Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.039 views

TOLAK REKLAMASI 1: Reklamasi Itu Comberan Raksasa, Ini Temuan Peneliti Belanda

RUBRIK COUNTER FAITH 

Sahabat Voa Islam, Rubrik Intelligent Leak kali ini kembali menuangkan cerita berseri yang kerap tak diberitakan media nasional arusutama, demi rakyat dan pribumi yang telah berkorban jiwa, raga, darah dan nyawa, Voa Islam kembali hadirkan Berita Berseri Tentang : REKLAMASI (1)

=============================================

Sahabat Voa Islam yang di Rahmati Allah Subhanahu Wa Taala...

Reklamasi terus menerus menjadi isu yang bergulir ditengah warga ibukota, pasalnya bukan hanya kesewengan yang kentara, akan tetapi masalah hukum yang ugal-ugalan menjadi salah satu dari sekian ragam celoteh rakyat.

Kali ini Voa-Islam mengupas dari sudut pandang yang cenderung berbeda, apa pasal? 

Tak lain perbedaan sudut pandang yang diungkap, namun jika masalah ini diungkap rasanya tak mungkin lagi kita mampu mengelak.

Seorang peneliti asal Belanda mengungkapkan bahwa, reklamasi yang terus dibangun di selat Jakarta ini ternyata menyimbang COMBERAN RAKSASA, penulis itu adalah Simon A. van der Wulp a,⁎, Larissa Dsikowitzky b, Karl Jürgen Hesse a, Jan Schwarzbauer

Mari kita mulai... eng ing eng...

=============================================

Peneliti Belanda: COMBERAN RAKSASA itu BERNAMA REKLAMASI

Ismail Fahmi menulis pada akun media sosial Facebook miliknya, (26/10/2010) Ia mengunggah Paper terbaru, lumayan gres, tahun 2016. Tentang simulasi numerik limbah nitrogen yang dilepaskan oleh 13 sungai ke Teluk Jakarta, yang terakumulasi karena reklamasi dan Giant Sea Wall.

Jurnal peer-reviewed. Internasional. Dipublish oleh Elsevier. Ditulis oleh bule Jerman dan temen2nya, van der Wulp. Moga-moga ini menjawab kebutuhan teman2 yg butuh artikel di jurnal internasional.

ARTIKEL JURNAL

Master Plan Jakarta, Indonesia: The Giant Seawall and the need for structural treatment of municipal waste water
Simon A. van der Wulp a,⁎, Larissa Dsikowitzky b, Karl Jürgen Hesse a, Jan Schwarzbauer

Marine Pollution Bulletin, 2016.

http://dx.doi.org/10.1016/j.marpolbul.2016.05.048

HASIL PERHITUNGAN DAN SIMULASI

Buat yang ndak sempat baca, atau ndak bisa download, atau tidak biasa baca paper, ini dibuat summary bagian-bagian pentingnya.

Jadi, dalam simulasi itu ada 4 kondisi, yaitu:
- tanpa reklamasi dan GSW
- fase A, ketika pulau-pulau reklamasi dibangun
- ketika Giant Sea Wall dibangun, dan reservoir barat ditutup
- ketika reservoir timur ditutup

Yang diukur adalah kandungan nitrogen, fosfor, dan DEET (N,N-diethyl-m- toluamide, a molecular tracer for municipal waste water).

Hasilnya? Lihat gambar sendiri. Semakin merah warnanya, semakin besar kandungannya. Merah banget? Artinya itu udah jauuuuuh di atas ambang batas.

 

Akibatnya?

Makin banyak kandungan limbah di atas, maka akan muncul disaster... algae blooms... Air jadi hijau, penuh algae, ikan mati, air bau.. persis comberan. Tapi ini raksasa.

Itu terjadi kalau limbah dari sungai tidak diolah dengan baik sebelumnya. Namun, menurut paper tersebut, teknik pengolahan limbah paling canggih pun paling state of the art, hanya mampu mencapai 80% efisiensi.

Artinya? Limbah masih tetap lewat ke teluk, terakumulasi. Dan karena tidak bisa keluar dari GSW dengna kecepatan super besar, maka akan bertambah terus dan terus. Dan akan tetap meningkatkan kadar benda-benda di atas.

Kalau sudah begitu, 170 triliun kontribusi buat DKI tidak ada artinya. Ongkos operasional, pembersihan, maintenance, belum termasuk kerugian ekosistem, nelayan, ekonomi, dll.. jauuuuh lebih besar dari itu.

 

(lihat gambar terakhir, dari konsep NCICD, dimana air harus dibuang ke laut pake pompa raksasa, namun air di dalam GSW tidak dicuci)

Kalau sudah begitu, 170 triliun kontribusi buat DKI tidak ada artinya. Ongkos operasional, pembersihan, maintenance, belum termasuk kerugian ekosistem, nelayan, ekonomi, dll

KESIMPULAN

Kita mau ambil resiko ini? Siapa yang rugi? Siapa yang untung?

SOLUSI LAIN APA?

Resiko paling kecil adalah kondisi (a), tanpa reklamasi dan tanpa GSW. Tapi Jakarta kan turun terus daratannya? Solusinya apa?

Lihat di PPT hasil kajian Dr Muin. Cocok dengan paper ini. Kondisi (a) yang dipilih, dengan memasang tanggul di sepanjang pantai.

KONSEP NCICD

Gambar yang saya sertakan di bagian akhir adalah dari konsep NCICD, dengan keterangan tambah dari Dr. Muslim Muin.

