Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.909 views

Komunisme dan Demokrasi Memiliki Satu Wajah Sama Kotor

Kabul (voa-islam.com) Hakikatnya Komunisme dan demokrasi itu memiliki satu wajah, sama kotor dan penuh kekejaman serta menciptakan perbudakan.

Di era perang dingin sangat jelas kekejaman yang dilkukan komunis di seluruh dunia. Bagaimana imperium komunis di bawah Uni Soviet menciptakan "gulak" (kamp konsentrai) di Siberia. Jutaan orang tewas di bunuh, dan diasingkan di kamp yang memiliki suhu udara di bawah nol titik beku.

Demokrasi dan Komunisme memiliki satu dan wajah kotor yang sama
Waktu Publikasi : 23 September 2013 , 16:40
Rabu lalu , 18 September 2013 , pemerintah Belanda menerbitkan daftar yang terdiri dari 5000 orang tahanan Afghanistan yang tidak bersalah yang menjadi martir oleh Komunis sekitar 30 tahun yang lalu dengan kekejaman dan kebrutalan yang besar , namun sanak kerabat mereka dan tidak yakin bahwa wali dan anak-anak mereka telah martir oleh komunis dan masih menunggu kedatangan keluarga mereka yang hilang !
Daftar ini , yang dikenal sebagai daftar kematian, telah disiapkan oleh suatu institusi dalam Holland yang melakukan penelitian tentang kejahatan perang . Daftar ini , diterbitkan atas dasar diverifikasi dan otentik bukti , terdiri dari nama-nama sekitar 5000 warga Afghanistan yang ditangkap oleh Badan Intelijen kemudian Komunis ( AGSA ) selama tahun 1978 dan 1979 dan secara kolektif ditembak dalam gelap malam , beberapa terluka orang bahkan dikubur hidup-hidup melalui buldoser bersama dengan martir !
Daftar ini disusun atas dasar pengakuan dari Amanullah , hidup komunis di Belanda , beberapa dokumen yang diterbitkan oleh Afghanistan , bernama Mir Wais Wardak , selama tahun 2000 dan 2001 dan kesaksian beberapa saksi mata lainnya .
Amanullah melarikan diri ke Belanda setelah runtuhnya rezim brutal dan biadab komunis pada tahun 1992 . Perlu disebutkan bahwa orang yang kejam ini memiliki tamparan kematian mendadak pada tahun 2012 dan ia akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan Allah SWT untuk menumpahkan darah tak berdosa dari puluhan ribu martir .
Menurut penelitian ini , kaum komunis digunakan untuk membunuh Afghanistan yang menentang ideologi mereka apakah dia seorang fundamentalis , seperti yang mereka katakan , atau pemikir , mahasiswa , reparasi , perwira militer biasa atau penjaga toko biasa. Semua dari mereka yang jahat karena mereka tidak siap untuk menerima ideologi mereka menyimpang yang didasarkan pada penolakan Allah SWT . Ini kejahatan bersejarah membuktikan bahwa komunis adalah musuh dari semua massa Afghanistan karena ideologi dekaden dan keyakinan bejat karena itu mereka dihadang oleh resistensi nasional semua inklusif . Mereka tidak hanya terhadap para ulama , mereka digunakan untuk martir siapa pun yang tidak siap untuk menyerah kepada pikiran Lenin jahat dan ideologi , apakah ia mungkin menjadi dokter , insinyur atau pejabat lainnya .
Perlu disebutkan bahwa daftar ini yang terdiri dari 5000 orang adalah contoh kecil dari puluhan ribu orang-orang martir tak berdosa yang sangat brutal martir oleh rezim boneka kemudian komunis demi alien . Pengacara Belanda , Basis Burger , mengatakan bahwa selama penelitian dan investigasi , mereka diberitahu oleh saksi mata bahwa ada daftar lain dari 12000 orang tahanan yang tewas oleh komunis .
