Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.514 views

Mustofa B Nahrawardaya: Setiap Aksi Bom Terkait Intelijen Hitam

Jakarta (voa-islam) - Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya menilai, semua aksi pengeboman yang terjadi di Indonesia terkait dengan ‘permainan’ intelijen. Bom Solo misalnya, ia melihat adanya kejanggalan-kejanggalan dalam aksi pengeboman tersebut. Yang patut dipertanyakan adalah, kenapa sang bomber meledakkan dirinya di pintu gereja. Padahal, bisa saja ia meledakkan tubuhnya di tengah jemaat gereja.

“Sudah tak bisa dipungkiri, intelijen telah menempel ke seluruh organisasi, baik yang organisasi yang dianggap radikal maupun yang tidak radikal. Saat ini, kerjaan intelijen itu ada tiga. Bisa menghentikan, memperlambat atau mempercepat. Kalau menghentikan dan memperlambat tidak bisa, maka yang dipilih adalah mempercepat. Sebenarnya, aparat intelijen sudah tahu, tapi kemungkinan dibiarkan,” ujar Mustofa.

Yang perlu dipertanyakan adalah, apakah gerak inteljen sesuai komando atau diluar komando? “Yang saya khawatirkan adalah banyak inteljen diluar komando. Itulah yang disebut intelejen hitam. Mereka bermain sendiri, sesuai dengan kepentingannya sendiri. Bukan tidak mungkin, mereka dibayar oleh asing,” tandasnya.

Presiden SBY pernah bilang, perlu diadakan audit internal. Yang dimaksud dengan audit internal adalah mengaudit di tubuh inteljen, kepolisian, terutama Densus 88, kemungkinan ada yang bermain. Sangat disayangkan, jika statemen SBY itu disikapi secara sedehana saja. Yang jelas, ini bukan soal administrasi.

Kepada voa-islam di Jakarta, sebelum bom Solo, Mustofa mengaku pernah kedatangan tamu dari Australia bernama Alan Fox. Ia adalah Senior Analist Terorism , yang diutus oleh PM Australi, khusus untuk menemuinya. Dalam pertemuan itu, Mustofa ditanya, apakah anda tidak khawatir, bila pendapat-pendapat anda akan dipakai oleh para teroris untuk melakukan aksi kekerasan?

Seperti diketahui, Mustofa dalam beberapa forum, telah mengemukakan pendapatnya sola kejanggalan-kejanggan bom dan terorisme selama ini.  Lalu apa kata Mustofa. “Kalau ada yang menghina saya, tidak soal. Tapi, kalau menghina dan menjelek-jelekkan agama saya, maka saya harus bela agama saya. Untuk itu saya harus jujur, dan memegang prinsip, tidak akan pernah saya biarkan seorang pun menghina agama saya,” ungkap Mustofa.

Sebagai contoh, ketika pemerintah dalam hal ini polisi, “menyeret-nyeret” Al- Qur'an sebagai barang bukti, lalu menyangkut-pautkan ayat Al Qur’an sebagai pendorong terorisme, adalah tuduhan yang harus ditentang. Mengait-ngaitkan ideologi secara terus menerus, melalui konferense, press release, barang bukti, pengakuan tersangka dan sebagainya, jelas tidak fair. Tidak lazim, di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini,  agama yang kita anut, di hina-hinakan seperti itu.

Lebih aneh lagi, jika mengaitkan orang yang hidup dengan kesaksian orang yang sudah mati. Mustofa mempertanyakan, kenapa kesaksian orang yang masih hidup dipercayai, meskipun mereka mengerti tentang kehidupan orang yang sudah mati. Orang yang sudah mati tak perlu mencari kesaksian dari orang yang masih hidup. Jelas ini tidak etis. “Orang yang masih hidup jangan bersaksi pada orang yang mati. Ini rancu. Karena yang mati tidak bisa membela,” tukas Mustofa.

RUU Intelijen Bisa Gol

Mustofa melihat adanya upaya Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin Sutanto, bergerilya ke Komisi I DPR RI, untuk meminta kenaikan anggaran menjadi Rp. 1,4 triliun. Bukan hanya itu, BIN juga bergerilya di DPR untuk segera mensahkan RUU Intelijen dalam waktu dekat.  “BIN begitu getol bergerilya di DPR,” kata Mustofa.

Ibarat kentut, tidak tahu siapa yang ketut, tapi baunya tercium. Seperti itulah upaya BIN ketika mendesak DPR agar tindakan penangkapan dan penyadapan diatur dalam RUU tersebut.

 “Meski tidak ada penangkapan dan penyadapan, bisa saja nanti akan ada RUU tersendiri, yakni penangkapan dan penyadapan. Itulah trik mereka.  Dan ide ini sudah digagas. Mereka punya prinsip, strategi, dan hasil,” jelasnya.

Mustofa memprediksi, RUU Intelijen akan gol. DPR bisa saja menolak, tapi pada akhirnya mensahkan juga. “Penolakan di DPR itu biasa, untuk mendapat simpati dari rakyat. Sama halnya ketika wacana beras impor. PKS awalnya menolak, tapi kemudian mensahkan juga. Itu strategi politik saja. Bagi masyarakat, penolakan itu adalah sebuah nilai, tapi tanpa disadari, rakyat sering terkecoh dengan ulah politikus di DPR.”

