Jum'at, 28 Rabiul Awwal 1448 H / 11 September 2026 19:15 wib
85 views
KKB Tembak Tiga Petugas Pertanian di Papua, Sukamta: Negara Harus Hadir
JAKARTA (Voa-Islam.com)— Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, meminta pemerintah memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil menyusul gugurnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang ditembak saat menjalankan tugas di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.
Sukamta menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga petugas tersebut. Ia menegaskan, negara memiliki kewajiban melindungi warga negara, terutama mereka yang menjalankan tugas pelayanan publik dan pembangunan di Papua.
“Mereka sedang menjalankan tugas melayani masyarakat. Negara wajib melindungi setiap warga negara, terlebih mereka yang bertugas menghadirkan pembangunan dan ketahanan pangan di Papua,” kata Sukamta dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Sukamta juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas penembakan tersebut. Menurut dia, penyelidikan tidak cukup hanya mengungkap pelaku yang melakukan penembakan di lapangan, tetapi juga harus menelusuri jaringan yang berada di balik aksi kekerasan tersebut.
“Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini,” ujarnya.
Ia menilai meningkatnya serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Sasaran terhadap warga sipil, kata dia, dapat menunjukkan bahwa kelompok bersenjata semakin mengandalkan teror dan penciptaan rasa takut untuk mempertahankan pengaruhnya.
“Ketika masyarakat sipil semakin sering dijadikan sasaran, ini menunjukkan bahwa teror dan rasa takut menjadi salah satu cara yang digunakan KKB untuk menunjukkan eksistensinya. Negara tidak boleh membiarkan strategi teror seperti ini berhasil,” kata dia.
Karena itu, Sukamta mendorong pemerintah memperkuat deteksi dini, kemampuan intelijen, pengamanan wilayah, serta perlindungan terhadap masyarakat sipil. Perlindungan tersebut, menurut dia, perlu menjadi perhatian khusus bagi warga yang bekerja di sektor pelayanan publik, seperti pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
“Semakin banyak sasaran sipil, semakin kuat pula kebutuhan untuk meningkatkan deteksi dini dan perlindungan masyarakat. Jangan menunggu korban berikutnya baru bertindak,” ujarnya.
Sukamta menilai momentum tersebut perlu dimanfaatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperkuat kerja sama dalam meningkatkan keamanan sekaligus kesejahteraan masyarakat Papua.
“Ini saat yang bagus bagi Pemerintah Pusat, Pemda dan masyarakat bersama-sama untuk peningkatan keamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua tanpa kecuali,” kata anggota DPR RI asal DI Yogyakarta tersebut.
Ia menegaskan pembangunan dan pelayanan publik di Papua harus tetap berjalan. Namun, keselamatan masyarakat, terutama warga sipil dan petugas yang menjalankan tugas negara, harus menjadi prioritas.
“Negara harus hadir, melindungi warga sipil, dan memastikan Papua tidak menjadi ruang bagi teror dan ketakutan,” ujarnya.*
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!