Meskipun komunis mencoba mati-matian untuk mengkonversi massa saleh dan Mujahid Afghanistan dari keyakinan Islam yang suci dan budaya Afghanistan bermartabat terhadap budaya sekuler dan asing , tetapi dalam sia-sia. Dikatakan bahwa setiap pasang beroleh jatuh , itu benar-benar gelombang yang menghancurkan dari darah tak berdosa dari para martir anonim yang meruntuhkan bangunan merah komunisme dalam Moskow, yang membubarkan Uni Soviet dan membanjiri pergi antek mereka seperti abu dari Jihad Afghanistan cinta tanah karena mereka telah mampu berdiri di atas kaki mereka sampai hari ini .
Menyesal beberapa mantan komunis menemukan kesempatan untuk kembali ke tanah heroik dan Jihad warga Afghanistan di bawah penutup dari invasi Amerika . Mereka digunakan untuk menyalahkan Bangsa Mujahid Afghanistan harus didukung oleh barat tetapi seluruh dunia bahwa jam tangan terhadap semua aturan Lenin dan prinsip-prinsip , hari ini mereka bermain di tangan imperialisme sangat Amerika .
Ini membuktikan bahwa komunis tidak memiliki rasa hormat untuk dogma massa Afghanistan , maupun budaya , atau tanah , atau tanah air . Mereka tidak memiliki kode hidup atau prinsip-prinsip dasar baik . Kaum komunis digunakan untuk menaikkan slogan tempat tinggal, pakaian dan roti didukung oleh Uni Soviet kemudian tetapi ketika ia pingsan sendiri , mereka tidak memiliki apa-apa untuk menyampaikan kepada bangsa .
Kita dapat mengatakan bahwa komunis dari kemarin dan hari ini adalah komunis seperti dua sisi mata uang yang sama dalam hal perilaku brutal mereka dengan para tahanan . Orang-orang Karzai memperlakukan tahanan sangat kejam dan brutal selama investigasi seperti komunis atau lebih tepatnya dipandu oleh sisa-sisa dan pecinta mereka dan mereka telah martir ratusan keturunan bangsa tertindas Mujahid kami. Jika Imarah Islam tidak menunjukkan pembalasan dan tidak menghukum pelakunya , saat ini orang-orang Karzai bisa pergi jauh melampaui komunis kemarin .
Sementara condoling seluruh bangsa Afghanistan , khususnya berbagi dalam kesedihan dan pemandangan keluarga dan kerabat semua orang bersalah martir yang mulia , kami menyerukan kepada massa berani kita sendiri dan seluruh dunia , mendukung keadilan , untuk menarik para pembunuh yang tersisa ratusan ini ribu Afghanistan yang tidak bersalah ke pengadilan dan menghukum mereka karena kejahatan manusia anti . Demikian pula kami menyerukan kepada semua organisasi hak asasi manusia regional dan internasional untuk membayar perhatian serius dan komprehensif sesuai dengan aturan kemanusiaan internasional dan peraturan untuk semua tahanan yang berbaring tanpa takdir atau pengadilan di penjara penjajah dan administrasi antek mereka, apakah mungkin Guantanamo , Bagram , Pul - i- Charkhi atau penjara lainnya .
Sumber : Suara JihadKabul (voa-islam.com) Hakikatnya Komunisme dan demokrasi itu memiliki satu wajah, sama kotor dan penuh kekejaman serta menciptakan perbudakan. Di era perang dingin sangat jelas. Bagaimana imperium komunis di bawah Uni Soviet menciptakan "gulak" (kamp konsentrai) di Siberia. Jutaan orang tewas di bunuh, dan diasingkan di kamp yang memiliki suhu udara di bawah nol titik beku.

