Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.374 views

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

SETELAH Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai 180 juta plus 30 ribu USD dari laci meja kerja Lukman Hakim Saifuddin (LHS), secara otomatis saldo moralitas beliau sebagai menteri agama tidak ada lagi. Menjadi nol. Penyitaan ini mungkin masih bisa diperdebatkan apakah terkait dengan kasus korupsi di Kemenag atau tidak. Tetapi, temuan KPK itu tidak akan pernah diakui publik sebagai sesuatu yang “innocent” (tanpa dosa).

Karena itu, sangat tak bisa dipahami kalau LHS beratahan atau dipertahankan sebagai menteri agama. Dia menjadi tidak berwibawa lagi, di mata siapa pun juga. Mengapa? Karena LHS tidak akan pernah bisa memberikan penjelasan yang akan diterima publik tentang status uang tunai itu.

Mari kita tanya langsung di sini. Untuk apa uang tunai segitu banyak di dalam laci meja kerja Anda, Pak Lukman? Kalau Anda jawab untuk operasional, apakah begitu cara Kemenag dikelola? Atau, apakah Anda sedang menjaga superstore besar sehingga perlu ada duit di laci sejumlah itu?

Tak terbayangkan bagaimana Pak Lukman bisa menjelaskan status uang tunai tsb. Tak bisa dibayangkan karena memang tidak ada jawaban yang masuk akal.

Coba kita buatkan simulasi tentang asal-usul duit yang disita KPK itu. Pertama, kita sebut saja uang itu adalah hasil penjualan benda bergerak atau benda tak bergerak milik Pak Menteri. Misalnya, beliau baru saja menjual mobil. Katakanlah merk Kijang Innova. Harganya 180 juta rupiah.

Pertanyaannya, apakah Pak Lukman masih punya waktu (apalagi di musim kampanye ini) untuk menjual mobil dan bertransaksi? Apa wajar seorang menteri harus menjual sendiri mobil pribadinya? Tidak ada yang bisa dimintai tolong? Terus, apakah wajar pembeli menyerahkan duit harga mobil langsung kepada LHS di kantornya, kemudian dimasukkan ke dalam laci?

Kedua, bagaimana dengan dollar sebanyak 30,000 itu? Mau kita sebut hasil penjualan benda apa, kira-kira? Yang agak masuk akal, mungkin, adalah penjualan benda antik kepada orang asing. Dia bayar dengan dollar. Penjelasan ini “boleh juga”. Tapi, akan ada pertanyaan susulan. Apakah Pak Lukman ‘nyambil’ sebagai pedagang barang antik? Kalau jawabannya ‘iya’, apakah wajar penyerahan uangnya dilakukan di kantor Pak Menteri?

Kemungkinan lain tentang dollar itu adalah sebagai persiapan untuk perjalanan ke luar negeri. Kalau ini jawabannya, orang akan bertanya: apakah perlu sebegitu besar dollar dalam bentuk tunai? Apakah seorang menteri masih harus menggunakan uang tunai dollar kalau bepergian ke luar negeri?

Ketiga, kita sebut saja uang tunai itu (rupiah dan dollar) adalah hadiah dari anak atau kerabat Pak Lukman. Hadiah murni. Halal dan boleh, tentunya. Dari seseorang yang bertalian kandung dengan LHS. Pertanyaannya, apakah hadiah itu harus diantarkan ke kantor Pak Menteri? Apakah hadiah itu harus tunai? Tidakkah bisa ditransfer saja ke rekening Pak Lukman?

Keempat, kita katakan saja uang itu titipan seseoang untuk disampaikan kepada seseorang lainnya. Skenario ini “halal juga”. Tapi, apakah iya Pak Menteri tak punya cara lain untuk menerima atau menolak titipan itu, mengingat beliau adalah pejabat yang sangat padat jadwal?

Kelima, kita sebut saja uang itu sebagai “duit siluman”. Nah, ini baru sangat masuk akal. Dan, karena itulah KPK menjadi berkepentingan untuk menyita uang yang ditemukan di laci meja kerja Pak Lukman itu. Karena KPK, untuk sementara ini, tidak bisa menerima empat penjelasan terdahulu.

Walhasil, penjelasan nomor lima di atas membuat Pak LHS kini berubah menjadi “beban moral” bagi Pak Jokowi. Beban ini akan menambah rumit posisi petahana di tengah elektabilitas beliau yang semakin merosot.

Pak Jokowi hampir pasti berharap agar Pak Lukman meletakkan jabatannya. Sebab, Pak Jokowi tak akan sampai hati menerbitkan surat pemecatan.*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 18:57

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Sabtu, 20 Jul 2019 05:10

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

Sabtu, 20 Jul 2019 01:26

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Jum'at, 19 Jul 2019 23:23

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Jum'at, 19 Jul 2019 22:25

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Jum'at, 19 Jul 2019 22:14

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Jum'at, 19 Jul 2019 21:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/07/2019 23:23

Krisis Keadilan di Negara Hukum