Tampak bahwa air di dalam GSW (outer seawall), sebenarnya air kotor dari buangan 13 sungai. Air ini tidak dicuci. Kalau tanpa GSW, secara alamiah air dicuci oleh arus laut, sehingga secara alamiah akan bersih. Air kotor tersebut bertambah terus menerus, yg mengakibatkan teluk jakarta menjadi comberan raksasa.

Ini berbeda dengan konsep NCICD, yang mengatakan bahwa air ini 'fresh water', sumber air minum bagi penduduk Jakarta. Sebaliknya, hasil simulasi di atas berbeda 180 derajat dengan klaim NCICD ini, bahwa air ini lama-lama memiliki tingkat nitrogen, forfor, dan DEET yang luar biasa tinggi, di atas ambang batas aman. Bukannya jadi sumber air minum, malah mengalami 'algae blooms', hijau dan bau serta mematikan.

Lihat juga pompa raksasa yang harus membuang air dibalik GSW ke laut lepas. kalau pompa mati, jakarta akan tenggelam. Kalau dipompa terus, teluk jakarta akan kehabisan air, sehingga jadi kering.

Kalau air teluk jadi kering, PLTU Muara Karang akan mati, kekurangan air, shg harus dipindahkan.

Coba hitung berapa besar ongkos yang harus dibayar untuk mengoperasikan GSW ini, dan berapa kerugian yang ditimbulkan?

bersambung... 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Ironi dan Menyedihkan Generasi Muda

Ironi dan Menyedihkan Generasi Muda

Ahad, 21 Jan 2018 23:27

[VIDEO] Limbah PT RUM Berbahaya, Ribuan Warga Sukoharjo Protes ke DPRD

[VIDEO] Limbah PT RUM Berbahaya, Ribuan Warga Sukoharjo Protes ke DPRD

Ahad, 21 Jan 2018 22:47

Terkait Ketum PP Muhammadiyah, Fahri Hamzah Harap Polri Tidak seperti KPK

Terkait Ketum PP Muhammadiyah, Fahri Hamzah Harap Polri Tidak seperti KPK

Ahad, 21 Jan 2018 22:37

Berbagai Upaya Barat dalam Membendung Kebangkitan Islam

Berbagai Upaya Barat dalam Membendung Kebangkitan Islam

Ahad, 21 Jan 2018 22:35

Umat Muslim yang Tengah Berumroh Doakan Kesuksesan Turki Bebaskan Afrin dari Komunis Kurdi

Umat Muslim yang Tengah Berumroh Doakan Kesuksesan Turki Bebaskan Afrin dari Komunis Kurdi

Ahad, 21 Jan 2018 22:23

[VIDEO] Bangun Masjid Pakai Uang Hasil Korupsi

[VIDEO] Bangun Masjid Pakai Uang Hasil Korupsi

Ahad, 21 Jan 2018 22:18

Dewan Dakwah Serukan Perang Lawan Buta Qur'an

Dewan Dakwah Serukan Perang Lawan Buta Qur'an

Ahad, 21 Jan 2018 22:02

Libur dan Bancakan Anggaran Akhir Tahun Pejabat

Libur dan Bancakan Anggaran Akhir Tahun Pejabat

Ahad, 21 Jan 2018 21:42

Fahri Hamzah Pertanyakan Motif Pemanggilan Ketum PP Muhammadiyah oleh Polri

Fahri Hamzah Pertanyakan Motif Pemanggilan Ketum PP Muhammadiyah oleh Polri

Ahad, 21 Jan 2018 21:37

Sibuk Dalam Ketaatan, Meraih Kemenangan

Sibuk Dalam Ketaatan, Meraih Kemenangan

Ahad, 21 Jan 2018 19:39

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Ahad, 21 Jan 2018 18:26

Tunisia Klaim Bunuh Pembantu Utama Pemimpin Al-Qaidah di Maghreb Islam

Tunisia Klaim Bunuh Pembantu Utama Pemimpin Al-Qaidah di Maghreb Islam

Ahad, 21 Jan 2018 17:35

Mewaspadai Kebangkitan Kaum Sodom

Mewaspadai Kebangkitan Kaum Sodom

Ahad, 21 Jan 2018 17:30

Tingkatkan Kapasitas Kemampuan Pemuda, KAMMI Al-Fattih Gelar Dauroh Bahasa Arab

Tingkatkan Kapasitas Kemampuan Pemuda, KAMMI Al-Fattih Gelar Dauroh Bahasa Arab

Ahad, 21 Jan 2018 17:22

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Ahad, 21 Jan 2018 16:08

HTS Bantah Pangkalan Udara Abu Duhur Jatuh ke Tangan Rezim Assad

HTS Bantah Pangkalan Udara Abu Duhur Jatuh ke Tangan Rezim Assad

Ahad, 21 Jan 2018 14:45

Puluhan Ponpes Ikuti Pelatihan Manajemen Pesantren

Puluhan Ponpes Ikuti Pelatihan Manajemen Pesantren

Ahad, 21 Jan 2018 10:57

Dewan Dakwah Perkuat Program Dakwah Hadapi Tahun Politik

Dewan Dakwah Perkuat Program Dakwah Hadapi Tahun Politik

Ahad, 21 Jan 2018 09:11

(Video) Ustadz Zulkifli: Intel yang Ikuti Saya Mudah-mudahan Dapat Hidayah

(Video) Ustadz Zulkifli: Intel yang Ikuti Saya Mudah-mudahan Dapat Hidayah

Ahad, 21 Jan 2018 08:20

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X