Di era komunisme yang penuh dengan kekejaman dari Siberia, sampai di Asia yang menampakkan wajah yang sangat kejam. Seperti yang dipraktekkan oleh Pol Pot yang membantai ratusan ribu penduduk Kamboja, di ladang-ladang pembantaian dengan cita-cita menciptakan masyarakat tanpa kelas.

Selama era perang dingin, Soviet dengan sekutunya menciptakan perang di seluruh kawasan, bertujuan membendung pengaruh demokrasi yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Perang antara Soviet dan Amerika yang memperebutkan wilayah jajahan di seluruh dunia, berakhir dengan tragis, seperti yang terjadi di Afghanistan. Di mana Soviet akhirnya kalah, dan imperium komunis itu bubar.

Namun, bagaimana secara spesipik menggambarkan kekejaman komunisme, pemerintah Belanda menerbitkan daftar yang terdiri dari 5000 orang tahanan Afghanistan yang tidak bersalah yang menjadi martir oleh Komunis sekitar 30 tahun yang lalu dengan kekejaman dan kebrutalan luar bisa. Namun sanak famili korban, masih tidak yakin anak-anak mereka telah menjadi martir oleh komunis,  dan sampai hari ini masih menunggu kedatangan keluarga mereka yang hilang!

Daftar kematian yang disiapkan oleh institusi di Holland (Belanda) yang melakukan penelitian tentang kejahatan perang. Daftar ini diverifikasi dan dengan bukti yang otentik, terdiri dari nama-nama sekitar 5000 warga Afghanistan yang ditangkap oleh Badan Intelijen kemudian Komunis ( AGSA ) selama tahun 1978 dan 1979, dan secara kolektif mereka ditembak di waktu malam. Ada mereka berapa orang terluka, kemudian dikubur hidup-hidup dengan buldoser, dan mati bersama sebagai martir!

Daftar itu disusun atas dasar pengakuan dari Amanullah, salah saksi yang masih hidup dari kekejaman  komunis yang sekarang berada di Belanda. Masih ada beberapa dokumen yang diterbitkan di Afghanistan dari kesaksian seorang yang selamat bernama Mir Wais Wardak, selama tahun 2000 dan 2001, serta beberapa saks mata lainnya .

Sungguh kesaksian yang sangat luar biasa kekejaman yang sangat luar biasa yang dialami oleh orang-orang yang pernah hidup di dalam penjara selama rezim komunis berkuasa di Afghanistan. Rezim komunis di Afghanistan memerlukan tahanan, sudah seperti bukan manusia lagi.

Amanullah melarikan diri ke Belanda setelah runtuhnya rezim komunis yang  brutal dan biadab tahun 1992. Betapa banyaknya orang-orang yang tidak berdosa harus dibunuh dengan kejam oleh komunis. Tanpa ada sedikitpun rasa kemanusiaan. Persis yang dipraktekan oleh Joseph Stalin atau Pol Pot di Kamboja, yang membantai rakyatnya dengan sangat kejam dan biadab.

Menurut penelitian ini, kaum komunis membunuh rakyat Afghanistan bagi mereka yang menentang ideologi komunisme. Apakah dia seorang fundamentalis, pemikir, mahasiswa, aktivis, perwira militer biasa atau penjaga toko biasa. Semua mereka yang tidak mau menerima ideologi komunis dianggap jahat, dan dituduh menyimpang.

Ini kejahatan bersejarah membuktikan bahwa komunisme adalah musuh dari rakyat Afghanistan. Karena ideologi dekaden dan keyakinan bejat itu, menghancurkan kehidupan rakyat Afghanistan. Mereka tidak hanya terhadap para ulama, tetapi siapa pun yang tidak siap menyerah kepada pikiran Lenin, mereka dituduh sebagai manusia jahat, karena itu mereka berhak di musnahkan dan dibantai.

Pengacara Belanda, Basis Burger, mengatakan bahwa selama penelitian dan investigasi, mereka diberitahu oleh saksi mata bahwa ada daftar lain dari 12.000 orang tahanan yang tewas dibantai oleh rezim komunis yang berkuasa di Afghanistan.

Namun, para mujahid Afghanistan dengan keyakinan Islam yang suci dan budaya Afghanistan bermartabat terhadap budaya sekuler dan asing berhasil menghancurkan komunisme dari tanahh airnya mereka. Para mujahid berhasil meruntuhkan bangunan imperium komunisme Moskow, dan diikuti bubarnya Uni Soviet.

Kita dapat mengatakan bahwa komunis dari dulu sampai hari ini adalah komunis seperti dua sisi mata uang yang sama dalam hal perilaku yang sangat brutal terhadap para tahanan. Sekarang dipraktekan oleh Hamid Karzai, boneka Amerka, dan dia  memperlakukan tahanan sangat kejam dan brutal selama investigasi seperti komunis.

Ribuan mujahid telah menjadi martir oleh kekejaman Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Jika Imarah Islam tidak menunjukkan pembalasan dan tidak menghukum pelakunya, saat ini orang-orang Karzai bisa bertindak melampaui komunis di zaman Soviet.

Ratusan ribu rakyat dan mujahid Afghanistan yang tidak bersalah dibawa ke pengadilan dan mereka dihukum dan disiksa dengan brutal.

Seharusnya lembaga organisasi hak asasi manusia regional dan internasional memberkan perhatian serius dan komprehensif sesuai dengan aturan kemanusiaan internasional dan peraturan untuk semua tahanan di penjara Guantanamo, Bagram, Pul - i- Charkhi atau penjara lainnya, dan mereka menghadapi penderitaan yang sangat luar biasa.

