Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.743 views

Mengapa Barang Gunaan Seperti Kulkas, Alat Masak dll Harus Disertifikasi Halal?

BOGOR (voa-islam.com)--Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) menyebutkan bahwa seluruh produk yang beredar di Indonesia wajib disertifikasi halal. Hal ini tidak menutup kemungkinan juga berlaku bagi barang gunaan. Meski begitu, hal ini masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Pasal 1, ayat (1) UU JPH menyebutkan bahwa produk yang dimaksud berupa barang dan/atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Meski begitu, sebagian masyarakat menafsirkan dengan sendirinya apa yang disebut dengan barang gunaan yang perlu disertifikasi halal. Hal ini karena belum ada aturan turunan mengenai penjelasan barang gunaan yang dimaksud. Tak heran, masih banyak perusahaan yang ingin mensertifikasi barang gunaan karena merasa produk yang dihasilkan adalah produk yang termasuk kategori barang gunaan, namun memerlukan verifikasi dari MUI apakah produk tersebut bisa disertifikasi atau tidak.

Menurut Ir. Muti Arintawati, M.Si., Direktur Eksekutif LPPOM MUI, yang dimaksud dengan barang gunaan secara umum adalah barang yang digunakan dan terlibat dalam kehidupan manusia sehari-hari, utamanya digunakan untuk beribadah atau bersinggungan dengan produk yang dikonsumsi.

“Bisa saja barang-barang itu menempel ke tubuh dan dipakai untuk beribadah. Itu mengapa harus dipastikan bahwa barang tersebut bebas dari bahan yang najis. Contoh lainnya, alat masak yang kontak langsung dengan makanan,” terang Muti.

Berdasarkan panduan yang diberikan Komisi Fatwa MUI saat ini, setidaknya ada dua poin barang gunaan yang dapat disertifikasi halal. Pertama, semua barang gunaan yang kontak langsung dengan makanan yang dikonsumsi.

Hal ini karena makanan halal dapat terkontaminasi produk yang tidak halal. Penggorengan, misalnya. Ada penggorengan anti lengket yang umumnya menggunakan bahan turunan lemak untuk anti lengketnya. Bicara tentang lemak, maka ada dua opsi, yakni lemak yang berasal dari hewan atau tumbuhan.

Sementara dari sisi pengolahan produk, LPPOM MUI akan melihat fasilitas produksi yang digunakan apakah dipakai bersamaan dengan produk lain yang mengandung barang najis atau tidak.

“Apabila ada fasilitas bersama yang dipakai bergantian antara produk yang disertifikasi dengan produk yang mengandung babi, itu berdasarkan kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) yang dimiliki MUI tidak diperbolehkan. Hal ini karena ada peluang produk untuk terkontaminasi,” papar Muti.

Poin kedua terkait dengan barang gunaan berbahan dasar kulit hewan, seperti tas, jaket, dan sepatu. Pada dasarnya, bahan kulit dikatakan halal selama telah disamak dan berasal dari hewan halal, sekalipun tidak diketahui cara penyembelihannya.

Namun, lain halnya ketika kulit tersebut berasal dari babi. Sekalipun sudah disamak, MUI tetap tidak dapat menyatakan kehalalannya. Saat ini cukup banyak sepatu kulit yang diproduksi dengan menggunakan kulit babi, sehingga konsumen muslim perlu berhati-hati saat akan membelinya.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari konsumen muslim saat memilih barang gunaan. Pertama, pilih produk bersertifikat halal. Inilah cara termudah untuk memilih produk halal. Sayangnya, saat ini belum banyak barang gunaan yang disertifikasi halal, sehingga alternatif produk barang gunaan halal pun masih terbatas.

Karena itu, sebagai konsumen muslim, kita perlu bersikap kritis saat memilih barang gunaan. Setidaknya kita perlu mencari informasi apakah barang gunaan tersebut berpeluang menggunakan bahan-bahan yang najis atau tidak.

“Kita memang harus belajar. Seperti saat memilih sepatu atau tas kulit, itu setidaknya kita harus mengetahui ciri-ciri kulit babi berupa bintik titik tiga yang berkumpul saling berbenturan dan membuat satu kumpulan. Selain itu, jangan ragu untuk bertanya kepada penjual tentang bahan yang digunakan dalam produk,” pungkas Muti.

Sebagai seorang muslim, mari kita terus terapkan gaya hidup halal. Salah satunya dengan terus mengonsumsi dan menggunakan produk halal. Anda dapat mengecek daftar produk halal melalui website halalmui.org atau aplikasi HalalMUI yang dapat diunduh di Playstore.*

Sumber: Halalmui.org

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Beranikah SBY Geruduk Istana?

Beranikah SBY Geruduk Istana?

Selasa, 09 Mar 2021 10:35

Bertemu Menag, Parmusi Tegaskan Komitmen Organisasi Dakwah

Bertemu Menag, Parmusi Tegaskan Komitmen Organisasi Dakwah

Selasa, 09 Mar 2021 09:33

Varian Baru Covid-19, Strateginya Makin Disiplin 5M, Tingkatkan 3T dan Percepat Vaksinasi

Varian Baru Covid-19, Strateginya Makin Disiplin 5M, Tingkatkan 3T dan Percepat Vaksinasi

Selasa, 09 Mar 2021 08:29

Politik Devide Et Impera

Politik Devide Et Impera

Selasa, 09 Mar 2021 07:25

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Selasa, 09 Mar 2021 06:05

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Senin, 08 Mar 2021 21:46

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senin, 08 Mar 2021 21:00

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Senin, 08 Mar 2021 20:27

Cinta dalam Sepotong Coklat

Cinta dalam Sepotong Coklat

Senin, 08 Mar 2021 19:57

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Senin, 08 Mar 2021 19:21

Nikah Muda, Why Not?

Nikah Muda, Why Not?

Senin, 08 Mar 2021 18:47

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Senin, 08 Mar 2021 18:13

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Senin, 08 Mar 2021 17:51

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Senin, 08 Mar 2021 17:21

Mendidik Anak dari Rumah

Mendidik Anak dari Rumah

Senin, 08 Mar 2021 16:47

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Senin, 08 Mar 2021 16:11

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Senin, 08 Mar 2021 16:00

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Senin, 08 Mar 2021 15:23

Pemerintah Terlihat Bingung

Pemerintah Terlihat Bingung

Senin, 08 Mar 2021 15:00

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Senin, 08 Mar 2021 13:08


MUI

Must Read!
X