Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.547 views

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

DI TENGAH hiruk-pikuk debat capres, ada satu peristiwa yang memilukukan, yang membangkitkan murka sabilillah, dan yang harus menjadi pelajaran pahit dan komprehensif bagi kaum muslimin. Peristiwa itu ialah penginjak-injakan sajadah oleh para pejoget kurang aj*r, para pejoget bi*dab. Salah seorang pejoget bi*dab itu adalah Doddy Akhmadsyah Matondang (DKM). Dia adalah caleg PDIP untuk DPRD DKI dari dapil 9.

Peristiwa joget yang menyakitkan hati itu terjadi pada Ahad pagi, 17 Februari 2019, di depan sebuah musholla. Mereka sebut itu senam pagi.

Saya melakukan konfirmasi ke pengurus musholla, Pak Banras Affandi. Dia mengatakan bahwa dia tidak tahu kegiatan itu. Dia sedang tidak ada di rumahnya. Dikatakannya, para pelaksana acara joget dan para pejoget mengambil sendiri sajadah bekas itu tanpa izin pengurus musholla.

Luar biasa kelakuan mereka. Para pejoget ini, termasuk beberapa wanita yang berpakaian ketat dan bersepatu trainer, beralasan bahwa sajadah yang mereka injak-injak sambil berjoget itu adalah sajadah bekas. Sudah tidak dipakai lagi. Pak Barnas membenarkan sajadah itu bekas.

Tetapi, jangan lupa bahwa sajadah bekas itu kemungkinan sudah disujudi puluhan ribu kali. Karena sudah dipakai belasan tahun. Tidak berlebihan untuk dikatakan bahwa sudah ribuan orang yang berdiri, ruku’ dan sujud di atas sajadah-sajadah yang dinjak-joget oleh para pejoget bi*dab itu.

Doddy Akhmadsyah Matondang sudah menyampaikan perminataan maaf lewat rekaman video. Boleh saja. Mungkin pantas juga diterima. Tetapi, kelakuan dia yang sangat menyakitkan itu harus tetap diproses berdasarkan hukum pidana penghinaan agama. Penghinaan fasilitas ibadah. Meskipun sajadah itu tidak dipakai lagi.

Sajadah itu memang tidak sesuci al-Quran. Tetapi, perbuatan joget di bawah suasana gembira-ria dengan menginjak-injak sajadah, meskipun bekas, sangat mencederai perasaan umat.

Bagi orang yang ‘tidak tersambung’ dengan sajadah, boleh jadi sulit memahami ‘kesakralan’ sajadah. Termasuk sajadah bekas. Di dalam rumah ibadah, sajadah memang setiap hari ‘dipijak’ oleh para jemaah masjid atau musholla. Tetapi, ‘dipijak’ sangat berbeda dengan ‘diinjak-injak’. Apalagi ‘diinjak-injak’ dalam suasana joget. Untuk ini, tidak ada tafsiran lain kecuali penghinaan.

Sajadah bekas itu memang mengalami degradasi. Tetapi, bukan degradasi kesakralannya. Hanya degradasi fisik. Misalnya, rusak atau koyak pertanda sudah lama dipakai. Dalam arti, sajadah yang diletakkan di luar Musholla Nurul Iman di Jalan Nurul Amal itu, dirasakan kurang nyaman bagi para jemaah. Sehingga perlu diganti dengan yang baru. Bekalangan ini, banyak masjid dan musholla yang mengganti sajadah dengan ukuran sujud yang lebih panjang.

Bagi kaum muslimin, sajadah bekas tidak sama dengan pakaian bekas. Tidak serupa dengan mobil bekas. Sekalipun mobil merk mewah.

Sajadah bekas tidak masalah kalau “disepelekan”. Tapi, bukan disepelekan sampai dijadikan alas untuk berjoget ria. Bukan disepelekan untuk fungsi-fungsi yang sifatnya ‘najas’. Yakni, dalam kaitan dengan kekotoran. Atau disepelekan di dalam suasana ‘immoral’, suasana maksiat. Tidak bisa diterima kalau sajadah bekas disepelekan dalam konteks seperti ini.

Boleh-boleh saja sajadah diletakkan di luar masjid atau musholla. Atau bahkan diletakkan ditumpukan sampah yang tidak bernajis. Misalnya, sampah bangunan.

Sebagai seorang caleg yang memiliki wawasan yang luas, apalagi seorang muslim, Doddy Akhmadsyah seharusnya menengerti kesakralan sajadah. Termasuk sajadah bekas. Dia tidak punya alasan untuk mengatakan ‘tak sengaja’ melakukan joget injak-injak sajadah.

Karena itu, kita meminta agar pimpinan PDIP mengambil tindakan tegas dengan mendiskualifikasikan Doddy Akhmadsyah dari pencalegan. PDIP harus melakukan ini mengingat Partai Banteng sering dijuluki sebagai partai penista agama. Selain itu, pimpinan PDIP tampaknya perlu meningkatkan pemahaman tentang Islam di kalangan mereka. Perlu juga mempertajam sensitivitas.

Kita yakin, pimpinan dan para politisi PDIP pastilah tidak ingin partai ini disebut sebagai ‘sarang penista agama’. Juga pastilah mereka tak berkenan mendengar yel-yel yang berbunyi ‘Tenggelamkan PDIP”.

Kita juga meminta agar Bawaslu di semua level melakukan pengusutan terhadap acara joget ini. Kuat dugaan, Doddy Akhmadsyah melakukan pelanggaran pidana pemilu.

*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Selasa, 18 Jun 2019 19:59

MK Netral?

MK Netral?

Selasa, 18 Jun 2019 19:55

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Selasa, 18 Jun 2019 17:56

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Selasa, 18 Jun 2019 17:08

Diskualifikasi

Diskualifikasi

Selasa, 18 Jun 2019 16:50

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Selasa, 18 Jun 2019 16:00

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Selasa, 18 Jun 2019 15:58

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Selasa, 18 Jun 2019 15:06

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

Selasa, 18 Jun 2019 14:49

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Selasa, 18 Jun 2019 14:13

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Selasa, 18 Jun 2019 10:54

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Selasa, 18 Jun 2019 10:41

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Selasa, 18 Jun 2019 07:28

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 07:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 15/06/2019 23:03

Hikmah Penerapan Al Qur'an