Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.736 views

Mustofa B Nahrawardaya: Setiap Aksi Bom Terkait Intelijen Hitam

Jakarta (voa-islam) - Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya menilai, semua aksi pengeboman yang terjadi di Indonesia terkait dengan ‘permainan’ intelijen. Bom Solo misalnya, ia melihat adanya kejanggalan-kejanggalan dalam aksi pengeboman tersebut. Yang patut dipertanyakan adalah, kenapa sang bomber meledakkan dirinya di pintu gereja. Padahal, bisa saja ia meledakkan tubuhnya di tengah jemaat gereja.

“Sudah tak bisa dipungkiri, intelijen telah menempel ke seluruh organisasi, baik yang organisasi yang dianggap radikal maupun yang tidak radikal. Saat ini, kerjaan intelijen itu ada tiga. Bisa menghentikan, memperlambat atau mempercepat. Kalau menghentikan dan memperlambat tidak bisa, maka yang dipilih adalah mempercepat. Sebenarnya, aparat intelijen sudah tahu, tapi kemungkinan dibiarkan,” ujar Mustofa.

Yang perlu dipertanyakan adalah, apakah gerak inteljen sesuai komando atau diluar komando? “Yang saya khawatirkan adalah banyak inteljen diluar komando. Itulah yang disebut intelejen hitam. Mereka bermain sendiri, sesuai dengan kepentingannya sendiri. Bukan tidak mungkin, mereka dibayar oleh asing,” tandasnya.

Presiden SBY pernah bilang, perlu diadakan audit internal. Yang dimaksud dengan audit internal adalah mengaudit di tubuh inteljen, kepolisian, terutama Densus 88, kemungkinan ada yang bermain. Sangat disayangkan, jika statemen SBY itu disikapi secara sedehana saja. Yang jelas, ini bukan soal administrasi.

Kepada voa-islam di Jakarta, sebelum bom Solo, Mustofa mengaku pernah kedatangan tamu dari Australia bernama Alan Fox. Ia adalah Senior Analist Terorism , yang diutus oleh PM Australi, khusus untuk menemuinya. Dalam pertemuan itu, Mustofa ditanya, apakah anda tidak khawatir, bila pendapat-pendapat anda akan dipakai oleh para teroris untuk melakukan aksi kekerasan?

Seperti diketahui, Mustofa dalam beberapa forum, telah mengemukakan pendapatnya sola kejanggalan-kejanggan bom dan terorisme selama ini.  Lalu apa kata Mustofa. “Kalau ada yang menghina saya, tidak soal. Tapi, kalau menghina dan menjelek-jelekkan agama saya, maka saya harus bela agama saya. Untuk itu saya harus jujur, dan memegang prinsip, tidak akan pernah saya biarkan seorang pun menghina agama saya,” ungkap Mustofa.

Sebagai contoh, ketika pemerintah dalam hal ini polisi, “menyeret-nyeret” Al- Qur'an sebagai barang bukti, lalu menyangkut-pautkan ayat Al Qur’an sebagai pendorong terorisme, adalah tuduhan yang harus ditentang. Mengait-ngaitkan ideologi secara terus menerus, melalui konferense, press release, barang bukti, pengakuan tersangka dan sebagainya, jelas tidak fair. Tidak lazim, di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini,  agama yang kita anut, di hina-hinakan seperti itu.

Lebih aneh lagi, jika mengaitkan orang yang hidup dengan kesaksian orang yang sudah mati. Mustofa mempertanyakan, kenapa kesaksian orang yang masih hidup dipercayai, meskipun mereka mengerti tentang kehidupan orang yang sudah mati. Orang yang sudah mati tak perlu mencari kesaksian dari orang yang masih hidup. Jelas ini tidak etis. “Orang yang masih hidup jangan bersaksi pada orang yang mati. Ini rancu. Karena yang mati tidak bisa membela,” tukas Mustofa.

RUU Intelijen Bisa Gol

Mustofa melihat adanya upaya Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin Sutanto, bergerilya ke Komisi I DPR RI, untuk meminta kenaikan anggaran menjadi Rp. 1,4 triliun. Bukan hanya itu, BIN juga bergerilya di DPR untuk segera mensahkan RUU Intelijen dalam waktu dekat.  “BIN begitu getol bergerilya di DPR,” kata Mustofa.

Ibarat kentut, tidak tahu siapa yang ketut, tapi baunya tercium. Seperti itulah upaya BIN ketika mendesak DPR agar tindakan penangkapan dan penyadapan diatur dalam RUU tersebut.

 “Meski tidak ada penangkapan dan penyadapan, bisa saja nanti akan ada RUU tersendiri, yakni penangkapan dan penyadapan. Itulah trik mereka.  Dan ide ini sudah digagas. Mereka punya prinsip, strategi, dan hasil,” jelasnya.

