Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.706 views

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

DI TENGAH hiruk-pikuk debat capres, ada satu peristiwa yang memilukukan, yang membangkitkan murka sabilillah, dan yang harus menjadi pelajaran pahit dan komprehensif bagi kaum muslimin. Peristiwa itu ialah penginjak-injakan sajadah oleh para pejoget kurang aj*r, para pejoget bi*dab. Salah seorang pejoget bi*dab itu adalah Doddy Akhmadsyah Matondang (DKM). Dia adalah caleg PDIP untuk DPRD DKI dari dapil 9.

Peristiwa joget yang menyakitkan hati itu terjadi pada Ahad pagi, 17 Februari 2019, di depan sebuah musholla. Mereka sebut itu senam pagi.

Saya melakukan konfirmasi ke pengurus musholla, Pak Banras Affandi. Dia mengatakan bahwa dia tidak tahu kegiatan itu. Dia sedang tidak ada di rumahnya. Dikatakannya, para pelaksana acara joget dan para pejoget mengambil sendiri sajadah bekas itu tanpa izin pengurus musholla.

Luar biasa kelakuan mereka. Para pejoget ini, termasuk beberapa wanita yang berpakaian ketat dan bersepatu trainer, beralasan bahwa sajadah yang mereka injak-injak sambil berjoget itu adalah sajadah bekas. Sudah tidak dipakai lagi. Pak Barnas membenarkan sajadah itu bekas.

Tetapi, jangan lupa bahwa sajadah bekas itu kemungkinan sudah disujudi puluhan ribu kali. Karena sudah dipakai belasan tahun. Tidak berlebihan untuk dikatakan bahwa sudah ribuan orang yang berdiri, ruku’ dan sujud di atas sajadah-sajadah yang dinjak-joget oleh para pejoget bi*dab itu.

Doddy Akhmadsyah Matondang sudah menyampaikan perminataan maaf lewat rekaman video. Boleh saja. Mungkin pantas juga diterima. Tetapi, kelakuan dia yang sangat menyakitkan itu harus tetap diproses berdasarkan hukum pidana penghinaan agama. Penghinaan fasilitas ibadah. Meskipun sajadah itu tidak dipakai lagi.

Sajadah itu memang tidak sesuci al-Quran. Tetapi, perbuatan joget di bawah suasana gembira-ria dengan menginjak-injak sajadah, meskipun bekas, sangat mencederai perasaan umat.

Bagi orang yang ‘tidak tersambung’ dengan sajadah, boleh jadi sulit memahami ‘kesakralan’ sajadah. Termasuk sajadah bekas. Di dalam rumah ibadah, sajadah memang setiap hari ‘dipijak’ oleh para jemaah masjid atau musholla. Tetapi, ‘dipijak’ sangat berbeda dengan ‘diinjak-injak’. Apalagi ‘diinjak-injak’ dalam suasana joget. Untuk ini, tidak ada tafsiran lain kecuali penghinaan.

Sajadah bekas itu memang mengalami degradasi. Tetapi, bukan degradasi kesakralannya. Hanya degradasi fisik. Misalnya, rusak atau koyak pertanda sudah lama dipakai. Dalam arti, sajadah yang diletakkan di luar Musholla Nurul Iman di Jalan Nurul Amal itu, dirasakan kurang nyaman bagi para jemaah. Sehingga perlu diganti dengan yang baru. Bekalangan ini, banyak masjid dan musholla yang mengganti sajadah dengan ukuran sujud yang lebih panjang.

Bagi kaum muslimin, sajadah bekas tidak sama dengan pakaian bekas. Tidak serupa dengan mobil bekas. Sekalipun mobil merk mewah.

Sajadah bekas tidak masalah kalau “disepelekan”. Tapi, bukan disepelekan sampai dijadikan alas untuk berjoget ria. Bukan disepelekan untuk fungsi-fungsi yang sifatnya ‘najas’. Yakni, dalam kaitan dengan kekotoran. Atau disepelekan di dalam suasana ‘immoral’, suasana maksiat. Tidak bisa diterima kalau sajadah bekas disepelekan dalam konteks seperti ini.

Boleh-boleh saja sajadah diletakkan di luar masjid atau musholla. Atau bahkan diletakkan ditumpukan sampah yang tidak bernajis. Misalnya, sampah bangunan.

Sebagai seorang caleg yang memiliki wawasan yang luas, apalagi seorang muslim, Doddy Akhmadsyah seharusnya menengerti kesakralan sajadah. Termasuk sajadah bekas. Dia tidak punya alasan untuk mengatakan ‘tak sengaja’ melakukan joget injak-injak sajadah.

Karena itu, kita meminta agar pimpinan PDIP mengambil tindakan tegas dengan mendiskualifikasikan Doddy Akhmadsyah dari pencalegan. PDIP harus melakukan ini mengingat Partai Banteng sering dijuluki sebagai partai penista agama. Selain itu, pimpinan PDIP tampaknya perlu meningkatkan pemahaman tentang Islam di kalangan mereka. Perlu juga mempertajam sensitivitas.

Kita yakin, pimpinan dan para politisi PDIP pastilah tidak ingin partai ini disebut sebagai ‘sarang penista agama’. Juga pastilah mereka tak berkenan mendengar yel-yel yang berbunyi ‘Tenggelamkan PDIP”.

Kita juga meminta agar Bawaslu di semua level melakukan pengusutan terhadap acara joget ini. Kuat dugaan, Doddy Akhmadsyah melakukan pelanggaran pidana pemilu.

*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SKIM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X