Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.759 views

Kudeta Yusril, PBB Selamat?

Oleh:

Tony Rosyid*

 

PARTAI Bulan Bintang (PBB) porak poranda. Partai gurem ini dilanda tsunami setelah tanggal 27 Januari 2019 memutuskan mendukung incumben. Sebagian kadernya mundur dari caleg dan keanggotaan. Sebagian yang lain mencoba melakukan kudeta. Munaslub.

Sebelumnya, partai reinkarnasi Masyumi ini sempat membaik. Elektabilitasnya merangkak naik. Sempat tembus 2%. Peluang untuk bangkit ada. Ini diantaranya karena faktor solidnya kekuatan umat, dan PBB ikut berlayar di dalamnya. Berbagai pernyataan Yusril, ketum PBB, menegaskan bahwa “PBB akan jadi leader oposisi.”

Lebih dari itu, Yusril pun sering menyindir presiden dalam berbagai ucapannya. “Orang di luar negeri tidak tahu siapa KPK, siapa Jaksa. Yang tahu presidennya goblok”. Itulah salah satu sindiran pedas Yusril kepada penguasa.

Ketegasan Yusril disambut umat. Karena “keputusan” ini, sebagian tokoh umat bersedia jadi caleg PBB. Sebagian diantaranya adalah aktifis FPI. Bahkan Habib Rizieq, pendiri FPI ini, juga menyerukan anggotanya untuk memenangkan PBB.

PBB yang di beberapa periode sebelumnya terpuruk karena tak mencapai target elektoral threeshold mulai terbuka peluang. Umat mulai mengapresiasi dan ektabilitasnya merambat naik. Tapi sayang. Yusril berbalik wajah dari umat. Yusril berubah haluan dan memilih jadi pembela penguasa. Umat kecewa.

Kecewa, sebab mereka bersedia bergabung dengan PBB karena ketegasan posisinya sebagai oposisi. Bukan sebagai pendukung penguasa. Nyesal? Pasti! Ketika tawaran dari partai lain mereka tolak, lalu milih PBB, eh…malah “dikhianati”. Tepatnya merasa “dikhianati”.

Apakah kekecewaan umat akan berpengaruh terhadap elektabilitas PBB? Banyak pengamat memprediksi, suara PBB akan tergerus kembali. Capaian 2% saat ini tak akan mampu dipertahankan. Malah akan cenderung turun.

Analisis para pengamat itu logis. Sebagai perbandingan saja. TGB saat branding sebagai bakal capres dari umat (oposisi), elektabilitasnya terus merangkak naik. Umat saweran, berbondong-bondong jadi relawan dan konsultan gratis untuknya. Berawal dari 0, sekian persen, tembus 2,5% di bulan April 2018. Tapi, ketika TGB dukung penguasa, elektabilitasnya turun bebas. Di bulan Juli hanya tersisa 0,2% (Survei Median).

Membayangkan PBB bisa dapat 4%, apalagi 6% sebagaimana khayalan Yusril, memang sangat berat. Situasi inilah yang membuat sebagian besar kader PBB frustasi. Sebagian mereka tetap jadi caleg, tapi tak aktif. Sebagian lagi mundur. Sebagian lainnya berencana melakukan kudeta.

“Yang mundur kan cuma 80 caleg dari 15.000 caleg PBB”, kata Yusril menganggap kecil. Betul, 80 caleg yang berani menyatakan konfrontasi. Yang diam tapi mendukung mereka? Yang silent protes? Seperti demo. Yang ikut dan berangkat demo 212 cuma 7 juta. Tapi yang ingin ganti presiden lebih dari 47% rakyat Indonesia. Lebih besar dari yang ingin tetap Jokowi presiden. Inilah teori representasi. Nampaknya Yusril tak menyadarinya.

Diantara yang ingin melakukan kudeta adalah Habib Muchsin Alatas, caleg dapil Jabar VI (Bekasi-Depok) dan Irfianda Abidin, caleg DPR Dapil I Sumbar.

Mereka menganggap kudeta adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan PBB. Yusril turun, ganti tokoh lain, lalu kembali ke posisi semula sebagai oposisi. Ini lebih memiliki harapan dan menjanjikan. Apalagi jika pengganti Yusril adalah Habib Rizieq. Maka, harapan PBB mendapatkan 4% suara akan sangat besar. Boleh jadi, di bawah kepemimpinan Habib Rizieq, PBB bisa bersaing suaranya dengan PKS dan PAN. Tak menutup kemungkinan.

Saat ini, pengaruh Habib Rizieq sedang naik daun. Pendiri FPI ini menjadi icon yang merepresentasikan seluruh perlawanan terhadap penguasa. Habib Rizieq adalah rising star di pilpres 2019 ini. Suka tidak suka, itulah faktanya. Apalagi jika Bachtiar Nasir, orator dan ustaz ahli strategi ini bersama seluruh jaringan nasionalnya ikut bergabung, akan semakin memberi harapan baru buat PBB.

Mengganti Yusril dengan Habib Rizieq adalah langkah sangat cerdas. Pas sekali momentumnya. Jika ini benar terjadi, maka akan terjadi konsolidasi umat besar-besaran. Suasana heroisme perlawanan akan semakin terstruktur.

Untuk mengkudeta Yusril, ada dua langkah berat yang harus dihadapi. Pertama, memastikan kekuatan Anti-Yusril (AYu) harus lebih besar. Dan yang kedua, ini yang paling berat, yaitu mendapatkan legalitas. Sebab, ini otoritasnya ada di tangan penguasa. Dalam hal ini adalah Kemenkumham.

Meski punya kekuatan kader dan menang dalam munaslub, tetap saja tidak mudah untuk mendapatkan legalitas dari Kemenkumham. Ingat nasib PPP sekarang? Untuk mempertahankan legalitas, tak ada pilihan politik kecuali dukung penguasa.

Langkah dan manuver kudeta terhadap Yusril, seandainya pun gagal, akan menjadi memori penting pasca pilpres 17 April nanti. Jika incumben kalah dan presiden ganti, maka siapapun ketua partai Islam pendukung penguasa, terancam dikudeta. Besar kemungkinan akan terjadi suksesi di PKB, PPP dan PBB. Suksesi adalah salah satu bagian dari strategi partai-partai Islam ini bisa bergabung dengan pemenang pilpres 2019. Kok bergabung? Pertama, jadi oposisi itu susah, miskin dan melelahkan. Kedua, presiden, siapapun ia, selalu ingin aman di parlemen. Caranya, ajak gabung semua partai, agar kerja pemerintahan stabil dari gangguan oposisi. Gayung bersambut.

Kecuali jika para pimpinan partai Islam yang sekarang ini berhasil merapat ke presiden baru. Gak malu? Di dunia politik, rasa malu tak berlaku! Kendati tak mudah bagi presiden baru menerima pemimpin stok lama. Loyalitasnya, gak bisa dipercaya!

Tapi, jika kudeta kepada Yusril sukses, besar kemungkinan PBB akan bisa diselamatkan. Terutama jika tokoh yang menggantikan Yusril punya massa dan pengaruh besar seperti Habib Rizieq. Tidak hanya selamat, PBB bahkan kemungkinan bisa bersaing dengan PAN dan PKS.

Jakarta, 31/1/2019

*Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Ahad, 25 Aug 2019 01:48

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X