Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.839 views

Mustofa B Nahrawardaya: Setiap Aksi Bom Terkait Intelijen Hitam

Jakarta (voa-islam) - Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya menilai, semua aksi pengeboman yang terjadi di Indonesia terkait dengan ‘permainan’ intelijen. Bom Solo misalnya, ia melihat adanya kejanggalan-kejanggalan dalam aksi pengeboman tersebut. Yang patut dipertanyakan adalah, kenapa sang bomber meledakkan dirinya di pintu gereja. Padahal, bisa saja ia meledakkan tubuhnya di tengah jemaat gereja.

“Sudah tak bisa dipungkiri, intelijen telah menempel ke seluruh organisasi, baik yang organisasi yang dianggap radikal maupun yang tidak radikal. Saat ini, kerjaan intelijen itu ada tiga. Bisa menghentikan, memperlambat atau mempercepat. Kalau menghentikan dan memperlambat tidak bisa, maka yang dipilih adalah mempercepat. Sebenarnya, aparat intelijen sudah tahu, tapi kemungkinan dibiarkan,” ujar Mustofa.

Yang perlu dipertanyakan adalah, apakah gerak inteljen sesuai komando atau diluar komando? “Yang saya khawatirkan adalah banyak inteljen diluar komando. Itulah yang disebut intelejen hitam. Mereka bermain sendiri, sesuai dengan kepentingannya sendiri. Bukan tidak mungkin, mereka dibayar oleh asing,” tandasnya.

Presiden SBY pernah bilang, perlu diadakan audit internal. Yang dimaksud dengan audit internal adalah mengaudit di tubuh inteljen, kepolisian, terutama Densus 88, kemungkinan ada yang bermain. Sangat disayangkan, jika statemen SBY itu disikapi secara sedehana saja. Yang jelas, ini bukan soal administrasi.

Kepada voa-islam di Jakarta, sebelum bom Solo, Mustofa mengaku pernah kedatangan tamu dari Australia bernama Alan Fox. Ia adalah Senior Analist Terorism , yang diutus oleh PM Australi, khusus untuk menemuinya. Dalam pertemuan itu, Mustofa ditanya, apakah anda tidak khawatir, bila pendapat-pendapat anda akan dipakai oleh para teroris untuk melakukan aksi kekerasan?

Seperti diketahui, Mustofa dalam beberapa forum, telah mengemukakan pendapatnya sola kejanggalan-kejanggan bom dan terorisme selama ini.  Lalu apa kata Mustofa. “Kalau ada yang menghina saya, tidak soal. Tapi, kalau menghina dan menjelek-jelekkan agama saya, maka saya harus bela agama saya. Untuk itu saya harus jujur, dan memegang prinsip, tidak akan pernah saya biarkan seorang pun menghina agama saya,” ungkap Mustofa.

Sebagai contoh, ketika pemerintah dalam hal ini polisi, “menyeret-nyeret” Al- Qur'an sebagai barang bukti, lalu menyangkut-pautkan ayat Al Qur’an sebagai pendorong terorisme, adalah tuduhan yang harus ditentang. Mengait-ngaitkan ideologi secara terus menerus, melalui konferense, press release, barang bukti, pengakuan tersangka dan sebagainya, jelas tidak fair. Tidak lazim, di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini,  agama yang kita anut, di hina-hinakan seperti itu.

Lebih aneh lagi, jika mengaitkan orang yang hidup dengan kesaksian orang yang sudah mati. Mustofa mempertanyakan, kenapa kesaksian orang yang masih hidup dipercayai, meskipun mereka mengerti tentang kehidupan orang yang sudah mati. Orang yang sudah mati tak perlu mencari kesaksian dari orang yang masih hidup. Jelas ini tidak etis. “Orang yang masih hidup jangan bersaksi pada orang yang mati. Ini rancu. Karena yang mati tidak bisa membela,” tukas Mustofa.

RUU Intelijen Bisa Gol

Mustofa melihat adanya upaya Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin Sutanto, bergerilya ke Komisi I DPR RI, untuk meminta kenaikan anggaran menjadi Rp. 1,4 triliun. Bukan hanya itu, BIN juga bergerilya di DPR untuk segera mensahkan RUU Intelijen dalam waktu dekat.  “BIN begitu getol bergerilya di DPR,” kata Mustofa.

Ibarat kentut, tidak tahu siapa yang ketut, tapi baunya tercium. Seperti itulah upaya BIN ketika mendesak DPR agar tindakan penangkapan dan penyadapan diatur dalam RUU tersebut.

 “Meski tidak ada penangkapan dan penyadapan, bisa saja nanti akan ada RUU tersendiri, yakni penangkapan dan penyadapan. Itulah trik mereka.  Dan ide ini sudah digagas. Mereka punya prinsip, strategi, dan hasil,” jelasnya.

Mustofa memprediksi, RUU Intelijen akan gol. DPR bisa saja menolak, tapi pada akhirnya mensahkan juga. “Penolakan di DPR itu biasa, untuk mendapat simpati dari rakyat. Sama halnya ketika wacana beras impor. PKS awalnya menolak, tapi kemudian mensahkan juga. Itu strategi politik saja. Bagi masyarakat, penolakan itu adalah sebuah nilai, tapi tanpa disadari, rakyat sering terkecoh dengan ulah politikus di DPR.”

Seperti diketahui, Mabes Polri telah mengumumkan, akan ada tujuh bom lagi yang meledak. Mengenai hal itu, Mustofa menduga, polisi sebenarnya sudah mencium, bahkan menangkap buron tersebut. Tapi pernyataan berikutnya adalah siapa yang menangkap? Ada kemungkinan, kelompok intelejen hitam yang bermain.

 “Ada indikasi, polisi seperti menabung peristiwa. Sebetulnya, polisi sudah tahu, tinggal mempersiapkan moment yang diinginkan. Sekarang siapa yang bisa menjamin, bahwa informasi itu betul, sementara media hanya percaya pada satu sumber , yakni polisi,” tandas Mustofa. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina

Kamis, 14 Dec 2017 11:05

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS

Kamis, 14 Dec 2017 10:38

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Rabu, 13 Dec 2017 21:28

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Rabu, 13 Dec 2017 21:25

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 21:07

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

Rabu, 13 Dec 2017 20:39

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

Rabu, 13 Dec 2017 17:28

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Rabu, 13 Dec 2017 10:12

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Rabu, 13 Dec 2017 10:01

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Selasa, 12 Dec 2017 21:55

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Selasa, 12 Dec 2017 21:30

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

Selasa, 12 Dec 2017 21:05


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X