil Ketua DSN MUI Pusat kunjungi DQA

Sabtu, 18 Jan 2020 18:32

Menyikapi Potensi Spritual Manusia

Menyikapi Potensi Spritual Manusia

Sabtu, 18 Jan 2020 18:23

Manfaat Menghindari Riba

Manfaat Menghindari Riba

Sabtu, 18 Jan 2020 18:19

Toxic Friendship, Persahabatan Berkedok Hijrah

Toxic Friendship, Persahabatan Berkedok Hijrah

Sabtu, 18 Jan 2020 18:10

Taliban Berencana Akan Tandatangani Kesepakatan Damai dengan AS Akhir Januari

Taliban Berencana Akan Tandatangani Kesepakatan Damai dengan AS Akhir Januari

Sabtu, 18 Jan 2020 18:08

WIZ Bantu Perbaikan Mesin Pompa Air Bagi Korban Banjir Bekasi

WIZ Bantu Perbaikan Mesin Pompa Air Bagi Korban Banjir Bekasi

Sabtu, 18 Jan 2020 18:00

Warga Curug Mekar Minta Pemkot Bogor Segera Relokasi GKI Yasmin

Warga Curug Mekar Minta Pemkot Bogor Segera Relokasi GKI Yasmin

Sabtu, 18 Jan 2020 08:02

PKS: Kebijakan Menaikan Harga Gas 3 Kg Berpotensi Melanggar Undang-Undang

PKS: Kebijakan Menaikan Harga Gas 3 Kg Berpotensi Melanggar Undang-Undang

Sabtu, 18 Jan 2020 07:18

Kasus GKI Yasmin Bukan Intoleransi, Tapi Pelanggaran Hukum

Kasus GKI Yasmin Bukan Intoleransi, Tapi Pelanggaran Hukum

Sabtu, 18 Jan 2020 06:57

Pesantren eLKISI Mojokerto Sinergi Program Bantu Korban Banjir Bekasi

Pesantren eLKISI Mojokerto Sinergi Program Bantu Korban Banjir Bekasi

Sabtu, 18 Jan 2020 06:47

Innalillahi, Syaikh Yusuf Deedat Akhirnya Meninggal Akibat Luka Tembak di Kepala

Innalillahi, Syaikh Yusuf Deedat Akhirnya Meninggal Akibat Luka Tembak di Kepala

Sabtu, 18 Jan 2020 05:56

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 18/01/2020 18:35

Liberalisasi Pariwisata