Amerika Serikat sangat terkenal dengan bderbagai praktek penyiksaan yang sangat luar biasa di penjara-penjara rahasia, termasuk di kamp ?Guantanamo, di beberapa negara Eropa Timur, seperti Hongaria, Polandia, dan sejumlah negara lainnya, bagi mereka yang dituduh sebagai teroris.

Di Irak, Palestina, dan di Israel, begitu banyak orang-orang yang tidak berdosa menghadapi penyiksaan secara brutal. Semua itu tidak terlepas dari tanggung jawab Amerika yang melakukan praktek-praktek kotor dan tanpa rasa kemanusiaan. 

Di Indonesia di tahun l948, ketika terjadi "Madiun Affairs", para kiai, ulama, dan aktivis Islam dimasukkan ke dalam sumur dan dibunuh oleh PKI. di Cepu yang menjadi basis PKI, orang-orang Islam termasuk para kiai dimasukkan ke dalam gerbong kereta, dan kemudian gerbong itu dibakar.

Di masa  Soeharto yang menjadi kaki tangan Amerika, begitu banyak orang-orang Islam yang penjara. Bahkan, Soeharto melakukan pembantaian massal di Tanjung Priok, Lampung, dan membunuhi mereka dengan sangat kejam. Di  zaman SBY, mereka yang dicurigai sebagai teroris ditangkap disiksa, dan sebagian dari mereka dibunuh dengan senjata. Jadi komunisme dan demokrasi sama bejatnya.

Komunisme dan Kapitalisme yang menjadi induk demokrasi keduanya diciptakan oleh Yahudi, dan tujuannya satu menghancurkan seluruh umat manusia di luar puak Yahudi, dan akhirnya manusia menjadi budak yahudi. Seperti Lenin, Marx, dan Darwin serta lainnya yang menciptakan ideologi yang dianaut banyak manusia sekarang.

Di tahun l957-59, di Konstituante (parlemen) yang namanya PNI, PKI, Sosialis, Gerindra, Kristen dan Katolik, semua mereka mendukung Pancasila, sebagai ideologi negara, saat membahas dasar negara.

Sementara, Masyumi, NU, Syarikat Islam, dan partai-partai Islam lainnya, memperjuangkan Islam dijadikan dasar negara, tetapi Soekarno yang condong kepada komunis itu, membubarkan konstituante. Jadi Indonesia sangat jelas kaum nasionalis dan sekuler itu mendukng Pancasila. msh/af

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Kamis, 25 Feb 2021 13:26

Yuk Bikin Logo atau Brosur Keren Infaq Seikhlasnya

Yuk Bikin Logo atau Brosur Keren Infaq Seikhlasnya

Kamis, 25 Feb 2021 12:42

Tolak Zuhairi Misrawi

Tolak Zuhairi Misrawi

Kamis, 25 Feb 2021 11:20

Pimpinan Majelis Tafsir Al-Qur'an Ustadz Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Pimpinan Majelis Tafsir Al-Qur'an Ustadz Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Kamis, 25 Feb 2021 11:15

Wajah Cerah dengan Face Mist Halal Berbahan Saffron Afghanistan

Wajah Cerah dengan Face Mist Halal Berbahan Saffron Afghanistan

Kamis, 25 Feb 2021 08:54

Kekeliruan Paradigma Emosi

Kekeliruan Paradigma Emosi

Rabu, 24 Feb 2021 23:00

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Rabu, 24 Feb 2021 22:44

Bekerja untuk Akhirat

Bekerja untuk Akhirat

Rabu, 24 Feb 2021 22:12

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Rabu, 24 Feb 2021 21:39

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Rabu, 24 Feb 2021 21:38

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Rabu, 24 Feb 2021 21:17

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Rabu, 24 Feb 2021 20:51

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Rabu, 24 Feb 2021 20:50

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Rabu, 24 Feb 2021 20:43

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Rabu, 24 Feb 2021 20:24

Manajemen Marah

Manajemen Marah

Rabu, 24 Feb 2021 20:05

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Rabu, 24 Feb 2021 19:59

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Rabu, 24 Feb 2021 19:47

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Rabu, 24 Feb 2021 19:30

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Rabu, 24 Feb 2021 19:29


MUI

Must Read!
X