Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.918 views

Sistem Organisasi Mapan, di Muhammadiyah Tidak Ada Rebutan Jabatan

JAKARTA (voa-islam.com)--Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi masyarakat dengan sistem yang paling rapi dan mapan. Tak heran, Jusuf Kalla saat menjabat sebagai Wakil Presiden RI pada 2018 menyebut Muhammadiyah seperti Holding Company. Artinya, sistem manajerial di tingkat Pusat juga berlaku di tingkat paling bawah (ranting).

“Muhammadiyah ini tumbuh besar itu juga karena sinergi di dalam sebagai sistem. Muhammadiyah ini kan sistemnya paling bagus dari Pusat sampai Cabang, Ranting dan meluas. Begitu ada instruksi langsung jalan, kecuali yang tidak,” ungkap Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dalam forum Upgrading PWM Bangka Belitung, Sabtu (25/9) Haedar mengingatkan agar keutamaan Muhammadiyah ini terus dijaga dengan mengedukasi anggota pengurus Persyarikatan yang masih belum memahaminya.

“Nah ini kita jaga sistem ini. Dengan apa? Dengan komitmen sinergi bahwa maju-mundur, utuh dan tidaknya Muhammadiyah itu tergantung kita. Innallaha yuhibbul-ladziina yuqaatiluuna fii sabiilihi shaffan kaannahum bunyaanun marshuushun,” kata Haedar mengutip ayat ke-4 Surat As-Shaff.

Upaya menjaga sistem ini menurut Haedar penting karena Muhammadiyah memiliki misi dakwah dan tajdid dalam lingkup nasional. Kehadiran Muhammadiyah untuk bangsa harus menjadi uswah hasanah dan tidak boleh serba tanggung.

Lebih lanjut, Haedar berpesan agar semua anggota Persyarikatan menguatkan sinergi. Dirinya juga mendorong kekuatan sistem di Muhammadiyah dikapitalisasi untuk melipatgandakan Amal Usaha.

“Sekarang ini kita punya sekolah, punya lembaga perguruan tinggi, rumah sakit, masjid, usaha ekonomi, itu kalau tidak kita lipatgandakan sebagai center of excellence menjadi sesuatu yang unggul, ya nanti tetap akan kalah dengan yang lain. Nah di sinilah pentingnya militansi,” tuturnya.

“Nanti Muktamar, Musywil, Musyda, Musycab, sampai Musyran, jaga semuanya itu tetap seperti kepribadian Muhammadiyah. Orang boleh punya hasrat pada kepemimpinan, tapi tetap kita ini punya prinsip dan tradisi baik tidak mengejar jabatan dan kalau kita diberi amanah, kita ini tidak menolak untuk kita tunaikan dengan baik. Maka tidak ada rebutan jabatan di Muhammadiyah,” imbuh Haedar.

“Jadi, kalau ada yang masih suka rebutan, ke-Muhammadiyahan-nya perlu dimilitansikan. Juga di sekolah Muhammadiyah, di rumah sakit Muhammadiyah, di mana-mana. Wajar setiap orang itu punya hasrat. Tetapi Muhammadiyah punya koridor. Jadi jaga itu dan jangan seperti partai politik,” tutupnya.*

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X