Seperti diketahui, Mabes Polri telah mengumumkan, akan ada tujuh bom lagi yang meledak. Mengenai hal itu, Mustofa menduga, polisi sebenarnya sudah mencium, bahkan menangkap buron tersebut. Tapi pernyataan berikutnya adalah siapa yang menangkap? Ada kemungkinan, kelompok intelejen hitam yang bermain.

 “Ada indikasi, polisi seperti menabung peristiwa. Sebetulnya, polisi sudah tahu, tinggal mempersiapkan moment yang diinginkan. Sekarang siapa yang bisa menjamin, bahwa informasi itu betul, sementara media hanya percaya pada satu sumber , yakni polisi,” tandas Mustofa. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah dan sedekah. Mari dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 15 juta rupiah....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Latest News
Mudik dan Kematian, Batas Tipis Bernama Kecelakaan

Mudik dan Kematian, Batas Tipis Bernama Kecelakaan

Kamis, 29 Jun 2017 09:05

Kokam Jawa Tengah Ultimatum Anto Galon Minta Maaf kepada Umat Islam

Kokam Jawa Tengah Ultimatum Anto Galon Minta Maaf kepada Umat Islam

Kamis, 29 Jun 2017 08:20

Serangan Cyber Petya Menyebar ke 65 Negara, Termasuk AS

Serangan Cyber Petya Menyebar ke 65 Negara, Termasuk AS

Kamis, 29 Jun 2017 08:17

Umat Islam di Rezim Jokowi Serasa Terus Dipojokkan dan Difitnah

Umat Islam di Rezim Jokowi Serasa Terus Dipojokkan dan Difitnah

Kamis, 29 Jun 2017 08:15

Ribuan Warga di India Protes Serangan yang Menarget Warga Muslim

Ribuan Warga di India Protes Serangan yang Menarget Warga Muslim

Kamis, 29 Jun 2017 08:11

Investigasi BBC Temukan Adanya Bakteri Tinja di Kopi Starbucks Inggris

Investigasi BBC Temukan Adanya Bakteri Tinja di Kopi Starbucks Inggris

Kamis, 29 Jun 2017 08:03

Dunia Diserang Virus Petya,  Ini Pesan Kemkominfo untuk Masyarakat

Dunia Diserang Virus Petya, Ini Pesan Kemkominfo untuk Masyarakat

Kamis, 29 Jun 2017 07:52

Politisi Ini Tidak Percaya Ada Teroris Indonesia, apalagi Teroris Itu Beragama Islam

Politisi Ini Tidak Percaya Ada Teroris Indonesia, apalagi Teroris Itu Beragama Islam

Kamis, 29 Jun 2017 07:15

Teroris dan Radikal Fenomena Baru sebab Intervensi Barat ke Islam

Teroris dan Radikal Fenomena Baru sebab Intervensi Barat ke Islam

Kamis, 29 Jun 2017 06:15

Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi sebagai Rezim Islamophobia

Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi sebagai Rezim Islamophobia

Kamis, 29 Jun 2017 05:15

Ahok, Pion untuk Memoderatkan Islam di Indonesia

Ahok, Pion untuk Memoderatkan Islam di Indonesia

Rabu, 28 Jun 2017 23:54

Homoseksual Bertebaran, Syari'at Dikriminalkan

Homoseksual Bertebaran, Syari'at Dikriminalkan

Rabu, 28 Jun 2017 22:02

Belajar Keikhlasan dari Sosok-Sosok Pejuang Kehidupan

Belajar Keikhlasan dari Sosok-Sosok Pejuang Kehidupan

Rabu, 28 Jun 2017 21:03

Hotel di Libanon Utara Larang Para Muslimah Berenang Mengenakan Burkini

Hotel di Libanon Utara Larang Para Muslimah Berenang Mengenakan Burkini

Rabu, 28 Jun 2017 21:00

Meneladani Pembiayaan Pendidikan Islam

Meneladani Pembiayaan Pendidikan Islam

Rabu, 28 Jun 2017 20:40

Penghapusan PAI dan Lima Hari Sekolah, Apakah Test the Water Lagi?

Penghapusan PAI dan Lima Hari Sekolah, Apakah Test the Water Lagi?

Rabu, 28 Jun 2017 20:15

AS dan Prancis Sesumbar Akan Lakukan Pembalasan Jika Assad Kembali Luncurkan Serangan Kimia

AS dan Prancis Sesumbar Akan Lakukan Pembalasan Jika Assad Kembali Luncurkan Serangan Kimia

Rabu, 28 Jun 2017 20:00

Dahnil Sebut Film Kau Adalah Aku yang Lain Tak Pernah Dilakukan Umat Islam di Dunia Nyata

Dahnil Sebut Film Kau Adalah Aku yang Lain Tak Pernah Dilakukan Umat Islam di Dunia Nyata

Rabu, 28 Jun 2017 18:21

Nah Kan! Anton Galon Mengaku Buat Film Terinspirasi Pengajian yang Menutup Jalan

Nah Kan! Anton Galon Mengaku Buat Film Terinspirasi Pengajian yang Menutup Jalan

Rabu, 28 Jun 2017 17:54

PM Hungaria: Para Pengungsi Harus Keluar dari Eropa

PM Hungaria: Para Pengungsi Harus Keluar dari Eropa

Rabu, 28 Jun 2017 17:35


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X