Mustofa memprediksi, RUU Intelijen akan gol. DPR bisa saja menolak, tapi pada akhirnya mensahkan juga. “Penolakan di DPR itu biasa, untuk mendapat simpati dari rakyat. Sama halnya ketika wacana beras impor. PKS awalnya menolak, tapi kemudian mensahkan juga. Itu strategi politik saja. Bagi masyarakat, penolakan itu adalah sebuah nilai, tapi tanpa disadari, rakyat sering terkecoh dengan ulah politikus di DPR.”

Seperti diketahui, Mabes Polri telah mengumumkan, akan ada tujuh bom lagi yang meledak. Mengenai hal itu, Mustofa menduga, polisi sebenarnya sudah mencium, bahkan menangkap buron tersebut. Tapi pernyataan berikutnya adalah siapa yang menangkap? Ada kemungkinan, kelompok intelejen hitam yang bermain.

 “Ada indikasi, polisi seperti menabung peristiwa. Sebetulnya, polisi sudah tahu, tinggal mempersiapkan moment yang diinginkan. Sekarang siapa yang bisa menjamin, bahwa informasi itu betul, sementara media hanya percaya pada satu sumber , yakni polisi,” tandas Mustofa. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Ahad, 22 Oct 2017 02:24

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 23:17

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Sabtu, 21 Oct 2017 22:42

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 22:31

Aher: Pesantren Telah Banyak Berikan Kebaikan untuk Masyarakat Indonesia

Aher: Pesantren Telah Banyak Berikan Kebaikan untuk Masyarakat Indonesia

Sabtu, 21 Oct 2017 22:14

Kamu Cantik dari Sikap dan Akhlakmu

Kamu Cantik dari Sikap dan Akhlakmu

Sabtu, 21 Oct 2017 22:13

Aktivis Sekuler Gugat Cucu Hasan Al-Banna ke Pengadilan atas Tuduh Pemerkosaan

Aktivis Sekuler Gugat Cucu Hasan Al-Banna ke Pengadilan atas Tuduh Pemerkosaan

Sabtu, 21 Oct 2017 21:45

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian-1)

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian-1)

Sabtu, 21 Oct 2017 21:41

Rezim Jokowi Klaim Serap Tenaga Kerja, Politisi: Tenaga Kerja Mana yang Sebenarnya Diserap?

Rezim Jokowi Klaim Serap Tenaga Kerja, Politisi: Tenaga Kerja Mana yang Sebenarnya Diserap?

Sabtu, 21 Oct 2017 21:41

Orang Bersenjata Tewaskan 12 Polisi Militer Niger Dekat Perbatasan Mali

Orang Bersenjata Tewaskan 12 Polisi Militer Niger Dekat Perbatasan Mali

Sabtu, 21 Oct 2017 21:17

Deradikalisasi, Bahaya Nyata Umat Islam

Deradikalisasi, Bahaya Nyata Umat Islam

Sabtu, 21 Oct 2017 21:12

Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi: Terbitnya Perppu Ormas, Kepentingan Rezim & Ancaman Demokrasi

Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi: Terbitnya Perppu Ormas, Kepentingan Rezim & Ancaman Demokrasi

Sabtu, 21 Oct 2017 18:41

Biro Penyelidik Federal AS (FBI) Konfirmasi Sampel DNA Sesuai dengan Isnilon Hapilon

Biro Penyelidik Federal AS (FBI) Konfirmasi Sampel DNA Sesuai dengan Isnilon Hapilon

Sabtu, 21 Oct 2017 16:57

Indeks Demokrasi di Pemerintahan Jokowi Terus Turun: Ulama Dikriminalisasi

Indeks Demokrasi di Pemerintahan Jokowi Terus Turun: Ulama Dikriminalisasi

Sabtu, 21 Oct 2017 16:41

Tak Diterapkan Hukum Islam, Bagaimana Taubat dari Dosa Zina?

Tak Diterapkan Hukum Islam, Bagaimana Taubat dari Dosa Zina?

Sabtu, 21 Oct 2017 16:00

Kronologi BEM SI: Aksi Tiga Tahun Jokowi-JK

Kronologi BEM SI: Aksi Tiga Tahun Jokowi-JK

Sabtu, 21 Oct 2017 15:49

Alumni Al-Azhar Cetuskan Deklarasi Lombok

Alumni Al-Azhar Cetuskan Deklarasi Lombok

Sabtu, 21 Oct 2017 15:34

Ustadz Abu Bakar Baasyir Kembali Sakit, Izin Perawatan Sulit Didapat

Ustadz Abu Bakar Baasyir Kembali Sakit, Izin Perawatan Sulit Didapat

Sabtu, 21 Oct 2017 15:32

Guru Ngaji Berhasil Gapai Mimpi

Guru Ngaji Berhasil Gapai Mimpi

Sabtu, 21 Oct 2017 15:21

PAHAM: Penangkapan Mahasiswa BEM SI Langgar Hak Asasi

PAHAM: Penangkapan Mahasiswa BEM SI Langgar Hak Asasi

Sabtu, 21 Oct 2017 15:07


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X